16 Olahan Ayam Khas Asia yang Lezatnya Membuat Ketagihan

Olahan ayam hampir menjadi makanan favorit di setiap negara, begitu juga dengan negara-negara di Asia. Negara-negara di Asia memiliki berbagai macam olahan ayam yang lezatnya membuat ketagihan. Lalu, apa sajakah olahan ayam khas Asia yang lezatnya membuat ketagihan.

Enam belas olahan ayam khas Asia yang lezatnya membuat ketagihan adalah:

  1. Chicken Tikka Masala (India)

India dikenal dengan masakannya yang kaya akan rempah. Salah satu masakan khas India yang unik adalah chicken tikka masala. Olahan ayam ini terdiri atas sepiring potongan ayam panggang yang dibumbui dengan saus kari rempah-rempah. Saus olahan ayam ini biasanya berwarna krem atau oranye. Olahan ayam ini juga menjadi salah satu makanan khas Pakistan.

Chicken Tikka Masala
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Karage (Jepang)

Karage adalah makanan Jepang berbahan dasar ayam yang dimasak dengan cara digoreng. Daging ayam akan dibumbui dengan mirin atau saus asin Jepang, kemudian dilapisi tepung, dan digoreng sepenuhnya dalam minyak panas. Karage bercita rasa pedas dan gurih karena dibuat menggunakan saus jahe, serta minyak wijen.

Karage
Sumber: https://www.shutterstock.com/laha
  1. Kaeng (Thailand)

Makanan khas Thailand ini disebut dengan kari Thailand oleh orang Barat. Masyarakat Thailand akhirnya menyebutnya dengan kaeng. Kaeng merupakan hidangan ayam yang diberi santan, pasta kari, dan campuran rempah-rempah khas Thailand.

Kaeng
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Huraideu Chicken (Korea Selatan)

Bagi Anda penggemar makanan Korea mungkin sudah tidak asing dengan ayam goreng khas Korea ini. Huraideu chicken merupakan menu ayam yang dimasak dengan cara digoreng tepung. Ayam goreng akan dikeringkan dan disajikan dengan ganjang yang diberi bumbu kecap asin. Selain itu, juga disajikan dengan yangnyoem yang dikenal punya cita rasa pedas.

Huraideu Chicken
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. La Zi Ji (China)

La Zi Ji adalah olahan ayam goreng yang bercita rasa pedas. Menu ayam goreng ini berasal dari kawasan Sichuan, China. Ayam goreng dibumbui dengan puluhan cabai dan bumbu pelengkap lainnya. Sajian ayam ini sangat cocok bagi Anda pecinta makanan pedas.

La Zi Ji
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Pakora (India)

Pakora adalah makanan khas India yang berbahan dasar ayam. Menu ayam ini dikenal dengan nama bhajiya di India Utara dan Selatan. Pakora dibuat dengan besan atau tepung chickpea khas India.

Pakora
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Samboosa atau Samosa atau Sambusa (Timur Tengah, India, Pakistan, Asia Tengah, dan Indonesia)

Makanan ini memiliki nama yang berbeda-beda di setiap negara. Makanan ini disebut Samboosa di Timur Tengah, Samosa di India dan Pakistan, dan Sambusa di Indonesia (tepatnya di Sulawesi Barat).  Makanan ini diduga berasal dari  wilayah Asia Tengah dan dikenal dengan nama samsa (Bahasa Kazakh) dan somsa (bahasa Uzbek).

Samboosa
Sumber: https://www.shutterstock.com/

Olahan ayam yang berada di beberapa negara di Asia ini merupakan pastry goreng berbentuk segitiga. Isiannya berupa kentang rebus yang berbumbu rempah-rempah, kacang kapri, bawang Bombay, daun ketumbar, dan kadang paneer. Selain itu, isiannya dapat berupa daging ayam maupun jenis daging lainnya, seperti kambing dan sapi.

Baca juga jajanan khas Sulawesi Barat, makanan khas Timur Tengah, dan minuman khas Timur Tengah.

  1. Momo (Nepal)

Momo adalah dumpling khas Nepal yang berisi daging ayam cincang dan sayuran. Dumpling khas Nepal ini dimasak dengan cara direbus maupun dipanggang. Makanan ini biasanya disajikan disajikan dengan campuran kari. Meskipun begitu, momo juga dapat berisi daging kerbau atau sapi cincang.

Momo
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Ayam Napinadar (Indonesia)

Negara kita, Indonesia, memiliki banyak sekali jenis makanan. Salah satunya adalah ayam napinadar khas Indonesia, tepatnya di Tanah Batak, Sumatra Utara. Masakan ayam tradisional Indonesia ini dimasak dengan cara dipanggang terlebih dahulu menggunakan saus ayam.

Ayam Napinadar
Sumber: http://dapurmamakita.blogspot.com/2014/12/resep-masakan-ayam-napinadar-masakan.html

Uniknya, saus ayam yang digunakan berasal dari darah ayam itu sendiri. Penggunaan merica batak atau andaliman memberi cita rasa khas pada olahan ayam ini.

  1. Ayam Goreng Sasando (Indonesia)

Ada lagi makanan asli Indonesia yang berbahan dasar ayam, yakni ayam goreng sasando. Ayam goreng ini berasal dari Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ayam goreng Sasando kaya akan bumbu dengan saus gurih dan kental. Olahan ayam ini bercita rasa pedas dan gurih.

Ayam Goreng Sasando
Sumber: http://www.lestariweb.com/Indonesia/AyamGorengSasando.php
  1. Ayam Percik (Malaysia)

Ayam percik adalah olahan ayam khas Malayasia yang diolah dengan beragam jenis rempah. Ada dua jenis ayam percik yang dibedakan berdasarkan tempatnya, yakni Kelantan dan Trengganu. Perbedaan kedua ayam dari daerah ini adalah jika ayam percik Kelantan menggunakan saus dan bumbu dari campuran dan sejumlah rempah. Sementara itu, ayam percik Trengganu dibuat dengan tambahan bumbu cabai, sehingga rasanya lebih pedas dan menggugah selera.

Ayam Percik
Sumber: https://iresipi.com/resepi/ayam-percik/show
  1. Ayam Pongteh (Malaysia dan Singapura)

Ayam pongteh dapat Anda temui di Singapura dn Malaysia. Oalahan ayam ini memiliki tampilan seperti semur ayam. Namun, ayam pongteh biasanya dihidangkan dengan potongan kentang dan jamur shitake. Masakan ini memiliki kuah yang pedas karena penggunaan tauco yang dicampurkan saat dimasak.

Ayam Pongteh
Sumber: http://eeisme.blogspot.com/2013/07/ayam-pongteh.html
  1. Shashylk (Turkmenistan)

Shashylk adalah hidangan khas Turkmenistan, Asia Tengah. Makanan ini sekilas mirip sate Indonesia. Sama seperti sate, shashlyk juga dibakar di atas arang. Daging ayam akan dipotong-potong dan dibakar. Selanjutnya, daging yang sudah ditusuk tersebut akan diberi irisan bawang merah mentah dan saus berbahan dasar cuka.

Shashylk
Sumber: https://www.shutterstock.com/

Sate khas Turkmenistan ini biasanya disajikan di restoran atau sering dijual di pinggir jalan. Selain daging ayam, jenis daging lainnya yang sering digunakan adalah daging domba, babi, dan kadang-kadang ikan.

  1. Paloo (Kirgizstan)

Paloo adalah versi Kirgizstan dari plov pada masakan Asia Tengah. Masakan ini berisi potongan daging ayam (bisa juga daging domba atau sapi) yang digoreng dalam kuali besar (atau qazan besar dalam Bahasa Kirgiz). Daging ayam akan dicampur dengan wortel parut goreng, jiucai (kucai), dan nasi. Selanjutnya, makanan ini akan dibubuhi bawang putih goeng dan paprika merah pedas.

Paloo
Sumber: https://www.shutterstock.com/

Kata paloo adalah sebutan bangsa Kirgiz untuk masakan pilaf yang diambil dari bahasa Persia, polow atau polo. Beberapa negara lain juga memiliki hidangan sejenis yang disebut plov (Rusia) dan pillav (Turki).

Baca juga makanan khas Rusia, makanan khas Turki, dan minuman khas Turki.

  1. Shish Taouk (Lebanon)

Shish Taouk adalah makanan khas Lebanon yang mirip dengan sate. Sate ayam khas Lebanon ini dimasak dengan bahan daging ayam yang direndam dalam minyak zaitu, lemon, peterseli, dan sumac. Setelah dibumbui dan dimarinasi dalam waktu yang cukup, daging ayam dibakar di atas arang.

Shish Taouk
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Musakhan (Yordania)

Musakhan adalah hidangan ayam bakar khas Yordania. Olahan ayam ini dimasak dengan cara dipanggang dengan bawang, sumac, merica Jamaika, saffron, dan kacang pinus goreng. Musakhan biasanya disajikan di atas roti taboon. Makanan ini juga dikenal dengan nama Muhammar.

Musakhan
Sumber: https://www.shutterstock.com/

Inilah penjelasan mengenai olahan ayam khas Asia yang membuat lezatnya ketagihan. Jangan lupa untuk menikmati olahan-olahan ayam tersebut jika Anda berkunjung ke negara-negara di Asia tersebut. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *