12 Sup Asli Indonesia ini Rasanya Maknyus

Sup asli Indonesia menjadi hidangan yang cocok disantap saat udara dingin. Sup memiliki citarasa yang khas dan aroma kaldu yang mantap. Siapapun pasti tergoda untuk menikmatinya. Indonesia memiliki berbagai macam jenis sup. Setiap daerah di Indonesia memiliki sup khas daerahnya masing-masing, diantaranya adalah:
  1. Sup Tunjang (Pekanbaru)
Sup Tunjang adalah sup kaki yang menggunakan sapi muda sebagai bahan utamanya. Jika dilihat sekilas, sup ini mirip dengan sup iga. Namun, tulang kaki sapi yang disajikan masih berbalut daging tebal dengan tekstur empuk. Sup ini berisi potongan tunjang atau tulang kaki sapi, kentang, wortel, tomat, dan taburan daun bawang. Kuah Sup Tunjang berwarna bening kekuningan yang terbuat dari racikan bawang putih, bawang merah, jahe, kemiri, kayu manis, dan cengkeh. Sup ini cocok dimakan dengan sepiring nasi putih hangat.
Sup Tunjang (Pekanbaru)
Sumber: http://pamerkuliner.blogspot.com/2016/10/gak-ada-di-jakarta-sop-tunjang-khas.html
  1. Gangan atau Lempah Kuning (Belitung)
Gangan atau Lempah Kuning adalah masakan berkuah yang berisi sayuran dan ikan laut atau daging sapi dengan cita rasa rempah yang kuat. Belitung kaya akan hasil laut, sehingga sup ini biasanya dibuat menggunakan ikan seperti ketarap, kakap merah, tenggiri, dan kerisi. Meskipun tak jarang ditemukan juga Gangan atau Lempah Kuning yang disajikan dengan potongan daging sapi.
Gangan atau Lempah Kuning (Belitung)
Sumber: https://kebabelyuk.com/artikel/khasiat-dan-kandungan-gizi-pada-lempah-kuning
Ikan yang dipakai haruslah segar supaya rasanya benar-benar maknyus. Setelah ikan dibersihkan dan dipotong, ikan dimasak ke dalam kuah kuning. Bumbu yang digunakan adalah kunyit, bawang merah, lengkuas, nanas/ mangga muda, dan cabai rawit Belitung yang beraroma segar dan kuat. Sup asli Belitung ini sangat cocok disajikan dengan nasi hangat, ikan teri goreng, dan sambel lalap.
  1. Sup Kaki Kambing (Jakarta)
Sup Kaki Kambing terbuat dari kaki kambing yang ditambahkan dengan aneka jeroan kambing. Pada awalnya masakan ini berawal dari Tanah Abang yang mayoritas dihuni oleh pedagang Arab pada zaman dahulu. Para pedagang Arab menyukai masakan yang berasal dari olahan kambing. Salah satunya adalah dalam bentuk sup. Masyrakat Betawi pun mulai mengikuti memasak sup kaki kambing untuk menu sehari-hari.
Sup Kaki Kambing (Jakarta)
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/5795586-sup-kaki-kambing-khas-jakarta
Anda mungkin menemukan Sup Kaki Kambing yang berkuah bening dan berkuah putih. Sup Kaki Kambing dengan warna kuah putih terbuat dari campuran santan dan susu. Bumbu kuah sup ini adalah hasil dari racikan merica, kaldu kambing, pala, kapulaga, cengkeh, dan bumbu khas Timur Tengah. Kaki kambing dan jeroan ditambah dengan potongan tomat untuk selanjutnya disiram kuah. Setelah itu ditambahkan minyak samin, daun bawang, bawang goreng, dan emping. Rasa Sup Kaki Kambing ini pasti maknyus, bukan?
  1. Sup Kimlo (Solo)
Sup Kimlo berasal dari Solo dan merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa. Sup Kimlo tidak hanya dihidangkan untuk menu makanan sehari-hari. Namun, sajian ini juga dihidangkan untuk acara khusus seperti arisan hingga pesta perkawinan. Sup ini berisi suwiran ayam, irisan wortel, jamur kuping, soun, kembang tahu, dan bunga sedap malam yang kemudian akan disiram dengan kuah kaldu ayam hangat. Sudah kebayang kan, betapa maknyusnya rasa sup asal Solo ini.
Sup Kimlo (Solo)
Sumber: http://www.bacaresep.com/2018/05/resep-sop-kimlo.html
  1. Sup Galantin (Solo)
Sup Galantin pertama kali dikenalkan oleh warga Solo. Sup ini sering dihidangkan dalam acara perayaan seperti pernikahan. Galantin adalah hidangan peranakan Belanda yaitu berupa gulungan daging yang telah dibumbui dan kemudian dipotong. Sop Galantin berisi potongan galantin, potongan kol, jamur kuping, dan kacang kapri. Selanjutnya bahan-bahan tersebut akan disiram dengan kaldu ayam yang agak pedas dan gurih. Kuah sup ini adalah hasil racikan kaldu ayam, merica, jahe, dan bunga lawang.
Sup Galantin (Solo)
Sumber: http://resepaladebora.blogspot.com/2015/08/resep-sup-galantin.html
  1. Sup Matahari (Solo)
Sup Matahari berbentuk layaknya matahari. Sup ini sering disajikan pada acara spesial seperti pernikahan. Cara membuat Sup Matahari tidaklah sulit. Anda perlu menyiapkan kulit telur dan letakkan di atas tatakan gelas cekung. Isilah kulit telur tersebut dengan serutan wortel, irisan buncis, jamur kuping, jamur merah, kacang polong, adonan ayam yang sudah dicampur telur, dan sosis. Selanjutnya bungkus dan kukus kulit telur tersebut. Setelah matang, kemudian sayat bagian atas telur dan buka hingga berbentuk seperti matahari.
Sup Matahari (Solo)
Sumber: https://solovely.id/mantab-betul-sup-khas-solo-ini-berbentuk-bunga-matahari/
  1. Sup Buntut
Sup Buntut adalah salah satu sup kebanggan Indonesia. Pasalnya, sup ini menjadi idaman para turis asing. Selain itu, sup ini menjadi salah satu menu suguhan Istana Presiden. Sesuai dengan namanya, Sup Buntut ini berisi potongan ekor sapi. Buntut sapi atau potongan ekor sapi ini akan dicampurkan dengan irisan kentang, tomat, dan wortel yang selanjutnya disiram dengan kuah kaldu sapi. Kuah kaldu sapi berasal dari hasil racikan merica, bawang putih, pala, cengkeh, kayu manis dan bumbu lainnya. Meskipun sup ini didominasi oleh tulang, tetapi ekor sapi ini tetap terasa empuk dan lembut. Ekor sapi direbus hingga empuk dan air rebusannya akan dijadikan kuah kaldu sapi yang super maknyus.
Sup Buntut
Sumber: https://www.pegipegi.com/travel/10-kedai-sop-buntut-enak-di-jakarta/
  1. Sup Iga
Sup Iga adalah sup asli Indonesia yang berisi potongan iga dengan daging yang lembut. Potongan iga tersebut dipadukan dengan potongan kentang, wortel, kembang kol atau bunga kol, potongan tomat, dan daun seledri. Selanjutnya bahan-bahan tersebut akan disiram dengan kaldu daging yang gurih dan hangat.
Sup Iga
Sumber: http://www.tokomesin.com/peluang-usaha-sop-iga-dan-analisa-usahanya.html
Saat ini banyak ditemui Sup Iga versi bakar. Iga sapi dimarinasi terlebih dahulu dan dibakar sampai matang. Kuah sup akan disajikan terpisah. Rasanya pasti sangat gurih, apalagi ditambah dengan tekstur karamel yang diperoleh dari proses membakar.
  1. Sup Saudara (Pangkep, Sulawesi Selatan)
Sup Saudara berasal dari Pangkep, Sulawesi Selatan. Pelopor masakan ini adalah H. Dollahi yang membuka usahanya sendiri setelah bekerja di warung sop daging. Kata Saudara terinspirasi dari nama warung Coto Paraikette. Paraikette berarti saudara atau sesama.
Sup Saudara (Pangkep, Sulawesi Selatan)
Sumber: http://masakan-khas-daerah.blogspot.com/2013/11/resep-unik-sop-saudara-pangkep-sulsel.html
Isian dari Sup Saudara ini sangat unik. Sup Saudara berisi daging sapi, jeroan sapi (paru goreng), telur rebus, bihun, dan perkedel kentang. Kuah sup ini dibuat dari racikan ketumbar, pala, kayu manis, cengkeh, serai, jahe, lengkuas, bawang merah, dan bawang putih. Sup ini sangat cocok disajikan dengan nasi putih, cobe-cobe (sambel ikan bakar), dan ikan bolu (bandeng) bakar.
  1. Sup Konro (Sulawesi Selatan)
Sup Konro adalah menu khas Sulawesi Selatan yang sudah cukup dikenal luas. Sup Konro berisi iga sapi yang disiram kuah berwarna kecoklatan. Kuah Sup Konro dibuat dari luwek, ketumbar, cengkeh, lengkuas, daun salam, bawang merah, dan bawang putih. Sup ini biasanya dihidangkan dengan buras, yaitu lontong khas Makassar.
Sup Konro (Sulawesi Selatan)
Sumber: http://resephariini.com/resep-sup-konro-khas-makassar-enak/
  1. Sup Ikan Batam (Batam)
Sup Ikan Batam berasal dari Batam. Sup ikan khas Batam ini menggunakan ikan tenggiri segar. Jadi tidak heran jika rasa sup ini menyegarkan. Kuah bening dan tomat hijau berpadu dengan rasa gurih dari ikan tenggiri memberikan citarasa yang nikmat.
Sup Ikan Batam (Batam)
Sumber: http://resepmasakanbule.blogspot.com/2016/02/resep-sup-ikan-khas-batam.html
  1. Sup Brenebon (Manado)
Sup Brenebon adalah sup kacang merah yang berasal dari Manado. Masakan ini berasal dari masakan Belanda, yang kemudian diadopsi oleh masyarakat Indonesia bagian Timur. Brenebon berasal dari bahasa Belanda yaitu bruine bonen yang berarti kacang merah.  Daging yang dipakai dalam Sup Brenebon versi aslinya adalah daging atau kaki babi, sehingga sup ini bertekstur lebih kental dan mengkilap. Namun, ada juga versi halal dari sup ini yaitu dengan mengganti kaldu daging atau kaki babi dengan kaldu sapi dan tetelan daging.
Sup Brenebon (Manado)
Sumber: http://masakanmanado.com/product/sup-brenebon-opa-yan/
Inilah keduabelas sup asli Indonesia yang rasanya maknyus. Anda dapat mencoba membuatnya sendiri atau berkunjung ke daerah asal sup ini untuk merasakan kenikmatannya. Selamat makan!

18 Minuman Asli Indonesia Ini Dijamin Menyegarkan

Tidak hanya makanan, Indonesia juga kaya akan berbagai macam jenis minuman. Minuman asli Indonesia ini rasanya tidak kalah dengan minuman kekinian. Cita rasa khas Indonesia dijamin menyegarkan. Minuman asli Indonesia yang dijamin menyegarkan adalah: Continue reading “18 Minuman Asli Indonesia Ini Dijamin Menyegarkan”

17 Jajanan Khas Betawi Ini Rasanya Gak Kalah dengan Kue Kekinian

Siapa yang tidak kenal dengan suku Betawi. Suku Betawi umumnya bermukim di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Namun, suku Betawi juga tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Suku ini kaya akan ragam budaya. Salah satu kekayaan budaya Betawi adalah jajanan khas Betawi. Jajanan khas Betawi sudah cukup dikenal luas. Jadi tidak heran, jika Anda dapat menemukan jajanan ini di luar kawasan Jakarta. Pada artikel ini akan dibahas kesepuluh jajanan khas Betawi:
  1. Kerak Telor
Jajanan ini adalah jajanan Khas Betawi yang sangat populer. Kerak Telor terbuat dari nasi yang dicampur dengan bumbu dan telor (telor ayam atau telur bebek). Adonan tersebut dikocok dan dimasak di atas kuali kecil di atas bara hingga menjadi kerak. Kerak telor setelah matang, selanjutnya ditaburis dengan serundeng dan bawang goreng.
Kerak Telor
Sumber: https://www.tokopedia.com/blog/resep-cara-membuat-kerak-telor-praktis/
  1. Kue Rangi
Kue Rangi berbahan dasar tepung beras. Cara membuat Kue Rangi adalah dengan dipanggang di atas cetakan berbentuk setengah lingkaran di atas api kecil. Kue Rangi biasanya dimakan dengan lelehan air gula merah yang berwarna coklat dan pekat.
Kue Rangi
Sumber: https://reseponline.info/resep-membuat-kue-rangi-praktis/
  1. Kue Talam
Kue Talam terbuat dari tepung beras ketan yang dimasak dengan santan dan gula kemudian dikukus. Jajanan ini bercita rasa legit dan manis. Kue ini agak sedikit lengket di tangan. Namun, kue ini tidak kalah dengan kue-kue kekinian.
Kue Talam
Sumber: http://resephariini.com/resep-kue-talam-ubi-manis-gurih/
  1. Kue Cente Manis
Kue Cente Manis berbahan dasar tepung hunkwe. Tepung ini akan dicampur dengan santan, gula, dan bulir cente manis atau sagu mutiara. Adonan tersebut kemudian dibungkus dalam plastik dan dikukus.
Kue Cente Manis
Sumber: http://kuesubuhsenen.com/product/cantik-manis/
  1. Kue Pancong
Kue Pancong mirip dengan Kue Rangi, karena bentuk dan bahan dasarnya hampir sama. Kue Rangi dimakan dengan saus gula merah cair yang disiram di atas kue, sedangkan Kue Pancong dimakan dengan taburan gula di atasnya. Kue ini memiliki cita rasa gurih dan manis yang buat ketagihan.
Kue Pancong
Sumber: http://resepmembuat.com/resep-cara-membuat-kue-pancong-kelapa-enak/
  1. Wajik Betawi
Wajik adalah jajanan khas Betawi yang terbuat dari beras ketan. Wajik Betawi terbuat dari beras ketan, gula, santan, dan parutan kelapa. Wajik Betawi hampir mirip dengan wajik pada umumnya. Namun, jika wajik biasanya berwarna coklat dan dibungkus dengan daun pisang maka Wajik Betawi berwarna-warni seperti merah, hijau, dan kuning. Wajik Betawi dibungkus kertas minyak berwarna putih. Rasanya legit dan gurih. Wajik ini biasanya ditemui di acara penting masyarakat Betawi seperti seserahan di acara lamaran, pernikahan adat Betawi, dan perayaan hari raya.
Wajik Betawi
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/makanan/2bvztr-jual-wajik-pink-betawi-condet
  1. Kembang Goyang
Kembang Goyang termasuk ke dalam kue kering yang bertekstur garing dan renyah. Kue ini berbahan dasar tepung beras. Tepung beras kemudian dicampur dengan gula, telur, santan, dan minyak goreng. Adonan tersebut dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk kembang. Selanjutnya cetakan tersebut dicelupkan ke dalam minyak panas dan digoyang-goyangkan hingga adonan lepas. Jadi tidak heran jika makanan ini disebut Kembang Goyang.
Kembang Goyang
Sumber: http://dapurbundaaurora.blogspot.com/2017/07/kue-kembang-goyang-renyah.html
  1. Dodol Betawi
Beberapa daerah di Indonesia memiliki jenis jajanan satu ini. Namun, setiap daerah memiliki dodol dengan citarasa khas yang berbeda-beda. Dodol Betawi bertekstur kenyal dan rasanya manis. Dodol ini berwarna hitam kecokelatan dengan variasi rasa yang tidak terlalu banyak dibandingkan dodol daerah lain. Jajanan khas Betawi ini hanya memiliki varian rasa yakni ketan putih, ketan hitam, dan durian. Dodol Betawi biasanya disajikan pada saat pesta atau perayaan. Namun, dodol ini juga dapat dijadikan cemilan sehari-hari.
Dodol Betawi
Sumber: https://romlah.com/produk/dodol-betawi/
  1. Biji Ketapang
Biji Ketapang adalah kue kering yang digoreng dan biasanya disajikan pada saat Hari Raya atau perayaan hari besar. Jajanan khas Betawi ini memiliki citarasa yang gurih karean tambahan kelapa parut dan santan yang dicampurkan bersama biji ketapang. Ketapang adalah pohon yang berdaun lebar. Pohon ini berukuran besar dan sangat nyaman untuk dijadikan pohon penuduh. Batang pohon ketapang menjalar ke samping dan buahnya berwarna hijau.
Biji Ketapang
Sumber: https://www.inibaru.id/kulinary/biji-ketapang-renyahnya-bikin-nagih
  1. Kue Dongkal
Kue Dongkal sangat jarang ditemui. Kue khas Betawi ini terbuat dari tepung yang berasal dari beras yang sudah ditumbuk dengan halus. Tepung beras kemudian diisi dengan gula aren. Adonan tersebut kemudian dibentuk seperti tumpeng dan dikukus dengan dilapisi daun pisang.
Kue Dongkal
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6068443-resep-kue-dongkal
  1. Tape Uli
Tape Uli adalah jajanan yang merupakan kombinasi dari tape dan uli. Rasanya legit, manis, dan unik. Jajanan ini banyak disukai karena rasanya yang unik. Jajanan ini banyak ditemui saat Lebaran atau pada acara selamatan dan hari besar. Tape Uli diangga sebagai simbol silaturahmi, sehingga banyak dipilih menjadi oleh-oleh.
Tape Uli
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/tape-uli-traditional-betawi-sweet-savoury-1163833933
  1. Semprong
Semprong memiliki tekstur yang sangat renyah. Kue ini bentuknya mirip pipa atau silider. Namun, saat ini banyak ditemui semprong berbentuk persegi panjang dan segitiga. Jajanan ini awalnya diperkenalkan Bangsa Portugis ke Indonesia. Selanjutnya kue bertekstur renyah ini dimodifikasi dengan bahan dan rasa khas Indonesia. Kue ini sering dihidangkan dalam acara syukuran dan berbagai perayaan.
Semprong
Sumber: https://ayousaha.co.id/4325/kuliner/oleh-oleh-dari-jakarta
  1. Geplak Betawi
Geplak Betawi bertekstur lembut dan mudah dikunya. Jajanan ini memiliki rasa manis yang membuat ketagihan. Jajanan kha Betawi ini sering menjadi salah satu kue hantaran pengantin. Geplak Betawi berbahan dasar beras yang digiling menjadi tepung dan diolah. Jajanan ini dicampur dengan kelapa dan gula dan diaduk menjadi satu.
Geplak Betawi
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/makanan/ymced4-jual-best-seller-geplak-betawi?blca=PCPRR-316&utm_source=pricearea
  1. Asinan Betawi
Proses pembuatan Asinan Betawi sangat unik. Makanan ini dibuat dengan cara diacar terlebih dahulu dengan menambah garam dan cuka. Bahan yang digunakan berupa sayuran dan buah segar. Sebenarnya Asinan Betawai adalah hasil perpaduan Budaya Betawi dengan Budaya Cina. Asinan Betawi sangat cocok dipadukan dengan sambal kacang dan gula merah. Jangan lupa untuk menyantap makanan ini dengan kerupuk dan kacang goreng. Jajanan ini memiliki citarasa yang menyegarkan.
Asinan Betawi
Sumber: https://www.arah.com/article/4442/resep-ramadan-asinan-betawi.html
  1. Kue Cincin
Kue Cincin mirip donat, karena memiliki lubang di tenga. Kue ini rasanya manis dan bertkestur lembut. Jajanan ini menggunakan gula merah sebagai bahan utamanya. Rasanya sangat khas dan sederhana, tetapi tetap terasa nikmat.
Kue Cincin
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3664244-kue-cincin-gula-merah
  1. Putu Mayang
Putu Mayang berbahan dasar tepung kanji dan dibentuk mirip mie. Proses pembuatan Putu Mayang adalah dengan mencampurkan tepug kanji dengan air panas dan diberi pewarna sesuai selera. Jajanan ini biasanya dikonsumsi dengan santan kelapa dan kucuran air gula Jawa. Kue ini berwarna warni, sehingga semakin menggugah selera. Putu Mayang sangat cocok dinikmati sangat hangat.
Putu Mayang
Sumber: http://freeuntukmu.blogspot.com/2017/06/cara-membuat-putu-mayang-betawi.html
  1. Kue Ape
Kue Ape jika dilihat dari bentuknya, maka mirip dengan serabi. Kue ini berbahan dasar terigu dan memiliki bentuk uni. Jajanan ini bertekstur garing dan renyah pada bagian pinggirnya. Bagian tengah Kue Ape bertekstur basah dan sedikit tebal. Kue ini dilengkapi topping baik berupa keju atau meses, sehingga menambah lezat rasanya. Pada umumnya kue ini berwarna hija, tetapi saat ini sudah banyak variasi lainnya.
Kue Ape
Sumber: http://www.menjualkerupuk.com/2015/08/resep-kue-ape-pandan-hijau.html
Inilah 17 jajanan khas Betawi yang rasanya gak kalah dengan kue kekinian. Selain rasanya yang enak, jajanan khas ini juga merupakan salah satu ragam kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Jadi sudah sewajarnya bagi kita untuk melestarikan jajanan khas ini.

11 Olahan Seafood Asli Indonesia Ini Dijamin Buat Ketagihan

Indonesia dikenal sebagai negara maritim. Indonesia kaya akan hasil laut dan olahannya. Berbagai jenis olahan seafood dapat ditemui di berbagai belahan di Indonesia. Anda mungkin sudah pernah merasakan nikmatnya beragam jenis olahan seafood asli Indonesia. Namun, bisa jadi olahan seafood asli Indonesia ini belum pernah Anda nikmati.  Kesebelas olahan seafood asli Indonesia tersebut adalah:
  1. Masam Jaeng (Nanggroe Aceh Darussalam)
Aceh tidak hanya dikenal dengan kopi Gayonya. Nanggroe Aceh Darussalam juga memiliki olahan khas berbahan dasar ikan dari kawasan Takengon. Masam Jaeng berbahan dasar ikan mujair. Ikan mujair ini dipadukan dengan bumbu yang terdiri dari kunyit, bawang merah, cabai, dan bawang putih. Olahan hasil laut ini adalah gabungan beberapa sayuran seperti kentang, labu siam, kacang koro, jamur, dan lainnya. Masakan ini mirip dengan gulai ikan, tetapi rasanya cenderung pedas dan asam.
Masam Jaeng
Sumber: http://lintasgayo.co/2017/12/02/ini-resep-masam-jing-ikan-pedih-ala-dapoer-gayo
  1. Sotong Pangkong (Pontianak, Kalimantan Barat)
Sotong Pangkong berbahan dasar cumi-cumi. Cumi-cumi yang sudah dikeringkan kemudian dibakar. Cumi-cumi dibuat berbentuk gepeng dengan cara dipukul-pukul menggunakan palu. Sotong Pangkong biasanya dinikmati dengan tambahan sambal cair pedas yang dibuat dengan ulekan kacang tanah. Biasanya disiapkan dua pilihan sambal kacang. Ada sambal kacang yang memiliki rasa asam manis dan campuran ebi dihaluskan yang dicampur asam cuka, sehingga terasa pedas. Jika Anda termasuk ke dalam pecinta makanan pedas, maka Sotong Pangkong dapat dicelupkan ke dalam sambal yang pedas.
0002
Sotong Pangkong
Sumber: http://kamimau.com/pojokkalbar/sotong-pangkong-dibanjiri-pembeli/
  1. Pengkang (Pontianak, Kalimantan Barat)
Pengkang berbahan dasar beras ketan dan udang ebi kering. Pengkang biasanya berbentuk segitiga dan dibungkus dengan daun pisang. Proses memasak pengkang adalah beras ketan dimasak dengan santan kemudian dibungkus daun pisang. Selanjutnya diisi ebi dan dijepit sebilah bambu dan dibakar di atas bara tempurung kelapa. Pengkang mirip dengan lemper ayam, tetapi asap dari tempurung kelapa pada proses memasak, daun pisang yang terbakar, dan rasa udang kering membedakannya dari lemper ayam. Pengkang biasanya disajikan dengan sate dan sambal kepah, yaitu semacam kerang yang banyak ditemukan di hutan mangrove di Kalimantan Barat.
Pongkang
Sumber: https://merahputih.com/post/read/pengkang-lemper-ala-kalimantan-barat-super-enak
  1. Gohu Ikan (Maluku)
Gohu ikan berbahan dasar daging ikan tuna. Daging ikan tuna dipotong kecil-kecil dan diberi perasan lemon serta garam. Irisan daging tersebut kemudian dicampur dengan cincangan daun kemangi. Selanjutnya olahan ini dicampur dengan tumisan cabe rawit, bawang merah, minyak kelapa, dan tumbukan kasar dari kacang tanah goreng. Hidangan ini sering dijuluki sashimi-nya Ternate.
0004
Gohu Ikan
Sumber: https://www.kulinerindonesia.web.id/ikan-gohu/
  1. Gulai Ikan Patin (Jambi)
Gulai ikan patin khas Jambi adalah ikan patin yang dimasak menggunakan tempoyak dan bumbu lainnya. Tempoyak adalah daging buah durian yang telah difermentasi. Bumbu lain yang digunakan dalam pembuatan gulai ikan patin ini adalah cabai merah, lengkuas, serai, kunyit, bawang putih, dan bawang merah. Namun, ada juga yang mengganti tempoyak dengan santan kelapa. Hal ini bertujuan untuk menghindari bau dan rasa tempoyak yang cukup menyengat.
0005
Gulai Ikan Patin
Sumber: https://resepnusantara.id/resep-gulai-patin-khas-jambi/
  1. Brekecek (Cilacap, Jawa Tengah)
Brekecek adalah olahan seafood yang berbahan dasar kepala ikan laut. Brekecek identik dengan kepala ikan Jahan yang dalam bahasa Banyumasan disebut dengan Pathak Jahan. Brekecek adalah gabungan dari kata brek dan dikecek-kecek. Arti Brekecek dalam bahasa orang Cilacap adalah diletakkan (brek) dan dicampur-campur (dikecek-kecek). Dalam proses pembuatannya, kepala ikan dipotong-potong lalu dimasak dicampur (dikecek) dengan bumbu khusus sehingga bumbunya meresap. Brekecek memiliki cita rasa gurih, manis, dan pedas pada kuah yang meresap ke dalam daging.
Brekecek
Sumber: https://resepmasakandapurindonesia.blogspot.com/2017/03/brekecek-ikan-kembung-by-rose-shanty.html
  1. Otak-otak (Kepulauan Riau)
Otak-otak adalah salah satu olahan seafood yang sudah tidak asing di telinga. Otak-otak ialah makanan khas di Kepulauan Riau. Adonan otak-otak terdiri dari ikan tenggiri, tepung sagu, dan bumbu. Bumbu yang digunakan untuk membuat otak-otak adalah bawang merah, bawang putih, cabe kering, cabe rawit, jahe, kunyit, dan daun jeruk. Bumbu tersebut dihaluskan dan dicampur dengan daging ikan yang dicincang halus. Otak-otak bisa disajikan dengan saus kacang. Otak-otak khas Kepulauan Riau yang berwarna merah memiliki cita rasa pedas dan gurih. Namun, bagi Anda yang tidak terlalu menyukai pedas, anda dapat mencoba otak-otak putih. Otak-otak ini akan dibungkus dengan daun kelapa dan dibakar dengan bara api.
Otak-otak
Sumber: https://www.batamnews.co.id/berita-1720-ini-jenis-otakotak-paling-digemari-di-mamma-otakotak-batam.html
  1. Pempek (Palembang, Sumatera Selatan)
Selain otak-otak, pempel termasuk olahan seafood yang sudah sangat dikenal masyarakat luas. Olahan ini terbuat dari ikan dan tepung sagu. Pempek atau empek-empek biasanya menggunakan ikan tenggiri. Pempek sebenarnya tidak hanya berasal dari Palembang. Hampir semua daerah di Sumatera Selatan memproduksi pempek. Ada beberapa jenis pempek, yaitu pempek kapal selam yang berisi telur ayam dan digoreng dalam minyak panas. Selain itu ada juga pempek lenjer, pempek bulat (ada’an), pempek kulit ikan, pempek pistel (berisi irisan papaya muda rebus yang ditumis dan dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek keriting.
Pempek
Sumber: https://pempeksulthan.com/category/blog/page/13/
Pempek biasanya disajikan dengan kuah saus berwarna hitam kecokelatan. Kuah tersebut adalah cukka atau cuko dalam bahasa Palembang. Cuko  dibuat dari air, gula merah, ebi atau udang kering, cabai rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Cuko dibuat pedas oleh masyarakat asli Palembang untuk menambah nafsu makan. Seiring dengan banyaknya pendatang yang masuk dari luar Pulau Sumatera, saat ini banyak ditemukan cuko dengan rasa manis bagi yang tidak menyukai pedas.
  1. Seruit (Lampung)
Seruit adalah olahan hasil laut khas Lampung. Seruit berasal dari kata nyeruit yang berarti dilakukan bersama-sama. Ini menunjukkan nilai kebersamaan yang tinggi yang dimiliki oleh masyarakat Lampung. Seruit adalah makanan pokok bagi masyarakat Lampung Pepaduan. Seruit merupakan masakan ikan yang diolah dengan cara digoreng atau dibakar dengan dicampur sambal terasi, tempoyak atau manga. Jenis ikan yang biasanya digunakan adalah ikan sungai seperti belide, baung, dan layis.
Seruit
Sumber: https://lensapena.id/2018/06/24/seruit-kuliner-pokok-pesta-adat-lampung/HEBOH
  1. Sate Bandeng (Banten)
Sate Bandeng adalah makanan khas Banten. Daging Sate Bandeng empuk dan tidak bertulang. Ikan bandeng dihilangkan durinya dan dagingnya dibumbui. Setelah daging dibumbui, daging tersebut dimasukkan kembali ke kulitnya lalu ditusuk atau dijepit tusukan tangkai bambu. Seperti halnya sate, Sate Bandeng juga dibakar di atas bara arang. Olahan ini biasanya dijadikan oleh-oleh khas Banten.
Sate Bandeng
Sumber: https://sensasimasakan.blogspot.com/2016/10/cara-membuat-sate-bandeng-khas-banten.html
  1. Sup Ikan Jantung Pisang (Palu, Sulawesi Tengah)
Sup Ikan Jantung Pisang adalah hiding khas Palu, Sulawesi Tengah. Makanan ini menggunakan ikan kakap sebagai bahan utamanya. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sup ini adalah daging ikan kakap dipotong kecil-kecil dan dibaluri dengan air jeruk nipis dan garam serta irisan jantung pisang dan tomat. Bumbu yang digunakan terdiri dari serai, bawang putih, bawang merah, cabai merah besar, seikat rempah daun (daun pandan, kemangi, dan kunyit). Sup Ikan ini memiliki citarasa asam dan pedas yang menyegarkan.
Sup Ikan Jantung Pedas
Sumber: https://pesona.travel/keajaiban/429/sup-ikan-jantung-pisang-asam-pedas-segar-di-lidah
Inilah penjelasan tentang 10 olahan seafood asli Indonesia. Jika Anda belum pernah menikmati olahan ini, maka Anda lebih baik segera mencobanya. Rasa olahan khas Indonesia ini dijamin membuat ketagihan. Selain rasanya yang khas, olahan seafood ini pastinya baik untuk kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba.

14 Olahan Bebek Asli Indonesia Ini Wajib Dicoba

Tidak hanya daging ayam, daging bebek pun banyak disukai. Harga daging bebek memang lebih mahal, tetapi rasa daging ini memang dijamin mantap. Indonesia memiliki banyak sekali jenis olahan bebek asli Indonesia yang wajib dicoba. Olahan bebek asli Indonesia memiliki cita rasa yang dijamin mantap. Kekayaan rempah-rempah Indonesia menjadikan olahan bebek ini disukai banyak orang. Sepuluh olahan bebek asli Indonesia yang wajib dicoba diantaranya adalah: Continue reading “14 Olahan Bebek Asli Indonesia Ini Wajib Dicoba”

17 Jenis Masakan Ayam Tradisional Indonesia yang Buat Ketagihan

Jika kita berbicara mengenai kekayaan kuliner Indonesia, maka tidak akan ada habisnya. Kekayaan kuliner tersebut didukung oleh kekayaan rempah-rempah khas Indonesia. Paduan berbagai olahan rempah-rempah ini pastinya akan menambah kenikmatan masakan ayam tradisional Indonesia. Continue reading “17 Jenis Masakan Ayam Tradisional Indonesia yang Buat Ketagihan”

13 Kopi Terbaik di Indonesia yang Mendunia

Kopi adalah minuman yang tidak pernah lekang oleh zaman. Keberadaan kopi sudah ada sejak zaman dahulu hingga saat ini. Budaya minum kopi pun menjadi gaya hidup yang tidak pernah ketinggalan zaman. Indonesia memiliki berbagai macam jenis kopi lokal. Kopi terbaik di Indonesia tidak hanya terkenal di Indonesia, tetapi juga di tingkat dunia. Pada artikel kali ini akan dibahas 13 kopi terbaik di Indonesia yang mendunia.
  1. Kopi Luwak
Kopi Luwak termasuk dalam kopi termahal di dunia. Proses fermentasinya yang unik yang dilakukan dalam tubuh hewan luwak menjadikan kopi ini memiliki cita rasa yang khas. Meskipun proses fermentasinya dilakukan dalam tubuh hewan luwak, tetapi kopi ini aman untuk dikonsumsi.
Kopi Luwak
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/bali-specialty-coffee-feces-beans-civet-467425313
Keberadaan Kopi Luwak berkaitan erat dengan sejarah budidaya tanaman kopi di Indonesia. Belanda melarang para pekerja perkebunan pribumi untuk memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi. Namun, pekerja pribumi tetap ingin merasakan kopi tersebut. Akhirnya mereka menemukan bahwa ada sejenis musang yang sangat senang memakan buah kopi. Musang tersebut hanya memakan daging buahnya, sedangkan kulit ari dan biji kopinya tidak tercerna dan masih utuh. Biji kopi ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, dan ditumbuk serta diseduh dengan air panas. Terciptalah Kopi Luwak yang memiliki cita rasa yang sangat nikmat. Kabar mengenai Kopi Luwak pun tersebar di kalangan warga Belanda, sehingga kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda.
  1. Kopi Toraja
Selain Kopi Luwak, Kopi Toraja juga sudah mendunia. Kopi ini digemari masyarakat Jepang dan Amerika. Kopi ini memiliki rasa khas seperti tanah dan hutan dikarenakan proses pembuatannya langsung dilakukan setelah biji kopi dipetik.
Kopi Toraja
Sumber: http://www.asliindonesia.net/wp-content/uploads/2016/10/Kopi-Toraja.jpg
Kopi Toraja memiliki kandungan asam rendah. Setelah menyeruput kopi ini, rasa pahit kopi akan menghilang. Ada dua jenis Kopi Toraja, yaitu Kopi Toraja Robusta dan Kopi Toraja Arabika.
  1. Kopi Gayo
Kopi Gayo berasal dari daerah dataran tinggi Gayo di Aceh. Kopi Gayo beberapa kali meraih penghargaan sebagai kopi terbaik di dunia. Hal itu karena kopi ini memiliki aroma dan kenikmatan yang khas apabila di test rasa dan aroma di daerah Gayo hampir memiliki cita rasa kopi yang ada di seluruh dunia. Amerika Serikat dan Uni Eropa menjadi negara tujuan terbesar ekspor Kopi Gayo.
Kopi Gayo
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/minuman/ie7ev9-jual-rich-coffee-kopi-gayo-aceh-arabika-kopi-arabica-gayo-fresh-coffee
Kopi Gayo memiliki tekstur lebih encer atau tidak terlalu pekat dengan tingkat keasaman yang seimbang. Masyarakat Aceh memiliki cara unik dalam menyajikan kopi ini. Kopi ini tidak diseduh, tetapi kopi dan air direbus dalam panci sampai mendidih. Kemudian dituangkan ke dalam gelas berisi susu dan gula.
  1. Kopi Java
Kopi Java atau Kopi Jawa termasuk ke dalam jenis kopi Arabika. Kopi ini juga sangat terkenal di dunia. Produksinya dimulai oleh pemerintahan kolonial Belanda pada abad ke-17 dan masih menjadi salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia.
Kopi Java
Sumber: https://www.tokopedia.com/coffindoretail/kopi-coffee-coffindo-nusantara-java-100gr-powder-premium-caramel-jawa
Biji kopi ini ditanam di Kawah Ijen pada ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Kopi ini memiliki perpaduan rasa yang pedas dan manis. Kekentalan dan keasamannya berada pada tingkat medium, sehingga cita rasanya seimbang.
  1. Kopi Sidikalang
Kopi Sidikalang adalah salah satu kopi Arabika Indonesia yang sudah mendunia. Kopi ini sering dibandingkan dengan kopi kualitas Brazil. Kopi Sidikalang ditanam di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara yang merupakan dataran tinggi vulkanis. Kondis tanahnya yang mengandung banyak kekayaan mineral, menjadikan kopi ini memiliki rasa yang unik.
Kopi Sidikalang
Sumber: https://www.jualo.com/rumah-tangga-dapur/iklan-kopi-sidikalang-arabica-premium-250gr-biji
  1. Kopi Lintong Sumatera
Salah satu pulau di Indonesia yang bisa memproduksi biji kopi terbaik adalah Sumatera. Dataran tinggi di Sumatera, yaitu Kabupaten Lintong Nihuta, mampu menghasilkan biji kopi yang istimewa. Kopi ini dikenal sebagai Sumatera Blue Lintong, Sumatera Lintong Mandheling, Blue Batak, hingga Sumatera Bean Coffe di kawasan mancanegara.
Kopi Lintong Sumatera
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/minuman/g0lekc-jual-nata-kopi-lintong-sumatera-blue-batak-arabika-biji-dan-bubuk-250gr
Kopi Lintong memiliki perpaduan rasa pedas dan bau rempah-rempah. Kopi ini memiliki kekentalan yang baik dan keasaman seimbang. Kopi Arabika Lintong merupakan salah satu dari tiga brand kopi Arabika terkenal dunia yang ditanam di Pulu Sumatera.
  1. Kopi Wamena
Tidak hanya Pulau Sumatera, pulau di ujung timur Indonesia juga memiliki kopi yang sudah terkenal di mancanegara. Pulau Papua mampu menghasilakan kopi dengan cita rasa luar biasa yang dikenal dengan nama Kopi Wamena. Kopi ini mempunyai aroma yang ringan dan ciri khas harum di setiap biji kopinya.
Kopi Wamena
Sumber: https://www.tokopedia.com/primitivecoffee/kopi-papua-wamena-arabica-250gr-grade-1-premium
Kopi Wamena memiliki rasa yang original dan ringan tanpa ampas. Kopi ini tidak meninggalkan rasa asam di lidah. Hal itu disebabkan karena para petani Wamena masih menggunakan bahan-bahan organik untuk tanaman kopi mereka.
  1. Kopi Kintamani
Bali sangat terkenal dengan pesona wisatanya. Selain itu, Pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau Dewata ini juga menjadi penghasil kopi terbaik di dunia. Kopi Kintamani Bali memiliki cita rasa khas yang berbeda dengan kopi lainnya.
Kopi Kintamani
Sumber: https://www.blibli.com/p/sentra-kopi-bali-kintamani-arabica-kopi-bubuk-arabika-ground-coffee-200-g/pc–MTA-1446323?ds=SEK-60022-00005-00001
Kopi Kintamani bercita rasa keasaman denga rasa segar yang unik. Sistem penanaman tanaman kopi yang bercampur dengan sayuran menyebabkan Kopi Kintamani bercita rasa unik. Kopi ini cocok bagi penyuka kopi yang segar dan asam.
  1. Kopi Lanang
Kata lanang dalam Bahasa Jawa berarti laki-laki. Kopi ini dinamakan kopi lanang karena berbentuk bulat, tunggal, dan tidak memiliki belahan tengah seperti pada biji kopi pada umumnya. Kopi ini sangat populer di zaman Pemerintahan Belanda
Kopi Lanang
Sumber: https://kotaikan.blogspot.com/2010/09/ngantuk-banget-malam-inipadahal-sudah.html
Kopi ini salah satu manfaatnya adalah menambah vitalitas pria. Kopi Lanang terdiri dari dua jenis, yaitu Kopi Lanang Robusta dan Kopi Lanang Arabika. Anda perlu mencoba untuk merasakan khasiatnya.
  1. Kopi Flores Bajawa
Selain Bali, Flores juga diketahui memiliki keindahan yang menawan.  Flores juga memiliki kopi khas yang berada di dataran Ngada di Nusa Tenggara Timut. Kopi Flores tumbuh subur karena abu vulkanik dari letusan gunung berapi.
Kopi Flores Bajawa
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/minuman/5lhcee-jual-kopi-flores-bajawa-250gr-grade-1-premium
Jenis kopi Flores adalah kopi Arabica. Kopi ini beraroma buah dan ada tambahan tembakau setelah meminumnya. Tingkat kekentalannya cukup pekat, tetapi memiliki tingkat keasaman yang rendah. Amerika menjadi negara tujuan Kopi Arabika dari kawasan Bajawa, Flores, Nusa Tenggara Timur ini.
  1. Kopi Temanggung
Temanggung terkenal dengan tembakaunya. Selain itu, Temanggung memiliki kopi yang sudah diekspor ke beberapa negara. Pasar ekspornya sudah mencapai ke negara-negara Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Aroma Kopi Temanggung cukup unik yaitu aroma tembakau dengan rasa pahit pekat dan mendominasi.
Kopi Temanggung
Sumber: https://www.tokopedia.com/kadjisusilokopi/kopi-robusta-temanggung-250-bubuk
  1. Kopi Preanger
Kopi Jawa ini sudah dikenal luas dan sudah ada sejak zaman Hindia Belanda. Kopi Preanger adalah Kopi Arabika yang ditanam di Priangan, daerah tanah Sunda. Kopi Java Preanger sudah terkenal hingga ke Eropa.
Kopi Preanger
Sumber: https://www.omiyago.com/omiyago-produk/549-kopi-java-preanger-omiyago-100gr.html
  1. Kopi Liberika
Kopi Liberika berasal dari Kepulauan Meranti. Kopi ini telah memperoleh sertifikasi Indikator Geografis (IG) serta dinyatakan sebagai salah satu hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI. Malaysia dan Singapura adalah dua negara tujuan ekspor terbesar dari Kopi Liberika.
Kopi Liberika
Sumber: https://www.tokopedia.com/upacayamarket/kopi-liberika-meranti-1
Penjelasan mengenai 13 kopi terbaik di Indonesia yang mendunia semoga dapat membuat kita bangga akan kekayaan negara Indonesia. Apabila Anda belum pernah merasakan nikmatnya meminum kopi-kopi tersebut, ada baiknya untuk mencoba kopi-kopi tersebut. Selamat mencoba.

Dijamin Ketagihan: 10 Soto Khas Nusantara

Soto cocok dijadikan menu sarapan pagi. Soto juga cocok disantap saat hari dingin karena dapat menghangatkan tubuh. Makanan ini sudah menjadi makanan yang sangat merakyat. Indonesia memilki kekayaan makanan yang tidak ada habisnya. Kita dapat menemukan berbagai macam soto dengan ciri khas daerahnya. Artikel ini akan membahas tentang 10 soto khas Nusantara.
  1. Soto Betawi
Soto Betawi ini mungkin paling populer. Soto ini memiliki kuah santan yang ditambahkan susu, sehingga rasa kuahnya pun gurih. Racikan dari bumbu seperti pala, cengkeh, dan kapulaga membuat aroma soto ini sangat khas.
Soto Betawi
Sumber:
https://tasteofindonesiablog.wordpress.com/2016/12/09/betawi-101/
Menu pelengkap untuk makan Soto Betawi biasanya irisan daging, paru, emping dan acar mentimun. Selain itu, ada jeroan, mata, dan hati. Soto Betawi tidak hanya ada di Betawi. Makanan ini sudah bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
  1. Soto Lamongan
Selain Soto Betawi, Soto Lamongan cukup terkenal di kalangan masyarakat. Soto Lamongan banyak dijual di warung pinggir jalan ataupun rumah makan. Soto ini memiliki rasa kuah yang gurih dan menyegarkan. Rasa tersebut didapatkan dari racikan bumbu-bumbu seperti jahe, ketumbar, merica, dan kemiri.
Soto Lamongan
Sumber: http://preciousofindonesia.blogspot.com/2013/09/soto-ayam-lamongan-indonesia.html
Kuah Soto Lamongan berwarna bening kekuningan. Warna kuning diperoleh dari kunyit. Soto Lamongan berisi suwiran ayam yang dilengkapi dengan irisan kubis, taoge, soun, dan telur rebus. Selain itu, bisa ditambahkan kecap dan sambal rawit saat disantap untuk memperkaya rasa.
  1. Soto Kudus
Sesuai dengan namanya, Soto Kudus berasal dari Kudus. Soto ini juga tak kalah populer dengan dua soto yang telah dijelaskan sebelumnya. Berbeda dengan Soto Madura dan Soto Lamongan, Soto Kudus menggunakan bumbu yang sedikit lebih manis. Rasa manis diperoleh dari penggunaan sedikit kecap pada pembuatannya.
Soto Kudus
Sumber: http://www.reseptante.com/2016/01/resep-cara-membuat-soto-kudus-asli.html
Soto Kudus berisi suwiran ayam dan taoge. Terkadang daging yang digunakan adalah daging kerbau. Soto ini memiliki kuah yang lebih bening dibanding soto lainnya. Biasanya soto disajikan dalam mangkuk kecil. Seperti pada nasi pindang, Soto Kudus tidak ada yang menggunakan daging sapi. Sapi adalah hewan yang dianggap suci oleh pemeluk agama Hindu. Sunan Kudus menganjurkan untuk tidak menyembelih sapi dalam rangka penghormatan umat Islam terhadap pemeluk agama Hindu di Kudus pada saat itu. Namun, budaya tersebut masih terus berlanjut hingga saat ini.
  1. Soto Padang
Soto padang berkuah kaldu sapi sehingga rasanya gurih. Soto ini berisi irisan daging sapi yang digoreng kering, bihun, dan perkedel kentang. Ciri khasnya adalah kerupuk berwarna merah jambu sebagai pelengkap.  Soto juga disajikan bersama dengan irisan tomat dan irisan jeruk nipis untuk menambah kelezatannya. Soto Padang cocok dihidangkan dan disantap pada saat masih panas.
Soto Padang
Sumber: https://catering.puncak.net/resep-soto-padang-cara-membuat-soto-padang-yang-enak-dan-mudah/
  1. Soto Madura
Madura tidak hanya dikenal dengan Sate Maduranya. Madura juga dikenal dengan hidangan Soto Madura. Soto ini berbahan dasar daging sapi, telur rebus, kentang goreng, dan tauge. Bumbu yang dibutuhkan adalah ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, kunir, laos, jeruk purut, kemiri, dan garam. Penggunaan kemiri menyebabkan warna kuah soto menjadi keruh meskipun tanpa tambahan santan.
Soto Madura
Sumber: https://resepkueresepmasakan.blogspot.com/2012/06/resep-soto-madura-soto-sulung.html
Soto Madura memiliki beberapa variasi yang tergantung darimana soto tersebut berasal, yaitu:
  • Soto Sumenep disajikan dengan singkong, tauge goreng, bihun, bawang daun, bawang goreng, daging atau usus sapi, dan lontong.
  • Soto Pamekasan berisi kentang rebus, perkedel kentang, tauge, daging sapi atau ayam, soun, dan lontong. Kaldu bening soto dihasilkan dari racikan merica dan bawang putih. Soto ini biasanya disajikan dengan bawang goreng, daun seledri, rempeyek, dan bakwan jagung.
  • Soto Bangkalan menggunakan tauge, soun, daging sapi atau ayam, dan terkadang jeroan. Soto ini disajikan dengan taburan kentang goreng dan kuah kuning hasil racikan kunyit dan jahe.
  1. Soto Bandung
Soto Bandung berasal dari Bandung, Jawa Barat. Soto ini hampir sama dengan soto lainnya. Namun, yang membedakan soto ini dengan soto lainnya adalah tambahan irisan lobak, tomat, dan kacang kedelai goreng di dalamnya.
Soto Bandung
Sumber: https://makananoleholeh.com/makanan-khas-sunda/
Soto Bandung berkuah bening. Pada saat proses memasak tidak menggunakan santan. Soto ini biasanya disantap dengan nasi dan kerupuk
  1. Soto Banjar
Soto Banjar adalah makanan khas Banjar, Kalimantan Selatan. Bahan utamanya adalah daging ayam yang disuwir-suwir dengan tambahan perkedel atau kentang rebus, telur rebus, dan ketupat. Aroma harum tercium dari soto ini hasil racikan kayu manis, biji pala, dan cengkeh.
Soto Banjar
Sumber: http://www.femina.co.id/ayam-bebek/resep-soto-banjar-
Soto Banjar tidak menggunakan kunyit, tetapi hanya menggunakan bawang merah, bawang putih, dan merica. Soto Banjar biasanya dihidangkan dengan sate ayam sebagai menu pendamping. Soto Banjar juga disebut nasi sop saat disiramkan ke sepiring nasi.
  1. Soto Lenthok
Yogyakarta selain dikenal sebagai Kota Pelajar, daerah ini juga kaya akan kuliner. Anda mungkin akan menyebut Gudeg apabila ditanyakan mengenai makanan khas Yogyakarta. Yogya juga memiliki soto khas yang bernama Soto Lenthok.
Soto Lenthok
Sumber: https://www.theboxsceneproject.org/resep-soto-lenthok-khas-yogyakarta/
Soto Lenthok bisa ditemui di warung pinggir jalan atau rumah makan di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  Soto Lenthok adalah soto ayam dengan tambahan lenthok. Lenthok dibuat menggunakan singkong yang sudah dikupas dan direbus. Singkong kemudian ditumbuk dengan dibumbui garam, bawang, dan merica. Adonan kemudian dibuat bulat seperti bola. Bola-bola singkong dicelupkan ke dalam tepung terigu encer yang dicampur telur untuk kemudain digoreng Soto ini biasanya disajikan dengan nasi. Soto ini sangat nikmat disantap selagi hangat.
  1. Soto Medan
Soto Medan adalah salah satu variasi soto khas Nusantara yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Soto ini menggunakan daging ayam sebagai bahan dasar. Kuah Soto Medan berwarna kuning karena kunyit yang ditambahkan saat proses memasak. Kuah soto ini juga menggunakan santan, sehingga bertekstur kental dan kuning pekat.
Soto Medan
Sumber: http://www.lestariweb.com/ResepImages/SotoMedan.jpg
Soto Medan disajikan bersama dengan emping, potongan kentang rebus, irisan telur, dan taburan bawang merah goreng. Soto Medan memiliki nuansa seperti kari, karena 3 bahan utama untuk bumbu kari yaitu kayu manis, ketumbar, dan jintan ada dalam bumbu Soto Medan. Namun, bukan berarti bahwa Soto Medan sama dengan kari.
  1. Soto Mie Bogor
Sesuai dengan namanya, Soto Mie Bogor adalah campuran dari soto dan mie. Soto ini berisi daging sapi, kikil, usus, urat, babat, risol, kentang atau lobak rebus, mie kuning, tomat, dan kubis. Setelah itu soto akan ditaburi dengan daun bawang dan seledri. Emping melinjo menjadi pilihan tepat untuk melengkapi kenikmatan Soto Mie Bogor.
Soto Mie Bogor
Sumber: http://resepcaramemasak.info/wp-content/uploads/2015/11/resep-soto-mie.jpg
Kuah Soto Mie Bogor berwaran kemerahan karena campuran cabai merah di dalam bumbunya. Campuran cabai rawit dan cuka membuat rasanya semakin pedas. Potongan jeruk limau juga menambah kesegaran soto ini. Berikut adalah penjelasan dari 10 soto khas Nusantara. Anda tidak perlu datang ke daerah asal soto-soto tersebut. Pada umumnya soto tersebut sudah dapat dinikmati tanpa harus mendatangi daerah asalnya. Selamat mencoba.

9 Sate dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Wajib Dicoba

Siapa yang tak kenal dengan sate? Makanan satu ini memiliki banyak penggemar selain bakso. Sate tidak hanya disukai oleh masyarakat Indonesia, tetapi wisatawan asing juga menyukai jenis makanan ini. Continue reading “9 Sate dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Wajib Dicoba”

10 Nasi Asli Indonesia Penggugah Selera

Orang Indonesia akan berkata bahwa mereka belum makan apabila belum makan nasi. Nasi merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Menu nasi adalah menu yang wajib ada di setiap rumah makan. Indonesia memiliki berbagai macam jenis nasi. Setiap daerah di Indonesia memiliki jenis makanan nasi yang sering menjadi khas daerah tersebut. Pada artikel ini, penulis akan membahas 10 nasi asli Indonesia penggugah selera. Berikut 10 nasi asli Indonesia penggugah selera tersebut:
  1. Nasi Padang
Nasi Padang adalah nasi yang disajikan dengan berbagai macam lauk pauk khas Indonesia khususnya daerah Sumatera Barat. Padang adalah ibu kota Provinsi Sumatera Barat. Meskipun nasi ini berasal dari wilayah Sumatera Barat, tetapi kita dapat menemui nasi ini di seluruh wilayah di Indonesia.  
Nasi Padang
Sumber: https://media.travelingyuk.com/wp-content/uploads/2018/03/Rekomendasi-Empat-Nasi-Padang-Enak-Si-Makanan-Sejuta-Umat-di-Malang-cover.jpg
Nasi Padang biasanya disajikan dengan rendang, dendeng, ayam goreng, ayam bakar, telur goreng, semur jengkol, tempe, tahu, sambel serta menu lainnya. Selain itu, Nasi Padang juga disajikan dengan beraneka macam balado seperti balado terong, ayam, telur, dan lain-lain. Nasi ini cocok untuk penyuka makanan pedas dan berbumbu kuat.
  1. Nasi Jamblang
Nasi Jamblang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Nasi Jamblang atau Sega Jamblang (Sega berarti nasi dalam Bahasa Cirebon) berasal dari salah satu wilayah di Kabupaten Cirebon, wilayah tersebut bernama Jamblang. Ciri khas utama dari nasi ini adalah alas makan yang digunakan, yaitu daun jati atau godong jati. Daun jati inilah yang katanya membuat nasi ini terasa lebih nikmat.
Nasi Jamblang
Sumber: https://resepdanmasakan.com/wp-content/uploads/2016/08/Resep-Membuat-Nasi-Jamblang-Khas-Cirebon.jpg
Nasi Jamblang disajikan dengan lauk pauk khas Cirebon. Lauk pauk tersebut adalah tahu goreng, tempe goreng, paru-paru (pusu), semur hati atau daging, perkedel kentang, sate kentang, telur dadar atau telur goreng, telur masak sambel goreng, semur ikan, ikan asin, sambal goreng khas Jamblang, dan menu lainnya. Seperti halnya Nasi Padang, Nasi Jamblang juga tidak hanya bisa ditemukan di wilayah Cirebon. Nasi ini dapat ditemui di beberapa wilayah lain di Indonesia seperti Jakarta ataupun kota lainnya di Jawa Barat.
  1. Nasi Uduk
Nasi Uduk adalah nasi yang diaron dan dikukus dengan santan dan juga bumbu memiliki rasa yang gurih. Nasi Uduk berasal dari Betawi. Nasi ini pertama kali dijual di Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Namun, saat ini nasi uduk dapat ditemui di berbagai kota di Indonesia.
Nasi Uduk
Sumber: https://merahputih.com/media/2016/09/19/LtE3KInfCG1474271363.jpg
Nasi uduk biasanya dilahap bersama dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar yang sudah diiris-iris, abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun, dan sambal kacang. Menu Nasi Uduk dijual pada pagi hari sebagai menu sarapan pagi. Pada malam hari biasanya Nasi Uduk dijual oleh warung makan penjual ayam bakar/ goreng, bebek goreng, ikan bakar/ goreng, serta menu sejenis lainnya.
  1. Nasi Godog
Nasi Godog atau Sego Godog (Sego adalah nasi dalam Bahasa Jawa) merupakan makanan khas dari Magelang. Nasi Godog jika diartikan ke Bahasa Indonesia berarti nasi rebus. Sesuai dengan namanya, Nasi Godog adalah nasi yang sudah diberikan bumbu dan direbus dengan beberapa lauk lainnya seperti mie, ayam, dan telur. Selain itu, Nasi Godog juga disajikan dengan sayuran seperti daun bawang, seledri, dan kol.
Nasi Godog
Sumber: http://www.besttravelpictures.com/wp-content/gallery/magelang/Boiled-Rice.jpg
Sego godog sangat cocok disantap di malam hari atau pada saat udara dingin karena hujan. Nasi Godog disajikan dalam kondisi panas atau hangat sehingga bisa menghangatkan tubuh. Nasi Godog biasanya dijual di warung makan di pinggiran jalan.
  1. Nasi Pecel
Nasi pecel merupakan makanan yang menggunakan bumbu sambal kacang yang dicampur dengan aneka sayuran. Pecel dalam bahasa Jawa berarti tumbuk atau dihancurkan dengan cara ditumbuk.  Namun, belum diketahui secara pasti darimana kata pecel berasal.
Nasi Pecel
Sumber: https://media.travelingyuk.com/wp-content/uploads/2017/02/nasi-pecel-featured.jpg
Sayuran yang biasanya digunakan adalah kacang panjang, daun singkong, taoge, mentimun, dan daun kemangi. Sambal pecel disiramkan di atas nasi yang telah diberi tambahan sayur-sayuran yang sudah direbus. Sambal pecel terbuat dari campuran kencur, gula merah, garam, cabai, kecombrang, daun jeruk purut, dan kacang tanah sangrai yang ditumbuk atau diulek. Beberapa daerah menambahkan daun bawang dan asam jawa ke dalam campuran air hangat saat mencairkan sambal pecel. Pecel Madiun adalah jenis nasi pecel yang paling terkenal di Indonesia. Nasi pecel banyak ditemui dan populer di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
  1. Nasi Goreng
Indonesia memiliki berbagai macam jenis nasi goreng. Menu nasi goreng biasanya dimakan saat sarapan pagi ataupun saat perut lapar di malam hari. Warung makan kaki lima hingga restoran kelas atas menyediakan menu ini.
Nasi Goreng
Sumber: https://cdns.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2018/10/25/95168/664xauto-cara-membuat-nasi-goreng-1810254.jpg
Nasi goreng biasanya dikombinasikan dengan telur mata sapi, ayam suwir, ati ampela, sosis, bakso, seafood, dan lainnya. Nasi goreng akan terasa lebih nikmat disantap saat masih panas atau hangat. Nasi goreng biasanya memiliki rasa gurih dan asin. Meskipun terkadang rasanya cenderung sedikit manis karena kecap yang ditambahkan pada saat proses memasak.
  1. Nasi Kuning
Sesuai dengan namanya, nasi kuning adalah nasi yang berwarna kuning. Warna kuning didapatkan dari kunyit yang ditambahkan saat proses memasak. Nasi kuning dimasak menggunakan kunyit dan rempah-rempah khas Indonesia.
Nasi Kuning
Sumber: http://sikuningmantan.com/assets/images/artikel/IMG_0825.JPG
Nasi Kuning biasanya disajikan dengan telur dadar yang sudah diiris-iris tipis, kering tempe, sambal goreng kentang, dan menu lainnya. Nasi kuning sangat cocok untuk menu sarapan pagi. Nasi kuning juga sering disajikan pada acara-acara khusus pada adat Jawa. Pada acara-acara khusus, nasi kuning biasanya dibuat tumpeng nasi kuning.
  1. Nasi Gandul
Nasi Gandul berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Nasi ini dinamakan Nasi Gandul karena pada awalnya para penjual Nasi Gandul menggunakan pikulan yang menggantung. Gandul berasal dari Bahasa Jawa yang bermakna menggantung.
Nasi Gandul
Sumber: http://makankeliling.com/wp-content/uploads/2015/09/nasi_gandul_pak_bo_featured-640×425.jpg
Nasi Gandul memiliki cara penyajian yang unik. Pada saat penyajian Nasi Gandul dialasi dengan daun pisang. Alat makan yang digunakan bukan menggunakan sendok, tetapi suru yaitu daun pisang yang dipotong memanjang dan dilipat dua sebagai pengganti sendok. Nasi Gandul berisi nasi putih yang ditambah dengan kuah gandul dan sedikit potongan daging sapi. Tambahan lauk lainnya yaitu tempe goreng, perkedel, telor bacem, daging sapi, dan jerohan sapi.
  1. Nasi Rawon
Nasi Rawon berasal dari Jawa Timur. Nasi rawon adalah nasi putih yang disajikan dengan sup daging berkuah hitam sebagai campuran bumbu khas yang mengandung kluwek. Ada berbagai macam jenis nasi rawon. Nasi rawon Surabaya merupakan jenis nasi rawon yang paling populer.
Nasi Rawon
Sumber: https://www.wisatakuliner.com/wisatakuliner/wp-content/uploads/2017/06/Rawon-Bik-Atik-696×418.jpg
  1. Nasi Pindang
Nasi Pindang berasal dari Kudus, Jawa Tengah. Nasi Pindang adalah nasi putih yang disajikan dengan kuah pindang dan daun melinjo. Nasi Pindang dahulu disajikan pada acara-acara khusus, tetapi saat ini Nasi Pindang dijual oleh para pedagang kaki lima hingga restoran mewah.
Nasi Pindang
Sumber: https://jejakuliner.com/wp-content/uploads/2018/10/Nasi-Pindang-e1501871573194-2.jpg
Nasi Pindang aslinya menggunakan daging kerbau, karena ada larangan menyembelih sapi di Kudus. Namun, semakin berkembangnya waktu Nasi Pindang yang dijual di luar Kudus menggunakan sapi dan ayam. Perbedaan Nasi Pindang dengan Nasi Rawon adalah Nasi Pindang menggunakan daun melinjo sedangan Nasi Rawon menggunakan tauge. Berikut ada 10 nasi asli Indonesia penggugah selera. Apabila teman-teman belum pernah mencoba makanan tersebut, maka teman-teman wajib mencobanya. Karena rasa dari 10 menu nasi tersebut memang sangat menggugah selera. Selamat mencoba!