15 Olahan Ayam Khas Eropa yang Terkenal Akan Kelezatannya

Selain olahan ayam khas Asia, ada juga olahan ayam khas Eropa yang terkenal akan kelezatannya. Olahan ayam dari berbagai negara di Eropa memberikan cita rasa khas Eropa. Bagi Anda yang pernah berkunjung ke negara-negara di Eropa mungkin sudah tidak asing dengan olahan ayam yang akan dibahas pada artikel ini. Lima belas olahan ayam khas Eropa yang terkenal akan kelezatannya adalah:
  1. Chicken Schnitzel (Austria)
Chicken Schnitzel memiliki banyak nama, seperti wiener schnitzel, becsi szelet, ayam katsu, dan chicken cutlet. Olahan ayam khas Austria ini menjadi salah satu olahan ayam yang paling populer di seluruh dunia. Meskipun setiap negara memiliki versi berbeda, tetapi bumbu dasar yang digunakan tetap sama.
Chicken Schnitzel
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Bahan dan bumbu yang digunakan yakni fillet ayam, tepung roti, dan telur. Makanan ini sangat populer dan menjadi makanan nasional di Austria. Di Austria, daging yang digunakan bisa bermacam-macam tapi yang paling sering digunakan adalah daging ayam, sapi, dan babi.
  1. Coq Au Vin (Prancis)
Coq Au Vin memiliki arti ayam jantan di wine. Olahan ayam ini berupa kaki ayam yang dimasak dengan anggur merah dalam waktu lama. Tekstur dagingnya lebih lembut dan bumbunya lebih meresap. Beberapa wilayah di Prancis sering menngunakan wine lokal sebagai campuran.
Coq Au Vin
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Bahan lain yang digunakan terdiri dari irisan jamur, lardon, dan bawang putih. Makanan ini disajikan dalam porsi sedikit dan rasanya ringan. Selain itu, coq au vin mudah dibuat sehingga sangat populer di kalangan ibu rumah tangga.
  1. Chicken Kiev (Ukraina)
Chicken Kiev adalah olahan ayam khas Ukrainan yang gurih dan lumer di mulut. Fillet ayam akan ditumbuk dan digulung dengan mentega, lalu dilapisi telur dan remah roti. Adonan ayam tersebut lalu digoreng dalam minyak panas. Kuliner khas Ukraina ini mirip dengan chicken cordon bleu.
Chicken Kiev
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Pitepalt (Swedia)
Pitepalt adalah bakso khas Swedia yang berasal dari Kota Pitea. Bahan yang digunakan terdiri dari kentang mentah dan tepung gandum.  Daging ayam digunakan sebagai isian makanan ini. Uniknya, setiap penjual di Swedia memiliki kreasinya masing-masing dalam menciptakan pitepalt yang lezat.
Pitepalt
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Flygande Yakub (Swedia)
Flygande yakub atau flying Jacob adalah makanan khas Swedia yang berisi daging ayam. Daging ayam, pada menu aslinya, harus dibumbui dulu dengan bumbu Italia. Bahan lainnya dalam flygande yakub terdiri dari sambal, krim, kacang panggang, pisang, dan daging sapi.
Flygande Yakub
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Flygande yakub dimasak dengan cara dipanggang dalam oven. Makanan ini sering disajikan dengan nasi ataupun dengan salad. Meskipun berbahan dasar ayam, flygande yakub juga tersedia dalam versi khusus vegetarian.
  1. Ayam Saltimbocca (Italia)
Olahan ayam khas Italia ini terkenal enak. Sesuai dengan namanya, ayam saltimbocca terbuat dari daging ayam, bayam, prosciutta ham, dan keju mozzarella. Ayam saltimbocca menjadi makanan Italia yang popler karena kelezatannya.
Ayam Saltimbocca
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Ayam Parmigiana (Italia)
Selain ayam saltimbocca, ada lagi sajian ayam khas Italia lainnya yakni ayam parmigiana. Makanan ini berbahan dasar ayam yang dimasak dengan cara digoreng. Daging ayam akan digoreng dan diberi tambahan saus dan keju. Sajian ayam ini akan disajikan bersama dengan spaghetti.
Ayam Parmigiana
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Piri-Piri Grilled Chicken (Portugal)
Piri-piri grilled chicken adalah ayam bakar khas Portugis. Ayam bakar ala Portugis ini dimasak dengan bumbu lada hitam yang direndam dalam minyak zaitun dan cacahan bawang putih serta bubuk paprika. Olahan ayam khas Portugal ini disajikan dengan irisan kentang goreng atau kentang tumbuk yang dihiasi dengan irisan lemon.
Piri-Piri Grilled Chicken
Sumber: https://www.epicurious.com/recipes/food/views/piri-piri-chicken-359750
  1. Kotlet Z Kurczaka (Polandia)
Kotlet z kurczaka adalah cutlet khas Polandia yang berbahan dasar daging ayam. Olahan ini berupa ayam goreng tepung yang disajikan dengan kentang rebus atau goreng dan sayuran berupa parutan bit merah atau kol putih. Versi lainnya terbuat dari daging babi goreng tepung yang disebut kotlet schabowy dan ikan goreng tepung yang disebut kotlet z ryby.
Kippenwaterzooi
Sumber: http://pychotka.pl/Kotlet-z-piersi-kurczaka-w-aromatycznej-panierce
  1. Kippenwaterzoi (Belanda)
Pada awalnya makanan khas Belanda ini berbahan utama ikan dan disebut waterzoi. Namun, saat ini sajian ini banyak menggunakan daging ayam. Hal ini menyebabkan namanya berubah menjadi kippenwaterzoi.
Kippenwaterzooi
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Kippenwaterzoi adalah sup musim dingin khas Belanda yang berbahan dasar daging ayam. Sup khas Belanda ini berisi rebusan ayam, wortel, daun bawang, kentang, dan herba. Selain itu, dimasukkan pula telur, krim, dan mentega. Sup hangat ini cocok dinikmati dengan Baguette, yakni semacam roti tawar khas Belanda.
  1. Souvlaki (Yunani)
Souvlaki adalah makanan khas Yunani yang mudah ditemui di berbagai kedai dan restoran di hampir seluruh jalan di Yunani. Bentuknya seperti sate dan rasanya sangat lezat. Sate khas Yunani ini umumnya terbuat dari daging ayam. Selain daging ayam, souvlaki juga dapat terbuat dari daging kambing, sapi, udang, sumi, jamur, dan keju.
Souvlaki
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Souvlaki sering disajikan dengan langsung di piring seperti biasa atau dihidangkan seperti sandwich. Souvlaki yang dihidangkan di piring sering disajikan bersama dengan kentang goreng, jamur, keju, dan jenis makanan lain yang diinginkan. Sementara itu, yang dihidangkan dalam bentuk sandwich akan dibungkus dengan roti pita dan ditambahkan sedikit kentang goreng.
  1. Kofte (Turki)
Kofte adalah olahan ayam khas Turki yang tidak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke sana. Makanan ini berasal dari daging ayam yang digiling serta dicampur dengan bumbu-bumbu. Selain daging ayam, kofte juga dapat berasal dari daging sapi dan kambing.
Kofte
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Kofte dapat dimasak dengan cara dipanggang, direbus, dan digoreng sesuai dengan selera. Makanan khas Turki ini sering dinikmati dengan salad, nasi, dan saus.
  1. Roast Meats (Inggris)
Roast meats merupakan makanan khas Inggris yang lezat. Makanan ini pembuatannya sangat mudah. Sajian khas Inggris ini menggunakan bahan dasar ayam utuh. Selain daging ayam, roast meats juga bisa menggunakan daging iga sapi dan kambing. Di Inggris, makanan ini sering ditemukan saat musim panas. Masyarakat Inggris sering meluangkan waktu membuat dan menikmati roast meats bersama keluarga.
Roast Meats
Sumber: https://www.shutterstock.com/
  1. Drob De Miel (Rumania)
Hidangan khas Rumania ini biasanya dihidangkan saat paskah. Drob de miel biasanya terbuat dari domba, tetapi masyarakat lebih memilih menggunakan hati ayam. Hati ayam akan dicampur dengan rempah-rempah dan diletakkan telur rebus di tengahnya. Jangan lupa mencicipi olahan hati ayam khas Rumania saat Anda berkunjung ke Rumania.
Drob De Miel
Sumber: https://www.atlasobscura.com/foods/drob-de-miel
  1. Sarmale (Rumania)
Sarmale sekilas mirip dengan siomay di Indonesia. Namun, sarmale adalah kubis yang berisi daging ayam yang dicampur dengan nasi dan bahan lainnya. Olahan ayam khas Rumania ini sering dinikmati dengan jagung dan krim asam. Selain daging ayam, isian sarmale dapat berupa daging sapi, babi, kambing, bahkan ikan. Sudah kebayang kan betapa lezatnya kuliner ala kerajaan kastil ini.
Sarmale
Sumber: https://www.shutterstock.com/
Inilah penjelasan lima belas olahan ayam khas Eropa yang terkenal akan kelezatannya. Jadi, jangan lupa untuk mencicipi olahan-olahan ayam tersebut saat berkunjung ke Eropa. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *