14 Jajanan Khas Sulawesi Barat yang Masih Eksis

Ada berbagai macam jajanan khas Sulawesi Barat yang masih eksis hingga kini. Jajanan-jajanan tersebut menggambarkan kekayaan kuliner Indonesia. Lalu, apa sajakah jajanan khas Sulawesi Barat tersebut. Jajanan khas Sulawesi Barat yang masih eksis hingga kini diantaranya adalah:
  1. Kue Cucur
Kue cucur adalah hidangan khas Mamuju (Sulawesi Barat) yang paling populer.hidangan ini berbentuk bulat pipih dan bercita rasa manis. Kue cucur terbuat dari campuran tepung beras dan gula merah yang digoreng dengan minyak kelapa khas Mandar. Adonan tersebut dimasukkan ke dalam wajan dengan sendok sayur supaya dihasilkan bentuk yang bulat.
Kue Cucur
Sumber: http://sayidatinauun.blogspot.com/2018/01/kue-cucur-khas-banten.html
  1. Apang
Apang terbuat dari tepung beras yang sebelumnya dikukus dalam cetakan. Kue ini dulunya dicampur dengan tuak manis agar adonannya mengembang dengan sempurna. Namun, saat ini adonan dibuat mengembang dengan menggunakan baking powder saja. Kue khas Mandar ini sering disajikan dengan taburan kelapa dan cocok menjadi teman minum kopi saat bersantai.
Apang
Sumber: https://www.tokopedia.com/blog/travel-makanan-khas-mamuju-sulawesi-barat/
  1. Sambusa
Sambusa adalah makanan khas Mamuju, yakni sejenis gorengan dengan isian olahan daging ikan yang lezat. Jika Anda mengenal Samosa dari India, maka tampilan Sambusa mirip dengan makanan dari India tersebut. Hal yang membedakan adalah isiannya. Samosa berisi kentnag rebus dan bumbu rempah-rempah, sedangkan sambusa berisi daging ikan tuna yang dicampur daun bawang.
Sambusa
Sumber: https://resepnusantara.id/samosa-khas-sulawesi-barat/
Tekstur sambusa sangat renyah saat digigit. Isian olahan daging ikannya pun menjadi perpaduan sempurna yang membuat jajanan ini masih eksis. Sambusa sangat populer dan menjadi pilihan favorit wisatawan saat berkunjung ke Kota Mamuju dan sekitarnya.
  1. Jepa
Jepa adalah jajanan khas Sulawesi Barat yang berbentuk bulat pipih. Makanan ini terbuat dari sagu ataupun singkong. Pada bagian tengahnya diperkaya rasa manis dari gula aren.
Jepa
Sumber: https://www.pesonamandar.com/2017/08/jepa-makanan-khas-suku-mandar-sulawesi.html
Jepa berwarna putih kecokelatan dengan aroma singkong bakar yang khas. Tekstur makanan khas Mandar ini mirip seperti roti. Jepa sering dimakan bersama ikan teru, bau tuing-tuing, dan cumi. Jepa pun dianggap sebagai sumber kalori yang tinggi dan praktis bagi pelaut. Jepa kering memudahkan penyimpanan dan lebih awet dibandingkan nasi.
  1. Roti Pawa
Roti pawa ini sekilas mirip dengan bakpau. Cara memasaknya pun sama, yaitu dengan cara dikukus. Namun, roti pawa menggunakan campuran tepung terigu dan tepung beras.
Roti Pawa
Sumber: http://www.tokomesin.com/cara-membuat-roti-pawa-yang-lembut-dan-enak.html
Isiannya terbilang unik, yakni olahan kacang halus yang dicampur gula merah dan gula pasir. Roti ini berwarna kuning gading. Roti pawa saat ini memiliki banyak varian rasa, seperti cokelat, kacang hijau, dan kelapa. Teksturnya yang empuk dan manisnya kacang dan gula merah menjadikan kue ini sangat menarik untuk dicoba.
  1. Paso
Paso adalah kuliner khas Manda yang berbentuk kerucut dan dibungkus dengan daun pisang. Paso berarti paku, yakni kue ini ujungnya berbentuk lancip. Paso terbuat dari tepung beras, santan, dan gula aren yang dicairkan. Adonan akan dimasukkan ke dalam cetakan daun pisang yang berbentuk seperti topi ulang tahun kerucut.
Paso
Sumber: http://kulinermakanannusantara.blogspot.com/2016/10/makanan-khas-sulawesi-barat.html
Adonan akan dikukus dalam panci dan dipasangi penyangga yang biasanya terbuat dari batang pisang. Jangan terlalu penuh dalam mengisi adonan ke dalam cetakan. Setelah matang, santan kental akan dituang ke atas paso. Biasanya ditambahkan sedikit garam untuk membuat rasanya lebih mantap.
  1. Bolu Paranggi
Jajanan tradisional satu ini sangat mudah ditemui di pasar-pasar tradisional di Sulawesi Barat, khususnya di daerah Mandar. Bolu berbentuk mangkok kecil ini terbuat dari adonan tepung terigu dan gula aren.
Bolu Paranggi
Sumber: http://hesti-myworkofart.blogspot.co.id/
Bentuk dan rasa legit dan manisnya sangat menggoda. Bolu paranggi sangat cocok dijadikan teman minum teh hangat ataupun kopi tubruk panas di sore hari saat bersantai. Jadi tidak heran jika jajanan tradisional ini masih eksis hingga sekaranf\g.
  1. Kue Kui Kui
Kue kui kui sekilas mirip dengan kue pukis, tetapi memiliki ukuran yang lebih panjang. Cita rasanya tidak jauh berbeda dengan kue pukis. Kue kui kui sangat terkenal dan mudah didapatkan di seluruh wilayah Sulawesi.
Kue Kui Kui
Sumber: https://resepnusantara.id/kue-kui-kui-khas-sulawesi-barat/
Kue ini dibuat dari adonan tepung beras, gula merah, dan parutan kelapa muda. Adonan tersebut akan dituang dalam cetakan yang sebeluumnya dipanaskan dengan menggunakan bara. Jadi penasaran kan bagaimana rasanya. Jangan lupa untuk mencicipi kue ini jika Anda berkunjung ke Sulawesi Barat.
  1. Tetu
Tetu sangat mudah ditemui di bulan Ramadhan. Jajanan ini memang menjadi menu berbuka puasa yang cukup digemari. Tetu disajikan di ata daun pandan yang berbentuk persegi panjang.
Tetu
Sumber: https://www.kabarmamuju.com/posts/view/8/kue-tetu-khas-mamuju-tetap-jadi-favorit.html
Jajanan khas Sulawesi Barat ini terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan gula aren dan gula pasir. Adonan kemudain diaduk bersama santan kelapa dan dikukus hingga matang. Sama seperti paso, tetu juga akan ditungakan santan kental yang dicampur sedikit garam saat sudah matang.
  1. Bikang
Bikang atau disebut juga serabi. Bikang adalah jajanan khas Sulawesi Barat yang cukup populer dana dapat ditemui dengan mudah di pasar-pasar tradisional di Sulawesi Barat. Jajanan ini terbuat dari tepung beras yang dituang ke cetakan tanah liat berbentuk bulat layaknya pizza.
Kue Bikang
Sumber: https://www.sumber.com/jalan-jalan-kuliner/sulawesi-barat/kuliner-sulawesi-barat/sumber/kue-bikang.html
Saat sudah matang, kue diebntuk menjadi segitiga. Bagian atasnya kenudain disiram dengan lelehan gula aren. Bikang memiliki bentuk unik dengan warna-warni yang cantik. Teksturnya yang empuk dan rasanya yang manis menjadikan bikang tetap eksis hingga kini.
  1. Golla Kambu
Golla kambu mirip seperti wajik dari Jawa. Namun, golla kambu memiliki rasa manis yang khas. Makanan ini terbuat dari adonan beras ketan, kelapa parut, kacang tanah yang sudah disangrai, dan gula merah. Adonan kemudian dibungkus dengan daun pisang.
Golla Kambu
Sumber: https://akuresep.blogspot.com/2016/06/resep-cara-membuat-golla-kambu-khas.html
Golla kambu memiliki tekstur yang berserat dan rasa manis yang khas. Jajanan khas ini sering menjadi incara para wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Barat. Harganya pun sangat terjangkau. Jadi, tidak heran kan jika makanan ini masih eksis hingga sekarang.
  1. Kalumpang
Ada kabar gembira bagi Anda para penggemar pizza. Pasalnya, Sulawesi Barat pun memiliki pizza lokal khas Mamuju yang bernama Kalumpang. Apabila Anda berada di Pulau Karampuang yang berada di Mamuju, jangan sampai Anda tidak mencicipi Kalumpang.
Kalumpang
Sumber: https://www.befreetour.com/id/read/pantang-pulang-sebelum-membawa-oleh-oleh-khas-mamuju
Pizza lokal khas Mamuju ini terbuat dari sagu, ubi, atau singkong. Isiannya bisa dikreasikan sesuai dengan selera. Namun, isian yang paling banyak ditemukan adalah yang berisi gula merah atau ikan. Teksturnya sangat unik, yakni sedikit lembut sehingga terasa seperti gandum yang mengeras atau disebut letto’ oleh orang Mamuju.
  1. Loko Anjoroi
Loko anjoroi merupakan makanan yang terbuat dari pisang rebus. Makanan ini dipercaya mampu meringankan sakit maag. Cara membuatnya adalah dengan merebus satu sisir pisang kapok atau pisang raja bersama kulitnya. Kemudian kupas dan masukkan ke dalam adonan santan dan diaduk. Rasanya yang manis dan gurih sangat cocok jika dimakan dengan sambal terasi.
Loko Anjoroi
Sumber: https://sportourism.id/food-and-drink/loka-anjoroi-cara-beda-menikmati-sensasi-kelezatan-kuliner-berbahan-dasar-pisang
  1. Tumpi-tumpi
Tumpi-tumpi sering juga disebut nugget khas Sulawesi Barat. Makanan ini terbuat dari daging ikan yang dihaluskan dan dicampur dengan parutan kelapa. Sajian ini biasanya menjadi hidangan wajib ketika perayaan-perayaan adat.
Tumpi Tumpi
Sumber: http://www.dapoeryuyu.com/2015/01/tumpi-tumpi-ikan-tongkol.html
Inilah jajanan khas Sulawesi Barat yang masih eksis hingga kini. Perpaduan bahan-bahan makanan yang digunakan menjadi makanan ini masih sangat digemari oleh warga lokal maupun wisatawan. Jangan lupa untuk mencoba maupun menjadikannya oleh-oleh saat berkunjung ke Sulawesi Barat. Semoga bermanfaat.

Jajanan Khas Kalimantan yang Wajib Dicoba (Bagian II)

Pada artikel jajanan khas Kalimantan bagian I telah disebutkan beberapa jajanan khas Kalimantan. Selain itu, ada juga jenis jajanan lainnya yang tidak kalah lezatnya. Lalu, apa sajakah jajanan tersebut? Jajanan khas Kalimantan yang wajib dicoba diantaranya adalah:
  1. Serabi ala Kutai Kertanegara (Kalimantan Timur)
Serabi mungkin dikenal sebagai makanan khas Jawa Barat. Makanan yang berbentuk bulat dan cembung ke atas juga ternyata ada di Kalimantan Timur. Serabi ala Kutai Kertanegara biasanya disebut serabai.
Serabai Ala Kutai Kartanegara
Sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/serabai-serabi-ala-kutai-kartanegara
Searabai adalah sejenis kue basah yang bentuknya mirip dengan serabi, tetapi lebih datar. Bentuknya lebih mirip panekuk atau kue dadar. Serabai juga terbuat dari tepung beras dengan bagian atas berwarna putih dan bagian bawah berwarna cokelat. Penyajiannya menggunakan selembar daun pisang dan ditaburi gula pasir untuk memperkaya cita rasanya.
  1. Pulut Nasi (Kalimantan Timur)
Pulut nasi adalah jajanan khas Kalimantan Timur yang berbahan dasar beras dan santan yang dibumbui sedikit garam. Santan yang digunakan ada dua jenis, yaitu santan kental dan encer. Sajian ini menjadi salah satu menu favorit sarapan masyarakat Kutai. Cita rasanya yang gurih dan pedas memberikan sensasi yang unik.
Pulut Nasi
Sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/pulut-nasi-menu-sarapan-bercita-rasa-gurih-pedas-dari-kutai
Pulut nasi penyajiannya dengan cara dibungkus daun pisang yang dilipat ke tengah dari kedua sisinya dan disematkan sebatang lidi kecil di bagian tengahnya. Isinya akan terlihat seperti lontong atau arem-arem saat bungkus daunnya dibuka. Pulut nasi sangat cocok disantap bersama sambal kacang. Penasaran kan bagaimana nikmatnya menyantap pulut nasi di pagi hari.
  1. Roti Pisang (Kalimantan Timur)
Roti pisang adalah kue basah khas Kalimantan Timur yang cukup menggoda selera. Jajanan ini bentuknya cukup menggemaskan, yakni berbentuk bulat pipih dengan diameter 10 cm dan ketebal 1 – 2 cm. Warnanya kekuningan dan disertai rasa manis yang khas.
Roti Pisang
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6237502-roti-pisang-banjar-aka-lumpur-pisang-rabubaru
Proses pembuatannya adalah dengan mencampurkan bahan-bahan seperti tepung terigu, santan, gula, garam, dan telur. Lalu campurkan irisan-irisan pisang raja atau pisang talas ke dalam cetakan. Roti pisang dimasak seperti martabak manis. Jajanan ini wajib dicoba untuk Anda para penggemar pisang.
  1. Bobongko (Kalimantan Timur)
Selain pulut nasi, bobongko juga sering dijadikan menu sarapan pagi. Bobongko termasuk kue basah yang juga sering disuguhkan dalam acara besar, seperti pernikahan atau ritual sarapan besar yang disebut beseprah. Namun, bobongko juga dapat ditemukan di tempat jualan jajanan pasar di Kalimantan.
Bobongko
Sumber: https://ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-banjarmasin/bebongko-hidangan-sarapan-khas-banjar.html
Bobongko memiliki bentuk gumpalan dengan warna kehijauan, bertekstur lembut, dan kenyal. Sebagai pelapisanya digunakan kuah kental berwarna putih kecokelatan dan dibungkus menggunakan daun pisang membentuk piramida. Cita rasanya manis bercampur gurih.
  1. Hintalu Karuang (Kalimantan Selatan atau Kalimantan Tengah)
Hintalu karuang adalah hidangan yang berasal dari Banjarmasin (Kalimantan Selatan), tetapi banyak ditemuid di Kalimantan Tengah. Hintalu berarti telur dan karuang berarti kelelawar dalam Bahasa Banjar. Namun, jajanan ini tidak menggunakan telur kelelawar dalam pembuatannya.
HIntalu Karuang
Sumber https://sumber.com/jalan-jalan-kuliner/kalimantan-tengah/kuliner-kalimantan-tengah/sumber/hintalu-karuang.html
Bentuknya yang bulat-bulat menyerupai telur kelelawar menjadikan makanan ini dinamakan Hintalu Karuang. Penampilannya sangat mirip dengan biji salak dari Jawa. Kuah yang digunakan juga hampir sama, yakni campuran santan dan gula merah yang menghasilkan tekstur kental. Menu ini sering dihidangkan sebagai takjil saat berbuak puasa. Rasanya yang manis pasti sangat cocok dinikmati saat berbuka puasa, bukan?
  1. Kue Gagatas (Kalimantan Tengah)
Kue gagatas merupakan kue khas Kalimantan Tengah yang terbuat dari beras ketan. Masyarakat Kalimantan Tengah dulunya menyantap makanan ini pada masa paceklik. Namun, saat ini sering dijadikan camilan untuk menyambut senja.
Kue Gagatas
Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/11/resep-membuat-gagatas-khas-kalimantan.html
Bentuknya lonjong menyerupai telur, tetapi ada juga yang pipih dan di bagian luarnya diberi lapisan gula. Kue gagatas juga bisa ditemui di Pulu Jawa, terutama Surabaya dan sekitarnya. Harganya juga sangat bersahabat.
  1. Kue Bingka Khas Kalimantan Tengah (Kalimantan Tengah)
Kue Bingka khas Kalimantan Tengah berbentuk bundar dan kecil dengan ciri khas diberi santan kelapa kental yang telah dimasak. Kue bingka ini berbeda dengan bingka Banjar (Kalimantan Selatan) yang dicetak dalam loyang besar dari kentang.
Bingka Khas Kalimantan Tengah
Sumber: https://www.sumber.com/jalan-jalan-kuliner/kalimantan-tengah/kuliner-kalimantan-tengah/tag/Kuliner%20Khas.html?limit=10&start=10
Bingka khas Kalimantan Tengah yang tersohor yakni bingka pisang, yaitu bingka yang diberi potongan pisang di dalamnya serta ada bingka yang diberi rasa pandan. Kue ini dimasak dengan cara dibakar dalam lotang yang berbentuk bundar. Penasaran kan dengan bingka khas Kalimantan Tengah ini.
  1. Wadai Apam (Kalimantan Tengah)
Wadai Apam merupakan kue khas Kalimantan Tengah yang bercita rasa manis dengan tekstur lembut. Kue ini sering disajikan untuk perayaan tertentu, seperti pernikahan atau acara sakral lainnya. Sajian ini terbuat dari adonan tepung terigu, tepung beras, santan, dan kelapa parut yang diberi ragi sehingga mengembang.
Wadai Apam
Sumber: https://www.wisatatempatku.com/2018/10/8-oleh-oleh-khas-palangkaraya.html
Adonan tersebut biasanya dicetak dalam loyang berbentuk bundar atau persegi empat. Ada juga yang mencetaknya dalam cetakan yang berbentuk bunga kemudian dikukus. Jajanan ini cocok untuk dijadikan oleh-oleh saat Anda berkunjung ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
  1. Rabuk Patin Kandan Sarai (Kalimantan Tengah)
Anda mungkin lebih familiar dengan abon, di Kalimantan, masyarakat lebih mengenalanya dengan sebutan rabuk. Rabuk patin kandan sarai ini bukan terbuat dari daging sapi, tetapi terbuat dari daging ikan patin. Ada dua varian rasa, yakni rasa pedas dan ekstra pedas. Rabuk ini sangat cocok dinikmati dengan sepiring nasi hangat.
Rabuk Patin Kandas Sarai
Sumber: https://www.tokopedia.com/blog/travel-oleh-oleh-khas-palangkaraya-kalimantan-tengah/
  1. Wadi Ikan Patin (Kalimantan Tengah)
Selain rabuk patin kandan sarai, ada juga jajanan khas Kalimantan Tengah yang berbahan dasar ikan patin. Wadi ikan patin adalah olahan daging ikan patin yang difermentasi dan kemudian dimasak dengan cara digoreng atau dikukus. Hasil fermentasi membuat jajanan khas Kalimantan Tengah ini bercita rasa asin, asam, dan segar.
Wadi Ikan Patin
Sumber: https://www.tokopedia.com/mefs/wadi-ikan-patin-khas-dayak
Proses pembuatnnya cukup rumit, yakni selama kurang lebih dua hari dua malam sebelum bisa disantap. Sebenarnya hampir semua jenis ikan dapat diolah menjadi wadi, jadi bergantung pada selera pembuatnya. Ikan yang diolah menjadi wadi dapat bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan tahunan.
  1. Gaguduh Pisang (Kalimantan Tengah)
Selain roti pisang khas Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah pun memiliki jajanan khas yang berbahan dasar pisang. Jajanan khas tersebut adalah gaguduh pisang. Kue ini sederhana dan mudah dibuat. Bentuknya biasanya bulat dan besar kecilnya tergantung dari sendok ketika menuangkannya ke dalam wajan.
Gaguduh Pisang
Sumber: https://insta-stalker.com/post/BlcbukTHz79/
Cara membuatnya yakni dengan mencincang kecil-kecil pisang. Selanjutnya diberi tepung gandum, gula, dan air. Adonan kemudain diaduk dan digoreng hingga matang.
  1. Kenta (Kalimantan Tengah)
Makanan ini berasal dari tradisi magenta. Tradisi magenta adalah tradisi memasak makanan tradisional masyrakat Dayak yang bernama Kenta. Masyrakat Dayak menjaga tradisi ini untuk mendahului masa berkembang biaknya hama padi seperti tikus, burung, atau serangga.
Kenta
Sumber: https://hello-pet.com/kuliner-kalimantan-tengah-2041994
Kenta terbuat dari beras ketan yang direndam selama satu jam. Setelah itu, beras ketan akan disangrai dengan tungku di atas kayu bakar hingga matang. Apabila sudah matang, kenta akan dihidangkan bersama dengan air kelapa, gula merah, gula pasir, dan potongan kelapa muda. Inilah penjelasa mengenai jajanan khas Kalimantan yang wajib dicoba. Jajanan-jajanan ini adalah salah satu kekayaan dari budaya Indonesia yang wajib untuk dilestarikan. Jangan lupa juga untuk mencoba dan menjadikannya oleh-oleh saat Anda berkunjung ke Kalimanta. Semoga bermanfaat.

15 Jajanan Khas Sumatra Utara yang Wajib Anda Tahu

Sumatra Utara tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya. Daerah ini pun kaya akan makanan dan minuman khasnya. Misalnya Kopi Sidikalang yang termasuk dalam kopi terbaik di Indonesia dan roco timun yang merupakan minuman khas pulau Sumatra Utara serta soto medan yang termasuk ke dalam soto khas Nusantara. Continue reading “15 Jajanan Khas Sumatra Utara yang Wajib Anda Tahu”