11 Makanan Khas Jogja yang Wajib Dicoba

Makanan khas Jogja pada umumnya sudah dikenal oleh masyarakat luas. Rasanya yang unik dan harganya yang relatif murah menjadikan salah satu kekuatan untuk promosi makanan khas Kota Pelajar tersebut. Makanan khas dari wilayah ini menjadi daya tarik kuat bagi para wisatawan, sehingga biasanya mereka mewajibkan dirinya untuk mencoba makanan khas Jogja sebelum kembali ke daerah asalnya. Selanjutnya, apa sajakan makanan khas Jogja yang wajib dicoba tersebut. Sebelas makanan khas Jogja yang wajib dicoba adalah:
  1. Gudeg Jogja
Gudeg Jogja menjadi makanan khas Jogja yang sangat dikenal oleh masyarakat luas. Saking terkenalnya, Jogja bahkan disebut sebagai Kota Gudeg. Gudeg sebenarnya tidak hanya berasal dari Yogyakarta, tetapi juga berasal dari Jawa Tengah. Namun, gudeg jogja memiliki keunikan yaitu lebih kering, lebih manis, dan berwarna lebih kemerahan.
Gudeg Jogja
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/gudeg-jogja-signature-dish-jogjakarta-shown-502495348
Gudeg merupakan makanan khas berbahan dasar nangka muda (gori untuk Bahasa Jawa). Nangka muda akan direbus selama beberapa jam dengan gula aren, santan, rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, lengkuas, biji ketumbar, dan daun salam. Bahan-bahan tersebut juga direbus dengan daun jati yang akan memberikan warna coklat agak kemerahan. Rasa gudeg jogja yang manis menunjukkan kekhasan selera masyarakat Jawa.
  1. Brongkos
Selain gudeg, ada juga makanan khas Jogja yang wajib dicoba saat berkunjung ke Yogyakarta yaitu brongkos. Sajian khas kota pelajar ini memiliki cita rasa yang gurih dan manis. Brongkos cocok dijadikan menu sarapan pagi.
Brongkos
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/brongkos-javanese-traditional-food-indonesia-made-1730938540
Brongkos memiliki bahan khas utama, yakni kacang tolo. Selain itu, brongkos juga berisi telur rebus, daging sapi, tahu, dan kulit. Warna masakan yang coklat pekat dihasilkan dari penggunaan kluwek. Warnanya yang pekat menjadikan sajian ini sangat menggugah selera.
  1. Krecek
Krecek adalah kulit sapi yang dikeringkan yang sering digunakan dalam masakan. Krecek biasanya diolah menjadi sambal goreng krecek. Selain itu, krecek juga bisa disajikan sebagai bagian dari nasi gudeg.
Sambal Goreng Krecek
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/sambal-goreng-krecek-javanese-spicy-stew-586446434
Bumbu yang digunakan untuk membuat sambal goreng krecek sama dengan bumbu sambal goreng lainnya. Namun, biasanya sambal goreng krecek memiliki kuah yang agak banyak. Cita rasanya yang pedas, manis, dan gurih menjadikan sambal goreng krecek cocok disajikan dengan nasi putih.
  1. Mie Lethek
Mie lethek merupakan makanan khas dari salah satu kabupaten di Provinsi DIY, yaitu Bantul. Warna mienya yang keruh (letheg dalam Bahasa Jawa) tidak mengurangi cita rasanya. Mie lethek naik daun dan dikenal masyarakat luas setelah Obama menyantap makanan ini pada tahun 2017.
Mie Lethek
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/mie-lethek-traditional-food-yogyakarta-indonesia-1374846548
Mie khas Bantul ini terbuat dari tepung tapioka dan singkong. Cara pembuatannya pun masih tradisional. Mie letheg atau mie lethek tidak menggunakan pewarna kimia maupun pengawet. Namun, mie lethek kering dapat disimpan hingga lebih dari tiga bulan.
  1. Sate Klatak
Sate klatak berasal dari Kabupaten Bantul DIY. Sate khas Bantul ini dinamai sate klatak karena bunyinya saat dibakar. Penjual pertama sate ini adalah Jupaini yang merupakan kakek dari Zakiron (nama asli Pak Pong).
Sate Klathak
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/sate-klatak-goat-mutton-satay-dish-1148354807
Berbeda dengan sate pada umumnya, sate klatak menggunakan daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda. Ukuran potongan daging kambingnya pun tiga kali lebih besar dari sate biasa. Sate klatak biasanya hanya dimbumbui garam dan berwarna polos. Cara penyajian sate ini pun unik, yaitu dihidangkan bersama dengan kuah gule kambing kental.
  1. Bakmi Jogja
Makanan khas Jogja yang wajib dicoba lainnya adalah bakmi jogja. Bakmi khas Kota Pelajar ini adalah olahan bakmi rebus yang dimasak dengan racikan bumbu khas Jawa. Bakmi jogja menjadi mie khas Indonesia yang sangat menunjukkan cita rasa khas Jawa.
Bakmi Jogja
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/closeup-bakmi-jawa-mbah-gito-noodles-1341686495
Jika berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk menikmati bakmi ini. Ada juga bakmi nyemek, yakni bakmi yang kuahnya sedikit sehingga tekstur kuahnya menjadi kental. Mie khas jogja ini sangat nikmat dikonsumsi selagi masih panas atau saat hujan, sehingga bisa menghangatkan tubuh.
  1. Mie Penthil
Mie penthil menjadi salah satu makanan khas Jogja yang memiliki nama yang unik. Mie unik dari Jogja ini tepatnya berasal dari Kabupaten Bantul Provinsi DIY. Mie bernama unik ini disebut mie penthil karena ukurannya yang mini (pentil berarti kecil atau belum matang dalam Bahasa Jawa).
Mie Penthil
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/bakmie-pentil-indonesian-food-1376553395
Mie Penthil terbuat dari tepung tapioka dan bertekstur sangat kenyal. Mie ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan menjadi salah satu ikon kuliner Bantul. Mie yang berwarna putih atau kuning ini bisa dimasak dengan cara direbus atau digoreng yang disaikan bersama sambal dan bawang goreng.
  1. Sego Pecel
Sego pecel menjadi makanan khas Jogja yang sangat mudah ditemukan di Yogyakarta. Menu sego pecel dapat dianggap sebagai menu vegetarian yang menghadirkan cita rasa yang nikmat. Nasi khas Indonesia ini merupakan perpaduan antara nasi, sayuran, dengan siraman bumbu kacang yang gurih.
Sego Pecel
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/nasi-pecel-sego-traditional-javanese-rice-1713460015
Sayuran yang biasanya digunakan adalah bayam, kangkung, tauge, kacang panjang. Kombinasi sayuran tersebut kemudian disiram dengan sambal kacang. Sambal kacang yang digunakan memiliki aroma kacang yang sedap. Tidak hanya itu, sego pecel biasanya dinikmati dengan sajian pendamping seperti tempe dan tahu goreng, kerupuk, peyek kacang atau kedelai, dan telur ceplok. Sudah terbayang kan nikmatnya menu khas Jogja ini.
  1. Sate Kere
Sate kere menjadi sate Indonesia yang banyak diburu oleh para wisatawan saat berkunjung ke Jogja. Sate kere terbuat dari gajih atau lemak sapi. Saat sate kere dibakar maka akan keluar arom khas yang membuat siapapun tergoda untuk menikmati sate khas Jogja ini.
Sate Kere
Sumber:https://www.shutterstock.com/image-photo/yogyakarta-indonesia-august-21-2012-people-1729784401
Gajih atau lemak sapi sebelum dibakar akan diberi bumbu khas sate kere. Bumbu sate kere merupakan bumbu dendeng yang terdiri dari ketumbar, merica, bawang putih, gula jawa, dan bumbu-bumbu lainnya.
  1. Tiwul
Tiwul merupakan makanan khas dari kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY. Makanan khas ini berbahan dasar ketela pohon yang dahulunya merupakan makanan unutuk makanan pokok pengganti nasi. Meskipun saat ini nasi sudah menjadi makanan pokok, tetapi tiwul tetap dikenal dan diminati oleh masyarakat.
Tiwul
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/tiwul-made-cassava-flour-yogyakarta-traditional-1010423392
Tiwul terbuat dari gaplek yang merupakan olahan singkong yang sudah dikupas kemudian dikeringkan. Hasil pengeringan tersebut akan mendapatkan tepung singkong yang kemudian diolah menjadi tiwul. Saat ini tiwul cukup banyak dikreasikan dengan berbagai bentuk dan dikembangkan sebagai makanan modern.
  1. Geblek
Geblek menjadi makanan khas Jogja yang wajib dicoba saat berkunjung ke wilayah DIY. Geblek adalah panganan khas Kabupaten Kulon Progo Provinsi DIY. Makanan khas Kulon Progo ini berbahan dasar ketela pohon yang bercita rasa unik.
Geblek
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/geblek-traditional-food-yogyakarta-made-tapioca-1568101798
Geblek berbentuk lingkaran kecil dan dirantai menjadi tiga sampai empat buah. Makanan khas ini berwarna putih dengan tekstur kenyal. Saat ini geblek sering disajikan dengan menu tempe benguk dan tempe kara. Inilah sebelas makanan khas Jogja yang wajib dicoba. Makanan-makanan tersebut saat ini bisa dibeli melalui situs-situs jualan makanan online, sehingga Anda tidak harus datang langsung ke Jogja untuk menikmati makanan tersebut. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *