Dijamin Ketagihan: 10 Soto Khas Nusantara

Soto cocok dijadikan menu sarapan pagi. Soto juga cocok disantap saat hari dingin karena dapat menghangatkan tubuh. Makanan ini sudah menjadi makanan yang sangat merakyat. Indonesia memilki kekayaan makanan yang tidak ada habisnya. Kita dapat menemukan berbagai macam soto dengan ciri khas daerahnya. Artikel ini akan membahas tentang 10 soto khas Nusantara.
  1. Soto Betawi
Soto Betawi ini mungkin paling populer. Soto ini memiliki kuah santan yang ditambahkan susu, sehingga rasa kuahnya pun gurih. Racikan dari bumbu seperti pala, cengkeh, dan kapulaga membuat aroma soto ini sangat khas.
Soto Betawi
Sumber:
https://tasteofindonesiablog.wordpress.com/2016/12/09/betawi-101/
Menu pelengkap untuk makan Soto Betawi biasanya irisan daging, paru, emping dan acar mentimun. Selain itu, ada jeroan, mata, dan hati. Soto Betawi tidak hanya ada di Betawi. Makanan ini sudah bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
  1. Soto Lamongan
Selain Soto Betawi, Soto Lamongan cukup terkenal di kalangan masyarakat. Soto Lamongan banyak dijual di warung pinggir jalan ataupun rumah makan. Soto ini memiliki rasa kuah yang gurih dan menyegarkan. Rasa tersebut didapatkan dari racikan bumbu-bumbu seperti jahe, ketumbar, merica, dan kemiri.
Soto Lamongan
Sumber: http://preciousofindonesia.blogspot.com/2013/09/soto-ayam-lamongan-indonesia.html
Kuah Soto Lamongan berwarna bening kekuningan. Warna kuning diperoleh dari kunyit. Soto Lamongan berisi suwiran ayam yang dilengkapi dengan irisan kubis, taoge, soun, dan telur rebus. Selain itu, bisa ditambahkan kecap dan sambal rawit saat disantap untuk memperkaya rasa.
  1. Soto Kudus
Sesuai dengan namanya, Soto Kudus berasal dari Kudus. Soto ini juga tak kalah populer dengan dua soto yang telah dijelaskan sebelumnya. Berbeda dengan Soto Madura dan Soto Lamongan, Soto Kudus menggunakan bumbu yang sedikit lebih manis. Rasa manis diperoleh dari penggunaan sedikit kecap pada pembuatannya.
Soto Kudus
Sumber: http://www.reseptante.com/2016/01/resep-cara-membuat-soto-kudus-asli.html
Soto Kudus berisi suwiran ayam dan taoge. Terkadang daging yang digunakan adalah daging kerbau. Soto ini memiliki kuah yang lebih bening dibanding soto lainnya. Biasanya soto disajikan dalam mangkuk kecil. Seperti pada nasi pindang, Soto Kudus tidak ada yang menggunakan daging sapi. Sapi adalah hewan yang dianggap suci oleh pemeluk agama Hindu. Sunan Kudus menganjurkan untuk tidak menyembelih sapi dalam rangka penghormatan umat Islam terhadap pemeluk agama Hindu di Kudus pada saat itu. Namun, budaya tersebut masih terus berlanjut hingga saat ini.
  1. Soto Padang
Soto padang berkuah kaldu sapi sehingga rasanya gurih. Soto ini berisi irisan daging sapi yang digoreng kering, bihun, dan perkedel kentang. Ciri khasnya adalah kerupuk berwarna merah jambu sebagai pelengkap.  Soto juga disajikan bersama dengan irisan tomat dan irisan jeruk nipis untuk menambah kelezatannya. Soto Padang cocok dihidangkan dan disantap pada saat masih panas.
Soto Padang
Sumber: https://catering.puncak.net/resep-soto-padang-cara-membuat-soto-padang-yang-enak-dan-mudah/
  1. Soto Madura
Madura tidak hanya dikenal dengan Sate Maduranya. Madura juga dikenal dengan hidangan Soto Madura. Soto ini berbahan dasar daging sapi, telur rebus, kentang goreng, dan tauge. Bumbu yang dibutuhkan adalah ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, kunir, laos, jeruk purut, kemiri, dan garam. Penggunaan kemiri menyebabkan warna kuah soto menjadi keruh meskipun tanpa tambahan santan.
Soto Madura
Sumber: https://resepkueresepmasakan.blogspot.com/2012/06/resep-soto-madura-soto-sulung.html
Soto Madura memiliki beberapa variasi yang tergantung darimana soto tersebut berasal, yaitu:
  • Soto Sumenep disajikan dengan singkong, tauge goreng, bihun, bawang daun, bawang goreng, daging atau usus sapi, dan lontong.
  • Soto Pamekasan berisi kentang rebus, perkedel kentang, tauge, daging sapi atau ayam, soun, dan lontong. Kaldu bening soto dihasilkan dari racikan merica dan bawang putih. Soto ini biasanya disajikan dengan bawang goreng, daun seledri, rempeyek, dan bakwan jagung.
  • Soto Bangkalan menggunakan tauge, soun, daging sapi atau ayam, dan terkadang jeroan. Soto ini disajikan dengan taburan kentang goreng dan kuah kuning hasil racikan kunyit dan jahe.
  1. Soto Bandung
Soto Bandung berasal dari Bandung, Jawa Barat. Soto ini hampir sama dengan soto lainnya. Namun, yang membedakan soto ini dengan soto lainnya adalah tambahan irisan lobak, tomat, dan kacang kedelai goreng di dalamnya.
Soto Bandung
Sumber: https://makananoleholeh.com/makanan-khas-sunda/
Soto Bandung berkuah bening. Pada saat proses memasak tidak menggunakan santan. Soto ini biasanya disantap dengan nasi dan kerupuk
  1. Soto Banjar
Soto Banjar adalah makanan khas Banjar, Kalimantan Selatan. Bahan utamanya adalah daging ayam yang disuwir-suwir dengan tambahan perkedel atau kentang rebus, telur rebus, dan ketupat. Aroma harum tercium dari soto ini hasil racikan kayu manis, biji pala, dan cengkeh.
Soto Banjar
Sumber: http://www.femina.co.id/ayam-bebek/resep-soto-banjar-
Soto Banjar tidak menggunakan kunyit, tetapi hanya menggunakan bawang merah, bawang putih, dan merica. Soto Banjar biasanya dihidangkan dengan sate ayam sebagai menu pendamping. Soto Banjar juga disebut nasi sop saat disiramkan ke sepiring nasi.
  1. Soto Lenthok
Yogyakarta selain dikenal sebagai Kota Pelajar, daerah ini juga kaya akan kuliner. Anda mungkin akan menyebut Gudeg apabila ditanyakan mengenai makanan khas Yogyakarta. Yogya juga memiliki soto khas yang bernama Soto Lenthok.
Soto Lenthok
Sumber: https://www.theboxsceneproject.org/resep-soto-lenthok-khas-yogyakarta/
Soto Lenthok bisa ditemui di warung pinggir jalan atau rumah makan di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  Soto Lenthok adalah soto ayam dengan tambahan lenthok. Lenthok dibuat menggunakan singkong yang sudah dikupas dan direbus. Singkong kemudian ditumbuk dengan dibumbui garam, bawang, dan merica. Adonan kemudian dibuat bulat seperti bola. Bola-bola singkong dicelupkan ke dalam tepung terigu encer yang dicampur telur untuk kemudain digoreng Soto ini biasanya disajikan dengan nasi. Soto ini sangat nikmat disantap selagi hangat.
  1. Soto Medan
Soto Medan adalah salah satu variasi soto khas Nusantara yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Soto ini menggunakan daging ayam sebagai bahan dasar. Kuah Soto Medan berwarna kuning karena kunyit yang ditambahkan saat proses memasak. Kuah soto ini juga menggunakan santan, sehingga bertekstur kental dan kuning pekat.
Soto Medan
Sumber: http://www.lestariweb.com/ResepImages/SotoMedan.jpg
Soto Medan disajikan bersama dengan emping, potongan kentang rebus, irisan telur, dan taburan bawang merah goreng. Soto Medan memiliki nuansa seperti kari, karena 3 bahan utama untuk bumbu kari yaitu kayu manis, ketumbar, dan jintan ada dalam bumbu Soto Medan. Namun, bukan berarti bahwa Soto Medan sama dengan kari.
  1. Soto Mie Bogor
Sesuai dengan namanya, Soto Mie Bogor adalah campuran dari soto dan mie. Soto ini berisi daging sapi, kikil, usus, urat, babat, risol, kentang atau lobak rebus, mie kuning, tomat, dan kubis. Setelah itu soto akan ditaburi dengan daun bawang dan seledri. Emping melinjo menjadi pilihan tepat untuk melengkapi kenikmatan Soto Mie Bogor.
Soto Mie Bogor
Sumber: http://resepcaramemasak.info/wp-content/uploads/2015/11/resep-soto-mie.jpg
Kuah Soto Mie Bogor berwaran kemerahan karena campuran cabai merah di dalam bumbunya. Campuran cabai rawit dan cuka membuat rasanya semakin pedas. Potongan jeruk limau juga menambah kesegaran soto ini. Berikut adalah penjelasan dari 10 soto khas Nusantara. Anda tidak perlu datang ke daerah asal soto-soto tersebut. Pada umumnya soto tersebut sudah dapat dinikmati tanpa harus mendatangi daerah asalnya. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *