17 Jajanan Khas Aceh yang Wajib Anda Cicipi Saat Berkunjung Ke Aceh

Aceh tidak hanya terkenal dengan kopi Gayo yang merupakan salah satu kopi terbaik di Indonesia yang mendunia. Aceh juga memiliki berbagai macam jajanan khas Aceh yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Aceh. Jajanan khas ini sangat bercita rasa khas Aceh. Jajanan khas Aceh yang wajib Anda nikmati saat berkunjung ke Aceh diantaranya adalah:
  1. Bhoi
Bhoi merupakan kue bolu tradisional khas Aceh. Meskipun tekstur luarnya kering, tetapi kue ini memiliki tekstur sangat lembut di dalam. Kue ini biasanya dihidangkan dengan secangkir kopi hangat. Bentuknya bermacam-macam mulai dari bentuk ikan, bunga, binatang-binatang lainnya, ataupun yang dicetak dengan Loyang.
Bhoi
Sumber: https://nusantaranews.co/kue-bhoi-makanan-khas-aceh-ini-bisa-buat-teman-ngopi/
  1. Timphan
Timphan adalah jajanan khas Aceh yang dibungkus daun pisang muda. Timphan memiliki berbagai varian rasa, yaitu mulai dari rasa ubi ungu, durian, kelapa, dan srikaya. Timphan juga cocok dihidangkan dengan secangkir kopi. Jajanan ini sering dihidangkan pada acara-acara besar seperti hajatan, arisan, dan hari raya Idul Fitri.
Timphan
Sumber: https://resepdanmasakan.com/cara-membuat-kue-timphan-khas-aceh/
  1. Keukarah
Keukarah atau Kue Karah termasuk jajanan yang populer di kalangan masyarakat Aceh. Kue ini terbuat dari tepung beras dan dibentuk menyerupai bongkahan bihun kering. Jajanan ini juga sering dikatakan mirip sarang burung. Jajanan yang bercita rasa manis dan renyah ini awalnya berkembang di daerah pesisir barat Aceh. Keukarah sering disajikan pada acara adat dan tradisional, terutama di Aceh Barat.
Keukarah
Sumber: https://steemit.com/esteem/@samsulhadi89/keukarah-makanan-khas-aceh-1822224ae6344
  1. Kue Adee Meureudu
Kue Adee Meureudu sering dikatakan sebagai kue bingkangnya Aceh karena teksturnya yang hampir mirip. Kue ini berbahan dasar telur bebek yang dicampur dengan santan. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis menjadikan jajanan ini sangat cocok disantap dengan secangkir kopi atau teh. Aroma khas bawang goreng dan permukaan kue yang berwarna coklat agak kehitaman menjadikan kue ini wajib untuk Anda cicipi saat berkunjung ke Aceh. Kue Adee Meureudu cukup populer di Pidie Jaya, Aceh.
Kue Adee Meureudu
Sumber: https://steemit.com/kue/@hendrablender/lezat-a-kue-ade-atau-bingkang-aceh-khas-pidi-jaya-13b92e57262df
  1. Bakpia Aceh
Anda mungkin menyangka kalau bakpia hanya ada di Yogyakarta. Aceh pun ternyata memiliki jajanan khas bernama Bakpia Aceh. Rasanya juga tidak kalah enak. Lokasi pabrik Bakpia Aceh bertempat di Kawasan Pantai Kasih, Sabang. Anda pun dapat menyaksikan proses pembuatannya. Namun, Anda tidak perlu datang ke pabrik tersebut untuk membeli jajanan ini. Anda cukup mengunjungi toko oleh-oleh yang berada di Banda Aceh.
Bakpia Aceh
Sumber: https://www.tokopedia.com/bangheri/kue-pia-pulau-sabang-aceh
  1. Kembang Loyang
Kembang Loyang ini adalah jajanan khas Aceh yang bentuknya menyerupai bunga atau kembang. Kue ini berbahan dasar tepung beras yang dicampur dengan wijen. Bentuk kembang didapat dari penggunaan cetakan kue saat proses penggorenga. Rasanya manis dan gurih serta biasa disajikan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri di Aceh.
Kembang Loyang
Sumber: https://www.instagram.com/p/BjCuURfHd1x/?tagged=kembangloyang
  1. Lepat
Selain Timphan, ada juga jajanan Aceh lainnya yang dibungkus dengan daun pisang yakni Lepat. Lepat terbuat dari tepung ketan dengan isian gula merah yang ditaburi kelapa parut oseng di bagian tengahnya. Jajanan ini biasanya ditemukan saat perayaan-perayaan masyarakat Gayo.
Lepat
Sumber: https://beritagar.id/artikel/piknik/lepat-gayo-menu-buka-puasa-populer-dari-aceh
  1. Jadah Lemang
Jadah Lemang adalah jajanan Aceh yang berbahan dasar beras ketan dan santan kelapa. Jajanan ini merupakan makanan khas Aceh Singkil. Jadah Lemang yang dimasak dengan bambu memiliki cita rasa yang gurih. Sajian ini cocok dipadukan dengan lauk seperti rendang dan termasuk kuliner yang sering disajikan pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Jadah Lemang
Sumber: http://acehsingkilmedia.blogspot.com/2016/10/makanan-khas-aceh-singkil.html
  1. Pisang Sale
Pisang Sale merupakan makanan khas Aceh yang berbahan dasar pisang. Makanan ringan ini terbuat dari pisang yang dibaluri dengan gula tebu dan diasapkan. Pisang Sale sudah ada sejak zaman dahulu. Jajanan ini sangat digemari karena cita rasanya yang manis dan khas.
Pisang Sale
Sumber: http://fokusaceh.blogspot.com/2012/11/pisang-sale-oleh-oleh-dan-jajanan-khas-aceh.html
  1. Dodoi Teupong
Dodoi dalam Bahasa Indonesia disebut dodol. Dodoi Teupong adalah jajanan Aceh yang populer di kalangan masyarakat Aceh. Dodol asli Aceh ini memiliki rasa yang manis, legit, dan enak. Selain itu, sajian ini sering dijadikan kue hantaran pengantin oleh mayoritas masyarakat Aceh. Proses pembuatan Dodoi Teupong sangat sulit dan melelahkan. Proses memasaknya membutuhkan waktu yang lama. Hal ini bertujuan agar jajanan Aceh ini tahan lama dan tidak cepat basi.
Dodoi Teupong
Sumber: https://busy.org/@indazu/nama-nama-kue-khas-aceh-2017813t231756331z
  1. Dodoi Breuh (Dodol Beras)
Selain Dodoi Teupong, Aceh juga memiliki Dodoi Breuh. Dodoi ini sekilat tisak jauh berbeda dengan Dodoi Teupong. Namun, jika Anda menyentuhnya maka dodoi ini memiliki tekstur lebih kasar. Hal ini karena Dodoi Breuh terbuat dari beras ketan bukan dari tepung seperti Dodoi Teupong.
Dodoi Breuh
Sumber: https://www.imgrumweb.com/post/Bwexm9RnGws
  1. Bu Gring
Bu Gring merupakan jajanan Aceh yang berbahan dasar nasi. Nasi dijemur hingga kering dan kemudian digoreng. Setelah itu, nasi dicampur dengan gula karamel dan dimasukkan ke dalam cetakan. Kue ini memiliki rasa yang manis dan renyah.
Bu Gring
Sumber: https://steemit.com/food/@tjohan/bu-gring-dalam-bahasa-aceh-306ed5f612ba2
  1. Meuseukat
Meuseukat adalah jajanan Aceh yang memiliki tampilan yang sangat cantik dan lembut. Warna kuning pada kue ini berasal dari warna kuning buah nanas yang terkandung di dalamnya. Tekstur kuenya sangat lembut, sehingga Anda tidak perlu mengunyahnya karena kuei ini langsung meleleh di mulut.
Meuseukat
Sumber: http://iloveculinaryindonesia.blogspot.com/2017/03/meuseukat-cake-recipes-typical-aceh.html
14.  Manisan Pala Manisan Pala berbahan dasar buah pala. Buah Pala adalah komoditas terbesar di Aceh. Banyak sekali masyarakat Aceh yang memproduksi manisan ini. Jangan lupa untuk mencicipi manisan ini jika Anda berkunjung ke Aceh Selatan.
Manisan Pala
Sumber: https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-aceh/
15.  Bohromrom Bohromrom atau dalam Bahasa Aceh sering disebut Kue Boh Deuk Beudeh. Kue ini berbahan dasar tepung ketan dengan isian gula merah didalamnya. Bohromrom disajikan dengan taburan parutan kelapa. Jika Anda melihatnya, jajanan ini sekilas mirip dengan Kue Klepon yang berada di Jawa. Namun, warna kue ini berbeda dengan Klepon.
Bohromrom
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/7403265-boh-rom-rom-khas-aceh
16.  Roti Canai Aceh Roti Canai Aceh adalah jajanan khas Aceh yang sudah cukup dikenal masyarakat luas. Roti ini berbahan dasar tepung terigu dan dimasak dengan mentega. Roti dibentuk bulat dan ditambah varian rasa yang berbeda. Teksturnya yang empuk menjadikan kue ini sangat cocok dimakan bersama kuah kari kambing.
Roti Canai
Sumber: http://www.apasih.web.id/sejarah-tentang-ruti-cane-yang-populer-di-aceh-842.html
  1. Rujak Aceh Samalanga
Rujak Aceh Samalanga dapat ditemukan di berbagai pelosok desa di Aceh. Rujak khas Aceh ini sangat khas dengan cita rasanya yang manis, asam, dan pedas. Rujak Aceh Samalanga hampir mirip dengan rujak buah pada umumnya. Bahan yang digunakan terdiri dari mangga, papaya, bengkuang, kedondong, nanas, timun, dan jambu air. Namun, penggunaan rumbia pada Rujak Aceh Samalanga menjadikan rujak khas Aceh ini sangat khas. Bumbu-bumu yang digunakan terdiri dari garam, cabai rawit, asam jawa, gula aren/ merah yang cari, pisang monyet (pisang batu), kacang tanah, dan rumbia (salak Aceh).
Rujak Aceh Samalanga
Sumber: https://sipahusnablog.wordpress.com/2016/11/17/rujak-aceh-samalanga-khas-aceh/
Inilah penjelasan mengenai jajanan khas Aceh yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Aceh. Selain jajanan khasnya, Aceh juga memiliki Mie Aceh yang menjadi salah satu mie khas Indonesia dan Ie Boh Timon yang merupakan minuman khas Pulau Sumatra serta minuman asli Indonesia yang menyegarkan. Jangan lupa untuk mencicipi atau menjadikan jajanan Aceh tersebut oleh-oleh saat Anda berkunjung ke Aceh. Semoga bermanfaat.

16 Minuman Khas Pulau Sumatra (Part II)

Pada artikel sebelumnya, yaitu minuman khas Pulau Sumatra (Part I) telah dibahas beberapa jenis minuman khas Pulau Sumatra dari provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Pada artikel ini akan dibahas minuman khas Pulau Sumatra dari provinsi lainnya, yakni Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, dan Bengkulu. Terdapat banyak jenis minuman khas Pulau Sumatra yang berasal dari daerah tersebut. Minuman khas Pulau Sumatra tersebut diantaranya adalah: Continue reading “16 Minuman Khas Pulau Sumatra (Part II)”

17 Minuman Khas Pulau Sumatra (Part I)

Indonesia adalah negara kepuluan yang memiliki banyak sekali pulau. Setiap pulau memiliki kekayaan makanan dan minuman khasnya. Salah satu pulau di Indonesia adalah Pulau Sumatra. Pulau yang terdiri dari beberapa provinsi ini kaya akan minuman khas Pulau Sumatra. Continue reading “17 Minuman Khas Pulau Sumatra (Part I)”

10 Ragam Sajian Mie dari Asia

Mie adalah hidangan favorit lainnya selain nasi. Beberapa negara di Asia menjadikan mie makanan pokoknya selain nasi. Pada artikel ini akan dibahas ragam sajian mie dari Asia. Terdapat banyak ragam sajian mie dari Asia. Ragam sajian mie dari asia tersebut diantaranya:
  1. Pho (Vietnam)
Pho merupakan sajian mie sapi khas Vietnam. Awalnya makanan ini berasal dari Hanoi dan kemudian menyebar ke selatan, yaitu ke Kota Ho Chi Minh. Pho termasuk dalam sajian sup dari Asia yang cukup dikenal di seluruh dunia.
Pho
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/pho-bo-vietnamese-fresh-rice-noodle-1079365154?src=ln145DbxvIDdLOS4yepwhQ-1-31
Semangkok pho berisi mie, irisan daging sapi, baso, tauge, daun bawang, kemangi, dan daun mint serta kuah kaldu sapi. Kuah kaldunya terbuat dari rebusan tulang sapi yang dimasak bumbu oriental selama minimal delapan jam di atas arang. Pho biasanya disajika bersama cakwe dan dinikmati dengan tambahan sambal botol, kecap ikan, perasan jeruk limau, atau cuka.
  1. Pad Thai (Thailand)
Pad Thai adalah sajian mie khas negeri Gajah Putih. Hidangan ini biasanya dijajakan sebagai jajanan kakilima di Thailand. Pad Thai dapat ditemukan dengan mudah di Thailand. Sajian mie khas Thailand ini biasanya disajikan panas dan memiliki perpaduan rasa asam dan manis.
Pad Thai
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/pad-thai-birds-eye-view-557689309?src=5eGuCZG7EFgdfsgf9ogXBg-1-1
Pad Thai berisi kwetiau atau mie beras yang direndam dalam air. Selanjutnya mie tersebut ditumis dengan campuran telur dan irisan tahu serta dibumbui dengan kecap ikan, asam jawa, bawang putih, bawang merah, ebi, gula jawa, dan cabai merah. Hidangan ini disajikan dengan irisan jeruk limau dan irisan kacang goreng. Tambahan sayuran yang digunakan seperti kucai, taoge, acar lobak, daun ketumbar, dan bunga pisang mentah.
  1. Naengmyoen (Korea)
Naengmyoen adalah sajian mie dingin khas Korea. Mie dingin ini berasal dari Korea Utara dan menjadi masakan Korea Utara terpopuler di Korea Selatan. Mie asal Korea ini sangat cocok dinikmati saat musim panas, meskipun pada masa lalu dinikmati pada musim dingin. Seporsi Naengmyoen berisi mie gandum, potongan buah pir, lobak, ketimun, telur rebus, dan es batu.
Naengmyoen
Sumber: http://eatwithyourbrain.weebly.com/blog-posts/naengmyoen-buckwheat-noodle-kaya-manfaat
Naengmyon memiliki dua variasi, yaitu Pyeongyang Naengmyoen dan Hamheung Naengmyoen yang keduanya berasal dari dua kota di Korea Utara, yaitu Pyeongyang dan Hamheung. Pyoengyang Naengmyoen disebut mul naengmyoen, sedangkan Hamheung Naengmyoen disebut bibim naengmyoen. Perbedaannya adalah mul naengmyoen menggunakan kuah dingin, sedangkan bibim naengmyoen tidak berkuah dan dicampur saus pedas manis (mirip seperti salad karena ditambah sayuran dan gochujang).
  1. Ramen (Jepang)
Ramen adalah sajian mie asal Jepang. Orang Jepang sering menyebut ramen sebagi chuka soba atau shina soba. Soba atau o-soba dalam bahasa Jepang juga berarti mie.
Ramen
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/japanese-ramen-soup-chicken-egg-chives-377093743?src=LdrOkkumoekjkxWnilTWSg-1-3
Pada umumnya ramen berisi mie, kaldu, telur rebus, nori, chasiu, menma, dan irisan daun bawang. Mie yang sering digunakan berwarna kuning dan terbuat dari tepung terigu. Kaldu yang digunakan umumnya adalah kaldu babi, tetapi seiring berjalannya waktu kaldu ayam dan seafood juga sering digunakan.
  1. Wonton Noodles (Hongkong)
Wonton Noodles berasal dari Hongkong. Wonton merupakan sebutan lain dari pangsit. Wonton biasanya dinikmati dengan mie yang kemudian diseduh dengan kaldu panas. Semangkuk Wonton Noodles berisi wonton, mie, kaldu panas, sayuran, dan pangsit yang berisi daging babi atau udang.
Wonton Noodles
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/hong-kong-food-wonton-noodle-120979294?src=VMpaPdq03eCx34fLXSw19w-1-0
Sajian ini biasanya dihidangkan dalam mangkuk kecil. Saat disajikan, sendok harus ditempatkan di bawah dengan wonton di atas sendok dan mie pada bagian atas. Hal ini karena jika mie terendam dalam kaldu dalam waktu yang lama, maka mie akan terlalu matang.
  1. Shan Noodles (Myanmar)
Shan Noodles merupakan mie beras khas Myanmar Timur. Mayoritas masyarakat Myanmar menyukai mie ini karena rasanya yang sangat lezat. Anda dapat menikmati makanan ini sebagai sajian makan malam ataupun untuk cemilan.
Shan Noodles
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/set-shan-noodle-bowl-myanmar-pickled-590487038?src=QuGA-3l1d7gutVa7gROIxw-1-1
Mie dari Shan Noodles terbuat dari beras. Mienya bertekstur agak lengket karena dibentuk dari berbagai macam beras di wilayah tersebut. Seporsi Shan Noodles berisi mie yang disajikan bersama sayuran, kuah sup, dan babi atau ayam.
  1. Ash Reshteh (Iran)
Ash Reshteh adalah sajian mie ala Persia yang sangat cocok dinikmati pada musim dingin. Hidangan mie ala Persia ini memiliki rasa yang sederhana tetapi sangat kaya. Sup vegetarian Persia ini dibuat dari rempah-rempah, polong-polongan, dan bawang yang dikaramelisasi.
Ash Reshteh
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/ash-reshteh-persian-new-years-noodle-1079704970?src=HVnQCVMNTijfJOrV1cOZUA-1-1
Mie kuah ala Persia ini terdiri dari pasta pipih mirip fettucini. Kuah sajian ini ditambahkan susu segar agar lebih sehat. Kacang lentil dan buncis ditambahkan pada hidangan ini untuk memperkaya rasa. Kacang lentil biasa dijadikan isian sup di Timur Tengah karena memiliki kandungan protein tinggi. Ash Reshteh biasanya disajikan saat Perayaan Norouz atau Tahun Baru Persia.
  1. Thukpa (Tibet)
Thukpa atau Thenthuk adalah sajian mie khas Tibet. Sajian ini dikenal sebagai Sup Tibet di Barat. Hidangan ini juga populer di Nepal, Bhutan, dan India Utara. Thukpa sering disajikan sebagai menu makan malam.
Thukpa
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/thukpa-tibetan-noodle-soup-which-originated-686431471?src=2IoH7nGLN5JffZMCf0XSng-1-0
Thukpa berisi mie kecil yang disebut bhatsa yang terbuat dari kentang dan terigu. Kaldunya yang pedas menjadi ciri khas sajian ini. Daging kambing atau jamur menjadi bahan pelengkap hidangan mie asal Tibet. Hidangan ini sering dinikmati saat perayaan Tahun Baru.
  1. Chow Mein (Tiongkok)
Negeri Tirai Bambu ini memiliki berbagai macam kekayaan kuliner serba mie. Chow berarti goreng dan Mein berarti tumis, sehingga Chow Mein berarti mie yang digoreng lalu kemudian ditumis. Hidangan ini dimasak dengan cara menggoreng mie dan kemudian ditumis bersama bumbu, daging, serta sayuran.
Chow Mein
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/chicken-chow-mein-popular-oriental-dish-460860622?src=d4s31vmmh1QCJioaSezgSg-1-17
Chow Mein sangat populer di Amerika Serikat, Nepal, Inggris, dan India.  Terdapat dua jenis utama Chow Mein yang tersedia di pasaran, yatu Chow Mein basah (kukus) dan Chow Mein kering (renyah). Chow Mein basah bertekstur lembut dan menggunakan mie berukuran panjang dan bulat. Chow Mein kering bertekstur lebih segar dan kering serta menggunakan mie yang digoreng dan polos.
  1. Mie Hokkien (Singapura)
Mie Hokkien dibawa oleh imigran Provinsi Fujian, Cina yang mencari penghidupan di Asia Tenggara khususnya Singapura dan Malaysia. Mie Hokkien biasanya menggunakan dua jenis mie, yaitu mie kuning (mie telur) dan bihun. Mie kuning yang kayak tekstur membuat Anda merasa kenyang, sedangkan bihun digunakan karena sifatnya yang mudah menyerap kaldu.
Hokkien Noodles
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/most-famous-hokkien-noodle-prawn-fish-1195549480?src=iqcuSosZhT617zBOP7kHSQ-1-2
Mie Hokkien adalah mie goreng yang ditambahkan kaldu secara bertahap, sehingga mie tidak menjadi terlalu kering. Kecambah dicampurkan untuk memberi efek manis dalam sajian ini. Kaldu sajian ini dibuat dari kepala udang, ebi, tulang ayam, dan bawang putih serta direbus hingga empat jam. Bawang putih ditambahkan paling terakhir untuk menambah nikmatnya aroma mie asal Singapura ini. Inilah penjelasan mengenai sajian mie dari Asia. Indonesia pun memiliki berbagai macam sajian mie. Sajian mie khas Indonesia ini pun tidak kalah nikmatnya dengan sajian mie dari Asia.

15 Es Asli Indonesia yang Favorit dan Menyegarkan

Indonesia tidak hanya kaya akan keragaman makanannya, tetapi juga kaya akan berbagai macam jenis minuman. Berbagai minuman asli Indonesia ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga baik untuk kesehatan. Namun, jika Anda ingin meminum minuman asli Indonesia yang menyegarkan maka es asli Indonesia menjadi pilihan tepat untuk Anda. Continue reading “15 Es Asli Indonesia yang Favorit dan Menyegarkan”

13 Hidangan Sup dari Asia yang Asli Menyegarkan

Sup adalah hidangan yang menyegarkan. Kuah sup akan menyegarkan tubuh dan pikiran Anda. Hidangan ini sangat cocok disantap saat cuaca dingin atau waktu malam hari. Selain sup Indonesia, berbagai negara di dunia juga memiliki sup khasnya masing-masing. Berbagai negara di Asia juga memiliki hidangan sup yang menyegarkan. Pada artikel ini akan dibahas 13 hidangan sup dari Asia yang asli menyegarkan. Ketiga belas hidangan sup dari Asia tersebut adalah:
  1. Tom Yum, Thailand
Tom Yum adalah hidangan sup asal Negeri Gajah Putih yang sudah mendunia. Bumbu pasta khas Thailand yang dicampur dengan berbagi macam rempah dan daging menghasilkan cita rasa asam dan pedas yang menyegarkan. Kuah Tom Yum terbuat dari air kaldu ayam, serai, lengkuas, lada, dan daun jeruk. Perpaduan kuah Tom Yum dengan isian seperti udang, daging ayam, atau jamur pasti begitu menggugah selera. Sup asal Thailand ini akan semakin menggugah selera dengan tambahan daun ketumbar sebagai garnish-nya.
Tom Yum, Thailand
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/tom-yum-goongthai-food-285369308
  1. Sup Miso, Jepang
Sup Miso adalah sajian sup khas Negeri Sakura. Sup ini terbuat dari fermentasi kacang kedelai, yang disebut miso. Pasta miso kemudian dicampurkan dengan kaldu ikan atau jamur. Sup Miso biasanya berisi jamur, kentang, rumput laut, dan seafood. Sudah terbayang kan betapa nikmat dan segarnya menyantap sup asal Jepang ini.
Sup Miso, Jepang
Sumber: https://kawaiibeautyjapan.com/article/2190/resep-mudah-membuat-sup-miso-di-rumah
  1. Kiam Chye Soup, Singapura
Kiam Chye Soup adalah sup khas Singapura yang cocok disantap saat musim hujan. Sup asli Singapura ini berbahan utama daging bebek dan sawi India. Kiam Chye Soup memiliki cita rasa yang gurih dan asam karena perpaduan asinan sawi, empuknya daging bebek, dan segarnya buah plum serta tomat. Sup ini tidak hanya lezat, tetapi juga dapat menyegarkan tubuh Anda.
Kiam Chye Soup, Singapura
Sumber: http://chansiewboon.blogspot.com/2011/08/salted-vegetables-and-duck-soup.html
  1. Sup Buntut, Indonesia
Sup Buntut dari Indonesia menjadi makanan yang banyak dicari oleh para wisatawan asing. Sup berbahan dasar daging ekor sapi ini kelezatannya tidak perlu diragukan lagi. Sup asli Indonesia ini berisi daging ekor sapi yang empuk, potongan sayur seperti wortel dan kentang yang kemudian dipadukan dengan kuah sup yang gurih. Kuah bening Sup Buntut adalah hasil racikan bawang merah, bawang putih, dan aneka rempah lokal. Taburan seledri dan bawang goreng membuatnya semakin mantap untuk disantap.
Sup Buntut, Indonesia
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/indonesian-food-sop-buntut-oxtail-clear-1020623698
  1. Mulligatawny Soup, Sri Lanka
Mulligatawny Soup adalah sup yang berasal dari Srilanka yang sangat cocok disantap saat sedang hujan. Sup ini memiliki cit rasa kari yang kuat dengan sensasi pedas dan hangat yang menyegarkan. Kuah sup terbuat dari apel, jahe, kacang lentil, bawang merah, bawang putih, wortel, dan rempah lainnya. Mulligatawny Soup biasanya disajikan bersama roti naan sebagai pendamping.
Mulligatwany Soup, Sri Lanka
Sumber: http://www.kitchensimmer.com/2011/11/chicken-mulligatawny-soup-curried-soup.html
  1. Pho, Vietnam
Sup asli Vietnam ini ampuh menghangatkan tubuh saat musim dingin dan penyembuh mabuk. Kuah sup sanga kental dengan rebusan ramuan kaldu sapi. Semangkuk Pho berisi mie yang terbuat dari tepung beras, daun basil, tauge besar, jeruk nipis, cabai merah besar dan rawit hijau potong. Anda dapat memilih dagingnya antara daging ayam atau irisan daging sapi, tanpa atau dengan lemak. Beberapa restoran di Vietnam menyajikan Pho dengan cakwe goreng dan telur setengah matang.
Pho, Vietnam
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/pho-bo-vietnamese-fresh-rice-noodle-1079365169
  1. Khao Soi, Thailand
Selain Tom Yum, Thailand juge memilik Khao Soi. Khao Soi adalah sup yang terbuat dari kaldu udang yang dibumbu asam pedas. Kuahnya terbuat dari santan kental yang dibumbui dengan rempah, sehingga memiliki cita rasa yang kuat. Semangkuk Khao Soi berisi mie telur, suwiran paha ayam yang empuk, dan perasan jeruk nipis. Sup ini sangat khas dengan adanya tambahan akar tumbuhan mustard (pickled Chinese mustard) yang sudah dijadikan acar dengan rasa asam yang menyegarkan.
Khao Soi, Thailand
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/thai-food-khao-soi-kai-spicy-688730977
  1. Laksa, Malaysia
Laksa adalah sup khas Negeri Jiran, Malaysia. Kuah Laksa yang kental terbuat dari santan kelapa dengan tambahan rempah. Bumbu kuahnya adalah perpaduan dari tumisan serai, bawang merah, lengkuas, kunyit, dan udang kering yang digiling hingga halus. Bumbu tersebut kemudian ditambahkan kaldu ayam, daging ayam, tahu, dan santan kelapa kental. Saus yang sudah matang dituangkan pada wadah yang berisi mie laksa, taoge, daun ketumbar, dan daun mint. Kesegaran Laksa akan semakin terasa dengan tambahan bawang goreng, saus pedas, dan perasan jeruk nipis.
Laksa, Malaysia
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/shrimp-laksa-soup-on-dark-wooden-1196951272
  1. Canh Chua, Vietnam
Canh Chua adalah sup khas Vietnam yang berkuah bening dengan isian ikan. Sup asli Vietnam ini isiannya bukan daging ayam ataupun udang, tetapi ikan. Canh Chua bercita rasa khas karena perpaduan rasa manis gula dengan rasa asam dari tamarind. Cara membuat hidangan ini adalah rebus terlebih dahulu ikan yang telah dimarinasi. Tambahkan gula, asam Jawa bubuk, garam, dan kaldu bubuk. Sebelum matang, tambahkan beberapa potong bawang putih goreng dan tomat. Tambahkan juga tauge pada sajian Canh Chua yang sudah matang untuk penguat aroma harumnya. Semangkok Canh Chua biasanya disajikan dengan potongan daun kemangi segar. Terbayang betapa segarnya menikmati sup khas Vietnam ini.
Canh Chua, Vietnam
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/bowl-fish-soup-sour-spice-on-418560283
  1. Sinigang, Filipina
Sinigang adalah sup iga khas Vietnam dengan cita rasa asam yang kuat. Rasa Asam diperoleh dari asam Jawa yang dipakai sebagai bumbu. Kuah supnya adalah air kaldu dari rebusan iga sapi yang dicampur dengan kecap ikan dan bawang bombai. Setelah iga lunak, rebusan tersebut ditambahkan dengan potongan lobak, talas, dan cabai rawit. Sebelum matang, tambahkan bumbu asam bubuk,garam, lada, dan potongan kangkung. Rasanya pasti lezat dan menyegarkan.
Sinigang, Filipina
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/sinigang-na-baboy-pork-filipino-cuisine-516117937
  1. Khao Poon, Laos
Khao Poon adalah sup khas Laos yang merupakan perpaduan sup dengan mie. Sup ini bercita rasa pedas dengan warna kuahnya yang kemerahan. Hidangan ini adalah hidangan wajib saat pesta pernikahan. Kuah yang digunakan bisa berupa santan atau air kaldu. Bumbu yang digunakan adalah daun jeruk, lengkuas, bawang merah, bawang bombai, lada, dan perilla. Irisan kol, wortel, bunga pisang, daun mint, dan daun ketumbar biasanya ditambahkan untuk mempercantik hidangan ini. Tambahan perasan jeruk nipis membuat sup asli Laos ini terasa lebih segar.
Khao Poon, Laos
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/khao-poon-curry-rice-noodle-soup-1275922717
  1. Mohinga, Myanmar
Mohinga dapat Anda temui di setiap sudut negara Myanmar. Mohinga menggunakan ikan yang telah dihaluskan sebagai isian supnya. Bumbu yang digunakan adalah serai, bawang bombai, jahe, bawang putih, kunyit, dan paprika. Ikan yang sudah direbus dengan kaldu dan serai kemudian dicampurkan dengan tumisan bawang bombai, bawang putih, jahe, dan irisan serai. Setelah diberi tambahan paprika, kecap ikan, kunyit bubuk, tepung beras dan garam maka kuah Mohinga pun siap disajikan dengan bihun, irisan daun ketumbar, dan lada.
Mohinga, Myanmar
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/mohinga-myanmar-traditional-food-1152846455
  1. Kimchi jjigae, Korea
Kimchi jjigae merupakan sup pedas asal Korea yang direbus di dalam panci bersama kimchi dan air cabai dari kimchi. Sup ini sering dihidangkan sebagai lauk teman makan nasi. Sup asli Korea ini berbahan dasar kimchi yang sudah difermentasi. Sup ini biasanya menggunakan paduan daun bawang, bawang bombay, tahu, daging babi, dan makanan laut. Kombinasi rasa sup ini cukup kaya, seperti pedas, gurih, dan asam segar.
Kimchi jjigae, Korea
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/korean-cuisinejjigae-pot-227352241
Inilah ketiga belas hidangan sup asli Asia yang menyegarkan. Jangan lupa untuk menikmatinya jika Anda berkunjung ke negara-negara tersebut. Rasakan kesegaran dari menyantap sup asli Asia ini. Selamat mencoba.

11 Kuliner Mie Khas Indonesia yang Gak Kalah Hits

Meskipun nasi asli Indonesia adalah makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, tetapi mie juga sering dijadikan makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Olahan mie khas Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia gak kalah hits dengan mie bernama unik yang kekinian. Cita rasa khas dan asli Indonesia dapat Anda rasakan pada mie khas Indonesia Pada artikel ini akan dibahas 15 mie khas Indonesia yang gak kalah hits. Kelima belas mie tersebut adalah:
  1. Mie Aceh

Mie Aceh dihidangkan dalam bentuk mie goreng, rebus, dan basah (tidak kering tetapi tidak berkuah). Mie Aceh bercita rasa pedas dan biasanya disajikan dengan bahan pelengkap berupa daging, cumi, udang, kepiting, atau jamur. Mie ini menggunakan banyak rempah dengan tekstur mienya yang kenyal. Mie Aceh sangat cocok disantap denga acar bawang, emping, dan bawang goreng.
Mie Aceh
Sumber: http://www.masakanpraktisrumahan.com/2013/10/mie-aceh.html
  1. Mie Gomak

Jangan lupa untuk mencicipi Mie Gomak saat Anda berlibur ke Danau Toba. Mie Goma adalah mie khas orang Batak. Mie ini dahulu dibuat dengan cara diaduk menggunakan tangan (gomak) agar bumbunya menyatu dengan sempurna. Cita rasa khas Mie Gomak didapat dari penggunaan andaliman. Mie Gomak biasanya disajikan dalam bentuk mie gomak goreng, mie gomak bumbu kacang, dan mie gomak kuah santan. Hidangan ini sering disebut Spaghetti Kas Batak.
Mie Gomak
Sumber: https://travelingyuk.com/mie-gombak/72869/
  1. Mie Celor

Selain pempek, Palembang juga terkenal dengan mie khasnya yaitu Mie Celor. Mie Celor adalah mie kuah gurih yang bercita rasa udang. Kuah mie yang kental dan gurih dihasilkan dari perpaduan antara santan kental dan kaldu udang. Semangkuk Mie Celor biasanya berisi mie kuning beasr, irisan telur rebus, tauge, daun bawang seledri, dan bawang goreng. Tauge dan mie dicelup-celup (dicelor) ke dalam air mendidih sebelum disajikan, sehingga mie khas Indonesia ini dinamakan mie celor.
Mie Celor
Sumber: https://travelingyuk.com/mie-celor-palembang/68306/
  1. Mie Koba

Mie Koba berasal dari kecamatan Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung. Mie Koba sangat khas dengan kuahnya yang gurih dan manis. Kuah tersebut merupakan perpaduan dari kaldu ikan tenggiri dan bumbu rempah yang terdiri dari cengkeh, kayu manis, ketumbar, dan gula aren asli. Mie Koba biasanya dihidangkan dengan telur rebus, tauge, bawang goreng, seledri, dan perasan air jeruk kunci yang membuatnya terasa lebih segar.
Mie Koba
Sumber: http://www.visitbangkabelitung.com/content/mie-koba
  1. Mie Kocok

Mie Kocok khas Bandung ini sudah cukup populer. Mie ini dinamakan mie kocok karena pada saat memasak mie dimasukkan ke dalam wadah bergagang panjang yang berlubang kemudian dimasukkan ke dalam air panas dan mie dikocok-kocok serta diaduk hingga matang. Hidangan mie khas Indonesia ini berisi mie kuning, tauge, seledri, bawang goreng, dan kikil sapi yang kemudian disiram kuah kaldu sapi yang gurih dan kental. Beberapa tempat menyajikan mie kocok dengan sumsum sapi. Rasanya sangat nikmat apalagi jika disantap dengan sambal pedas dan perasan jeruk nipis.
Mie Kocok
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/4012549-mie-kocok-bandung-pr_homemadestreetfood
  1. Mie Koclok

Mie Koclok adalah olahan mie khas Cirebon. Sekilas tampilan Mie Koclok mirip dengan bubur dan bercita rasa asin dan gurih. Hidangan ini berisi mie rebus, kol, dan tauge yang disiram dengan kuah kental berwarna putih. Kuah kental tersebut terbuat dari kaldu ayam, santan, dan tepung maizena. Mie Koclok semakin mantap saat disantap dengan ayam suwi, telur rebus, bawang daun, dan bawang goreng.
Mie Koclok
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/180723-mie-koclok-cirebon

7.      Bakmi Jawa

Tidak hanya gudeg, Yogyakarta juga memiliki hidangan mie yang dinamakan bakmi Jawa. Bakmi Jawa sangat cocok dimakan saat masih panas. Biasanya Bakmi Jawa disajikan dalam mangkuk berisi kuah gurih yang terdiri dari mie, ayam, telur, kol, daun bawang, dan irisan tomat. Selain Bakmi rebus (godhog), Bakmi Jawa juga dapat disajikan dalam bentuk Bakmi goreng atau Bakmi nyemek. Bakmi Jawa Yogyakarta memiliki cita rasa yang khas, karena dimasak menggunakan tungku tanah liat (anglo) dan arang.
Bakmi Jawa
Sumber: https://wiratourjogja.com/bakmi-jawa/bakmi-jawa/
  1. Mie Ongklok

Mie Ongklok adalah kuliner mie unik asli Wonosobo. Mie Ongklok berisi mie kuning yang disajikan dengan potongan kubis, daun kucai, dan kuah tepung kanji yang disebut kuah jenang. Biasanya lalu diberi taburan potongan cabai rawit dan bawang goreng. Mie Ongklok sering disantap bersama sate ayam bumbu kacang, keripik tahu, atau tempe kemul khas Wonosobo.
Mie Ongklok
Sumber: https://fahmianhar.com/kumpul-travel-bloggers-di-wonosobo/mie-ongklok-wonosobo-tempe-kemul/
  1. Mie Lendir

Mie Lendir merupakan mie khas Indonesia yang berasal dari Batam. Hidangan ini disebut Mie Lendir karena dalam penyajiannya, mie dan tauge akan disiram bumbu kacang yang kental. Mie Lendir adalah menu sarapan favorit warga Batam. Mie Lendir akan diberi taburan seledri, cabai potong, dan bawang goreng untuk memperkaya rasanya. Selain itu, mie juga akan disajikan bersama satu butir telur rebus.
Mie Lendir
Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/07/resep-mie-lendir-kuliner-khas-batam.html
  1. Mie Cakalang

Mie Cakalang adalah olahan mie dengan ikan cakalang dari Manado. Olahan mie ini berisi mie telur, sawi hijau, dan suwiran ikan cakalang yang telah diasap atau disebut cakalang fufu yang bercita rasa asin dan gurih. Mie Cakalang bisa disajikan dalam bentuk kuah dan goreng. Orang Manado biasanya menikmati Mie Cakalang dengan sambal roa atau sambal bakasang.
Mie Cakalang
Sumber: http://www.sashylittlekitchen.com/2015/02/mie-cakalang-skipjack-tuna-noodles.html
  1. Mie Titi

Mie Titi bisa juga disebut mie kering adalah kuliner mie khas Makassar. Olaha mie khas Makassar ini dimasak dengan cara yang unik. Mie Titi dimasak dengan cara digoreng kering terlebih dahulu seperti kerupuk lalu kemudian disiram kuah panas. Kuah yang digunakan berisi sayuran, daging ayam, bakso, udang, dan cumi. Mie Titi biasanya diberi perasan jeruk nipis supaya lebih segar. Sudah kebayang kan nikmatnya Mie Titi khas Makassar ini.
Mie Titi
Sumber: https://id.openrice.com/id/other/p-mie-titi-p247200
12.  Soto Mie Anda mungkin sudah mengetahui bahwa Indonesia memiliki soto khas Nusantara yang membuat ketagihan. Ada juga perpaduan antara soto dan mie, yaitu Soto Mie khas Bogor. Olahan ini berisi mie, bihun, kentang, tomat, lobak, wortel, risol, daging, dan kikil yang kemudian disiram dengan kuah soto hangat. Pasti kebayang kan segar dan lezatnya olahan mie khas Bogor ini. Soto Mie sangat cocok dimakan dengan emping, bawang goreng, dan bawang daun.
Soto Mie
Sumber: https://magazine.job-like.com/soto-mie-dan-soto-kuning-di-bogor/
  1. Mie Lethek

Selain Bakmi Jawa, ada lagi hidangan khas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Olahan mie khas Yogyakarta lainnya yaitu Mie Lethek. Lethek berarti kusam dan kotor dalam bahasa Jawa. Namun jangan salah mengartikan, meskipun mie ini terlihat kecoklatan tetapi rasanya gak kalah hits dengan mie kekinian.
Mie Lethek
Sumber: https://travelingyuk.com/mie-lethek-bantul/75834/

14.  Mie Tiaw

Mie Tiaw adalah mie khas Pontianak yang menggunakan mie berbentuk lebar dan pipih. Mie Tiaw berwarna kecoklatan dan bercita rasa gurih dan asin. Olahan mie khas Pontianak ini biasanya dihidangkan dengan isian daging sapi, babat, tauge, dan sayuran hijau. Warna mie yang kecoklatan dan isian lainnya dijamin membuat Anda ngiler.
Mie Tiaw
Sumber: http://pontianak.tribunnews.com/2017/08/02/neo-cafe-resto-hadirkan-mie-tiaw-goreng
15.  Mie Toprak Mie Toprak berasal dari Solo. Mie khas Solo ini berisi mie kuning, bihun, daging tetelan, sosis solo, potongan cakwe, tahu, tempe, tauge, kol, kacang tanah, dan kerupuk kanji. Porsi Porsinya yang lumayan banyak dan siraman kuah kaldu daging sapinya membuat Mie Toprak gak kalah hits dengan mie kekinian.
Mie Toprak
Sumber: https://sajiansedap.grid.id/read/10948064/mi-toprak-khas-solo-sajian-akhir-pekan-yang-tidak-boleh-dilewatkan?page=all
Inilah kelima belas mie khas Indonesia yang gak kalah hits dengan mie kekinian. Anda wajib mencoba olahan mie asli Indonesia ini. Selamat mencoba.  

17 Jajanan Khas Sunda yang Unik Abis

Selain jajanan khas Betawi, jajanan khas Sunda juga dikenal oleh masyarakat luas. Jajanan khas Tanah Sunda ini tidak hanya bisa ditemui di wilayah Sunda saja, tetapi juga di beberapa daerah di Indonesia. Meskipun, ada beberapa jenis jajanan khas Sunda yang hanya bisa ditemui di Tanah Sunda. Jajanan Sunda terkenal unik dan memiliki cita rasa khas Tanah Sunda Pada artikel ini akan dibahas tujuh belas jajanan asli Sunda yang unik abis. Ketujuh belas jajanan tersebut adalah:
  1. Surabi
Surabi adalah kue tradisional Sunda yang berbahan dasar tepung beras dan santan. Kue khas Tanah Sunda ini sangat populer di kota Bandung. Surabi biasanya disajikan dengan tambahan irisan kelapa. Namun seiring berjalannya waktu, sekarang banyak ditemui Surabi yang dicampurkan dengan vanilla, coklat, dan oncom.
Surabi
Sumber: https://wisatamajalengkaindah.wordpress.com/2017/05/29/judul-pos-blog-4/
  1. Tahu Sumedang
Tahu Sumedang adalah jajanan asli Sunda yang sudah sangat populer. Tahu khas Sunda ini berbeda dengan tahu goreng biasanya, karena teksturnya yang khas. Tahu ini sangat cocok dimakan saat masih hangat. Saat masih hangat, Anda dapat merasakan kerenyahan bagian kulit luarnya yang bercamur dengan tekstur dalamnya yang lembut. Tahu Sumedang sering dijadikan oleh-oleh khas Sunda.
Tahu Sumedang
Sumber: https://www.ayobandung.com/read/2017/04/25/19101/zulkifli-hasan-dorong-tahu-sumedang-go-international
  1. Tahu Gejrot
Ada lagi jajanan tahu khas Sunda yaitu Tahu Gejrot. Tahu Gejrot berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Tahu ini biasanya dimakan dengan kuah berwarna cokelat yang pedas. Kuah cokelat ini terbuat dari racikan gula jawa, kecap, dan air asam atau cuka. Tahu Gejrot memiliki isi yang agak kosong, sehingga kuah dapat meresap ke dalam tahu. Tahu gejrot memiliki cita rasa yang khas karena ulekan kasar bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan juga kuah pedasnya.
Tahu Gejrot
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/1207409-tahu-gejrot
  1. Combro dan Misro
Combro adalah singkatan dari oncom di jero atau oncom di dalam. Jajanan asli Jawa Barat ini berbahan dasar singkong. Combro terbuat dari parutan singkong yang di dalamnya berisi sambal oncom. Combro bercita rasa gurih dan pedas, karena perpaduan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan cabai merah. Selain Combro, ada juga yang dinamakan misro. Misro berarti amis di jero atau manis di dalam dalam bahasa Sunda. Misro mirip dengan Combro, tetapi dalamnya diisi dengan gula merah.
Combro
Sumber: http://faktaunikini.blogspot.com/2014/06/asal-nama-misro-dan-combro.html
Misro
Sumber: http://faktaunikini.blogspot.com/2014/06/asal-nama-misro-dan-combro.html
  1. Peuyeum
Peyeum hampir mirip dengan tapai singkong, karena sama-sama dibuat dengan cara fermentasi. Namun, peyeum lebih tahan lama karena kurang berair. Jajanan khas Sunda ini dibuat dari singkong yang sudah dipotong dan direndam sampai setengah matang.
Peuyeum
Sumber: https://sevenstarstt.blogspot.com/2016/07/oleh-oleh-khas-bandung-yang-paling.html
  1. Dodol Garut
Dodol Garut memliki banyak variasi rasa seperti susu, coklat, wijen, dan durian. Dodol Garut sudah sangat terkenal dan sering menjadi buah tangan para wisatawan yang berkunjung Garut. Dodol ini tidak hanya bisa ditemukan di Garut, tetapi juga di sebagaian besar daerah di Indonesia. Kuliner khas Sunda ini berbahan dasar tepung beras ketan, gula putih, susu, dan kelapa. Dodol Garut ini ternyata sudah dipasarkan ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Dodol Garut
Sumber: https://tasikstore1.blogspot.com/2018/04/distributor-dodol-garut.html
  1. Colenak
Colenak adalah singkatan dari dicocol enak. Jajanan khas Sunda ini terbuat dari peyeum yang dibakar. Hidangan ini sangat cocok disantap dengan cara dicocolkan pada gula jawa cair yang dicampur dengan serutan kelapa. Hal inilah yang menyebabkan makanan ini disebut Colenak. Colenak pertama kali diperkenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930.
Colenak
Sumber: https://www.9kata.com/2017/10/resep-cara-membuat-colenak-khas-bandung.html
  1. Cireng
Cireng berasal dari singkatan aci digoreng, sedan. Cireng terbuat dari tepung aci/ tepung tapioka yang diberi bumbu. Cireng dimasak dengan cara digoreng. Saat ini ada cireng dengan berbagai macam isi, mulai dari keju, sosis, daging ayam, dan lainnya. Cireng juga dapat dibuat rujak cireng, yaitu cireng yang dicocol dengan bumbu kecap cengek.
Cireng
Sumber: https://www.guideku.com/food/2018/09/04/103000/ini-beda-cilok-cireng-dan-cimol-serupa-tapi-tak-sama
  1. Cilok
Cilok adalah singkatan dari aci dicolok. Cilok terbuat dari tepung aci/ tepung tapioka. Cilok biasanya dibentuk bulat dan dimasak dengan cara direbus. Cilok sangat cocok dimakan dengan bumbu kacang atau saus sambal.
Cilok
Sumber: https://www.njajan.com/2017/12/mengapa-jajanan-cilok-cireng-cimol-dan-seblak-bikin-ketagihan.html
  1. Bandros
Bandros adalah jajanan khas Sukabumi, Jawa Barat. Jajanan ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan santan. Bentuk Bandros hampir mirip dengan kue pukis, karena menggunakan cetakan yang serupa. Bandros memiliki cita rasa gurih, karena berbahan dasar kelapa/santan. Ada juga jenis bandros manis yang bagian atasnya ditaburi gula putih.
Bandros
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/276105-kue-bandros-bandung
  1. Leupeut
Leupeut ini mungkin agak sulit diucapkan bagi seseorang yang tidak terbiasa berbahasa Sunda. Leupeut adalah jajanan khas Sunda yang terbuat dari beras atau ketan yang dibungkus dengan daun kelapa atau daun pisang yang dilipat kemudian diikat. Leupeut biasanya berisi kacang atau oncom. Panganan khas Sunda ini sekilas mirip lontong dan rasanya hampir mirip. Hal yang membedakan leupeut dengan lontong adalah cara membungkusnya dan adanya isian kacang ataupun oncom.
Leupeut
Sumber: https://www.pinterest.ca/pin/306807793361156014/
  1. Gurandil
Gurandil mirip dengan kue tradisional cenil. Gurandil berbahan dasar tepung tapioka yang dibentuk menjadi bulatan kecil dan diberi pewarna. Warna yang biasanya diberikan adalah warna merah muda atau hijau. Adonan ini dimasak dengan cara dikukus dan sangat cocok dihidangkan dengan parutan kelapa.
Gurandil
Sumber: https://www.greatnessindonesia.com/gurandil/
  1. Ali Agrem
Ali Agrem memiliki bentuk mirip donat, karena memiliki lubang di tengah. Namun, panganan khas Sunda ini ukurannya lebih kecil. Ali Agrem terbuat dari tepung beras, kelapa sangrai, dan gula merah yang digoreng. Makanan ini disebut Ali Agrem karena bentuknya seperti ali atau cincin yang melingkar. Jajanan ini sering disuguhkan pada acara pernikahan.
Ali Agrem
Sumber: https://potretfotografi.wordpress.com/galleries/product/ali-agrem-1/
  1. Wajit Cililin
Wajit adalah jajanan yang dibuat dari gula arena tau gula kawung, kelapa, gula putih, beras ketan, dan vanili. Bahan ini disatukan dan diaduk dalam wajan hingga masak dengan menggunakan api tungku. Wajit yang sudah masak kemudian dimasak dengan daun jagung kering untuk kemudian dijemur hingga kering. Wajit Cililin memiliki tekstur agak kering di bagian luarnya dan lembut di bagian dalamnya.
Wajit Cililin
Sumber: https://www.tokopedia.com/arbiefood/snack-tradisional-wajit-khas-cililin-asli
  1. Tutut
Tutut adalah keong sawah atau siput air tawar. Keong sawah ini akan diolah dengan cara direbus dan dibumbui dengan rempah yang agak pedas. Tutut adalah jajanan asli Tanah Sunda yang kaya protein. Rasanya yang pedas dan gurih akan membuat Anda ketagihan.
Tutut
Sumber: http://resepmasakanomragil.blogspot.com/2017/06/cara-membuat-tutut-bumbu-kuning-pedas.html
  1. Awug
Awug adalah jajanan khas Bandung yang mirip dengan kue putu. Makanan ini terbuat dari tepung beras dan kelapa yang dikukus dengan gula merah. Awug biasanya dikukus dalam wadah yang berbentuk kerucut. Jajanan ini memiliki cita rasa manis legit dan cocok disantap saat masih hangat.
Awug
Sumber: https://aboutindonesiatercinta.blogspot.com/2018/12/jajanan-pasar-awug-awug.html
  1. Gemblong
Gemblong berbahan dasar tepung beras ketan yang diuleni hingga kalis untuk kemudain dibentuk bulat/ lonjong. Adonan yang sudah dibentuk bulat lonjong ini kemudian digoreng. Setelah dingin maka adonan yang telah digoreng dilapisi dengan gula aren. Tekstur panganan ini agak keras dan rasa manisnya cukup legit.
Gemblong
Sumber: https://www.pintaram.com/u/tukanglapar/1563009807274669611_2006488235
Inilah ketujuh belas jajanan khas Sunda yang unik abis. Sudah terbayang bukan betapa uniknya jajanan-jajanan khas Sunda ini. Bahan dasarnya yang unik dan cara pembuatan serta penyajiannya menjadikan panganan khas Sunda ini sangat unik. Rasa dari jajanan Sunda ini pun tidak kalah dengan jajanan kekinian. Jangan lupa untuk mencoba panganan khas Sunda ini jika Anda merasa penasaran.

12 Sup Asli Indonesia ini Rasanya Maknyus

Sup asli Indonesia menjadi hidangan yang cocok disantap saat udara dingin. Sup memiliki citarasa yang khas dan aroma kaldu yang mantap. Siapapun pasti tergoda untuk menikmatinya. Indonesia memiliki berbagai macam jenis sup. Setiap daerah di Indonesia memiliki sup khas daerahnya masing-masing, diantaranya adalah:
  1. Sup Tunjang (Pekanbaru)
Sup Tunjang adalah sup kaki yang menggunakan sapi muda sebagai bahan utamanya. Jika dilihat sekilas, sup ini mirip dengan sup iga. Namun, tulang kaki sapi yang disajikan masih berbalut daging tebal dengan tekstur empuk. Sup ini berisi potongan tunjang atau tulang kaki sapi, kentang, wortel, tomat, dan taburan daun bawang. Kuah Sup Tunjang berwarna bening kekuningan yang terbuat dari racikan bawang putih, bawang merah, jahe, kemiri, kayu manis, dan cengkeh. Sup ini cocok dimakan dengan sepiring nasi putih hangat.
Sup Tunjang (Pekanbaru)
Sumber: http://pamerkuliner.blogspot.com/2016/10/gak-ada-di-jakarta-sop-tunjang-khas.html
  1. Gangan atau Lempah Kuning (Belitung)
Gangan atau Lempah Kuning adalah masakan berkuah yang berisi sayuran dan ikan laut atau daging sapi dengan cita rasa rempah yang kuat. Belitung kaya akan hasil laut, sehingga sup ini biasanya dibuat menggunakan ikan seperti ketarap, kakap merah, tenggiri, dan kerisi. Meskipun tak jarang ditemukan juga Gangan atau Lempah Kuning yang disajikan dengan potongan daging sapi.
Gangan atau Lempah Kuning (Belitung)
Sumber: https://kebabelyuk.com/artikel/khasiat-dan-kandungan-gizi-pada-lempah-kuning
Ikan yang dipakai haruslah segar supaya rasanya benar-benar maknyus. Setelah ikan dibersihkan dan dipotong, ikan dimasak ke dalam kuah kuning. Bumbu yang digunakan adalah kunyit, bawang merah, lengkuas, nanas/ mangga muda, dan cabai rawit Belitung yang beraroma segar dan kuat. Sup asli Belitung ini sangat cocok disajikan dengan nasi hangat, ikan teri goreng, dan sambel lalap.
  1. Sup Kaki Kambing (Jakarta)
Sup Kaki Kambing terbuat dari kaki kambing yang ditambahkan dengan aneka jeroan kambing. Pada awalnya masakan ini berawal dari Tanah Abang yang mayoritas dihuni oleh pedagang Arab pada zaman dahulu. Para pedagang Arab menyukai masakan yang berasal dari olahan kambing. Salah satunya adalah dalam bentuk sup. Masyrakat Betawi pun mulai mengikuti memasak sup kaki kambing untuk menu sehari-hari.
Sup Kaki Kambing (Jakarta)
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/5795586-sup-kaki-kambing-khas-jakarta
Anda mungkin menemukan Sup Kaki Kambing yang berkuah bening dan berkuah putih. Sup Kaki Kambing dengan warna kuah putih terbuat dari campuran santan dan susu. Bumbu kuah sup ini adalah hasil dari racikan merica, kaldu kambing, pala, kapulaga, cengkeh, dan bumbu khas Timur Tengah. Kaki kambing dan jeroan ditambah dengan potongan tomat untuk selanjutnya disiram kuah. Setelah itu ditambahkan minyak samin, daun bawang, bawang goreng, dan emping. Rasa Sup Kaki Kambing ini pasti maknyus, bukan?
  1. Sup Kimlo (Solo)
Sup Kimlo berasal dari Solo dan merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa. Sup Kimlo tidak hanya dihidangkan untuk menu makanan sehari-hari. Namun, sajian ini juga dihidangkan untuk acara khusus seperti arisan hingga pesta perkawinan. Sup ini berisi suwiran ayam, irisan wortel, jamur kuping, soun, kembang tahu, dan bunga sedap malam yang kemudian akan disiram dengan kuah kaldu ayam hangat. Sudah kebayang kan, betapa maknyusnya rasa sup asal Solo ini.
Sup Kimlo (Solo)
Sumber: http://www.bacaresep.com/2018/05/resep-sop-kimlo.html
  1. Sup Galantin (Solo)
Sup Galantin pertama kali dikenalkan oleh warga Solo. Sup ini sering dihidangkan dalam acara perayaan seperti pernikahan. Galantin adalah hidangan peranakan Belanda yaitu berupa gulungan daging yang telah dibumbui dan kemudian dipotong. Sop Galantin berisi potongan galantin, potongan kol, jamur kuping, dan kacang kapri. Selanjutnya bahan-bahan tersebut akan disiram dengan kaldu ayam yang agak pedas dan gurih. Kuah sup ini adalah hasil racikan kaldu ayam, merica, jahe, dan bunga lawang.
Sup Galantin (Solo)
Sumber: http://resepaladebora.blogspot.com/2015/08/resep-sup-galantin.html
  1. Sup Matahari (Solo)
Sup Matahari berbentuk layaknya matahari. Sup ini sering disajikan pada acara spesial seperti pernikahan. Cara membuat Sup Matahari tidaklah sulit. Anda perlu menyiapkan kulit telur dan letakkan di atas tatakan gelas cekung. Isilah kulit telur tersebut dengan serutan wortel, irisan buncis, jamur kuping, jamur merah, kacang polong, adonan ayam yang sudah dicampur telur, dan sosis. Selanjutnya bungkus dan kukus kulit telur tersebut. Setelah matang, kemudian sayat bagian atas telur dan buka hingga berbentuk seperti matahari.
Sup Matahari (Solo)
Sumber: https://solovely.id/mantab-betul-sup-khas-solo-ini-berbentuk-bunga-matahari/
  1. Sup Buntut
Sup Buntut adalah salah satu sup kebanggan Indonesia. Pasalnya, sup ini menjadi idaman para turis asing. Selain itu, sup ini menjadi salah satu menu suguhan Istana Presiden. Sesuai dengan namanya, Sup Buntut ini berisi potongan ekor sapi. Buntut sapi atau potongan ekor sapi ini akan dicampurkan dengan irisan kentang, tomat, dan wortel yang selanjutnya disiram dengan kuah kaldu sapi. Kuah kaldu sapi berasal dari hasil racikan merica, bawang putih, pala, cengkeh, kayu manis dan bumbu lainnya. Meskipun sup ini didominasi oleh tulang, tetapi ekor sapi ini tetap terasa empuk dan lembut. Ekor sapi direbus hingga empuk dan air rebusannya akan dijadikan kuah kaldu sapi yang super maknyus.
Sup Buntut
Sumber: https://www.pegipegi.com/travel/10-kedai-sop-buntut-enak-di-jakarta/
  1. Sup Iga
Sup Iga adalah sup asli Indonesia yang berisi potongan iga dengan daging yang lembut. Potongan iga tersebut dipadukan dengan potongan kentang, wortel, kembang kol atau bunga kol, potongan tomat, dan daun seledri. Selanjutnya bahan-bahan tersebut akan disiram dengan kaldu daging yang gurih dan hangat.
Sup Iga
Sumber: http://www.tokomesin.com/peluang-usaha-sop-iga-dan-analisa-usahanya.html
Saat ini banyak ditemui Sup Iga versi bakar. Iga sapi dimarinasi terlebih dahulu dan dibakar sampai matang. Kuah sup akan disajikan terpisah. Rasanya pasti sangat gurih, apalagi ditambah dengan tekstur karamel yang diperoleh dari proses membakar.
  1. Sup Saudara (Pangkep, Sulawesi Selatan)
Sup Saudara berasal dari Pangkep, Sulawesi Selatan. Pelopor masakan ini adalah H. Dollahi yang membuka usahanya sendiri setelah bekerja di warung sop daging. Kata Saudara terinspirasi dari nama warung Coto Paraikette. Paraikette berarti saudara atau sesama.
Sup Saudara (Pangkep, Sulawesi Selatan)
Sumber: http://masakan-khas-daerah.blogspot.com/2013/11/resep-unik-sop-saudara-pangkep-sulsel.html
Isian dari Sup Saudara ini sangat unik. Sup Saudara berisi daging sapi, jeroan sapi (paru goreng), telur rebus, bihun, dan perkedel kentang. Kuah sup ini dibuat dari racikan ketumbar, pala, kayu manis, cengkeh, serai, jahe, lengkuas, bawang merah, dan bawang putih. Sup ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih, cobe-cobe (sambel ikan bakar), dan ikan bolu (bandeng) bakar.
  1. Sup Konro (Sulawesi Selatan)
Sup Konro adalah menu khas Sulawesi Selatan yang sudah cukup dikenal luas. Sup Konro berisi iga sapi yang disiram kuah berwarna kecoklatan. Kuah Sup Konro dibuat dari luwek, ketumbar, cengkeh, lengkuas, daun salam, bawang merah, dan bawang putih. Sup ini biasanya dihidangkan dengan buras, yaitu lontong khas Makassar.
Sup Konro (Sulawesi Selatan)
Sumber: http://resephariini.com/resep-sup-konro-khas-makassar-enak/
  1. Sup Ikan Batam (Batam)
Sup Ikan Batam berasal dari Batam. Sup ikan khas Batam ini menggunakan ikan tenggiri segar. Jadi tidak heran jika rasa sup ini menyegarkan. Kuah bening dan tomat hijau berpadu dengan rasa gurih dari ikan tenggiri memberikan citarasa yang nikmat.
Sup Ikan Batam (Batam)
Sumber: http://resepmasakanbule.blogspot.com/2016/02/resep-sup-ikan-khas-batam.html
  1. Sup Brenebon (Manado)
Sup Brenebon adalah sup kacang merah yang berasal dari Manado. Masakan ini berasal dari masakan Belanda, yang kemudian diadopsi oleh masyarakat Indonesia bagian Timur. Brenebon berasal dari bahasa Belanda yaitu bruine bonen yang berarti kacang merah.  Daging yang dipakai dalam Sup Brenebon versi aslinya adalah daging atau kaki babi, sehingga sup ini bertekstur lebih kental dan mengkilap. Namun, ada juga versi halal dari sup ini yaitu dengan mengganti kaldu daging atau kaki babi dengan kaldu sapi dan tetelan daging.
Sup Brenebon (Manado)
Sumber: http://masakanmanado.com/product/sup-brenebon-opa-yan/
Inilah keduabelas sup asli Indonesia yang rasanya maknyus. Anda dapat mencoba membuatnya sendiri atau berkunjung ke daerah asal sup ini untuk merasakan kenikmatannya. Selamat makan!

18 Minuman Asli Indonesia Ini Dijamin Menyegarkan

Tidak hanya makanan, Indonesia juga kaya akan berbagai macam jenis minuman. Minuman asli Indonesia ini rasanya tidak kalah dengan minuman kekinian. Cita rasa khas Indonesia dijamin menyegarkan. Minuman asli Indonesia yang dijamin menyegarkan adalah: Continue reading “18 Minuman Asli Indonesia Ini Dijamin Menyegarkan”