Jajanan Khas Kalimantan yang Wajib Dicoba (Bagian II)

Pada artikel jajanan khas Kalimantan bagian I telah disebutkan beberapa jajanan khas Kalimantan. Selain itu, ada juga jenis jajanan lainnya yang tidak kalah lezatnya. Lalu, apa sajakah jajanan tersebut? Jajanan khas Kalimantan yang wajib dicoba diantaranya adalah:
  1. Serabi ala Kutai Kertanegara (Kalimantan Timur)
Serabi mungkin dikenal sebagai makanan khas Jawa Barat. Makanan yang berbentuk bulat dan cembung ke atas juga ternyata ada di Kalimantan Timur. Serabi ala Kutai Kertanegara biasanya disebut serabai.
Serabai Ala Kutai Kartanegara
Sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/serabai-serabi-ala-kutai-kartanegara
Searabai adalah sejenis kue basah yang bentuknya mirip dengan serabi, tetapi lebih datar. Bentuknya lebih mirip panekuk atau kue dadar. Serabai juga terbuat dari tepung beras dengan bagian atas berwarna putih dan bagian bawah berwarna cokelat. Penyajiannya menggunakan selembar daun pisang dan ditaburi gula pasir untuk memperkaya cita rasanya.
  1. Pulut Nasi (Kalimantan Timur)
Pulut nasi adalah jajanan khas Kalimantan Timur yang berbahan dasar beras dan santan yang dibumbui sedikit garam. Santan yang digunakan ada dua jenis, yaitu santan kental dan encer. Sajian ini menjadi salah satu menu favorit sarapan masyarakat Kutai. Cita rasanya yang gurih dan pedas memberikan sensasi yang unik.
Pulut Nasi
Sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/pulut-nasi-menu-sarapan-bercita-rasa-gurih-pedas-dari-kutai
Pulut nasi penyajiannya dengan cara dibungkus daun pisang yang dilipat ke tengah dari kedua sisinya dan disematkan sebatang lidi kecil di bagian tengahnya. Isinya akan terlihat seperti lontong atau arem-arem saat bungkus daunnya dibuka. Pulut nasi sangat cocok disantap bersama sambal kacang. Penasaran kan bagaimana nikmatnya menyantap pulut nasi di pagi hari.
  1. Roti Pisang (Kalimantan Timur)
Roti pisang adalah kue basah khas Kalimantan Timur yang cukup menggoda selera. Jajanan ini bentuknya cukup menggemaskan, yakni berbentuk bulat pipih dengan diameter 10 cm dan ketebal 1 – 2 cm. Warnanya kekuningan dan disertai rasa manis yang khas.
Roti Pisang
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6237502-roti-pisang-banjar-aka-lumpur-pisang-rabubaru
Proses pembuatannya adalah dengan mencampurkan bahan-bahan seperti tepung terigu, santan, gula, garam, dan telur. Lalu campurkan irisan-irisan pisang raja atau pisang talas ke dalam cetakan. Roti pisang dimasak seperti martabak manis. Jajanan ini wajib dicoba untuk Anda para penggemar pisang.
  1. Bobongko (Kalimantan Timur)
Selain pulut nasi, bobongko juga sering dijadikan menu sarapan pagi. Bobongko termasuk kue basah yang juga sering disuguhkan dalam acara besar, seperti pernikahan atau ritual sarapan besar yang disebut beseprah. Namun, bobongko juga dapat ditemukan di tempat jualan jajanan pasar di Kalimantan.
Bobongko
Sumber: https://ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-banjarmasin/bebongko-hidangan-sarapan-khas-banjar.html
Bobongko memiliki bentuk gumpalan dengan warna kehijauan, bertekstur lembut, dan kenyal. Sebagai pelapisanya digunakan kuah kental berwarna putih kecokelatan dan dibungkus menggunakan daun pisang membentuk piramida. Cita rasanya manis bercampur gurih.
  1. Hintalu Karuang (Kalimantan Selatan atau Kalimantan Tengah)
Hintalu karuang adalah hidangan yang berasal dari Banjarmasin (Kalimantan Selatan), tetapi banyak ditemuid di Kalimantan Tengah. Hintalu berarti telur dan karuang berarti kelelawar dalam Bahasa Banjar. Namun, jajanan ini tidak menggunakan telur kelelawar dalam pembuatannya.
HIntalu Karuang
Sumber https://sumber.com/jalan-jalan-kuliner/kalimantan-tengah/kuliner-kalimantan-tengah/sumber/hintalu-karuang.html
Bentuknya yang bulat-bulat menyerupai telur kelelawar menjadikan makanan ini dinamakan Hintalu Karuang. Penampilannya sangat mirip dengan biji salak dari Jawa. Kuah yang digunakan juga hampir sama, yakni campuran santan dan gula merah yang menghasilkan tekstur kental. Menu ini sering dihidangkan sebagai takjil saat berbuak puasa. Rasanya yang manis pasti sangat cocok dinikmati saat berbuka puasa, bukan?
  1. Kue Gagatas (Kalimantan Tengah)
Kue gagatas merupakan kue khas Kalimantan Tengah yang terbuat dari beras ketan. Masyarakat Kalimantan Tengah dulunya menyantap makanan ini pada masa paceklik. Namun, saat ini sering dijadikan camilan untuk menyambut senja.
Kue Gagatas
Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/11/resep-membuat-gagatas-khas-kalimantan.html
Bentuknya lonjong menyerupai telur, tetapi ada juga yang pipih dan di bagian luarnya diberi lapisan gula. Kue gagatas juga bisa ditemui di Pulu Jawa, terutama Surabaya dan sekitarnya. Harganya juga sangat bersahabat.
  1. Kue Bingka Khas Kalimantan Tengah (Kalimantan Tengah)
Kue Bingka khas Kalimantan Tengah berbentuk bundar dan kecil dengan ciri khas diberi santan kelapa kental yang telah dimasak. Kue bingka ini berbeda dengan bingka Banjar (Kalimantan Selatan) yang dicetak dalam loyang besar dari kentang.
Bingka Khas Kalimantan Tengah
Sumber: https://www.sumber.com/jalan-jalan-kuliner/kalimantan-tengah/kuliner-kalimantan-tengah/tag/Kuliner%20Khas.html?limit=10&start=10
Bingka khas Kalimantan Tengah yang tersohor yakni bingka pisang, yaitu bingka yang diberi potongan pisang di dalamnya serta ada bingka yang diberi rasa pandan. Kue ini dimasak dengan cara dibakar dalam lotang yang berbentuk bundar. Penasaran kan dengan bingka khas Kalimantan Tengah ini.
  1. Wadai Apam (Kalimantan Tengah)
Wadai Apam merupakan kue khas Kalimantan Tengah yang bercita rasa manis dengan tekstur lembut. Kue ini sering disajikan untuk perayaan tertentu, seperti pernikahan atau acara sakral lainnya. Sajian ini terbuat dari adonan tepung terigu, tepung beras, santan, dan kelapa parut yang diberi ragi sehingga mengembang.
Wadai Apam
Sumber: https://www.wisatatempatku.com/2018/10/8-oleh-oleh-khas-palangkaraya.html
Adonan tersebut biasanya dicetak dalam loyang berbentuk bundar atau persegi empat. Ada juga yang mencetaknya dalam cetakan yang berbentuk bunga kemudian dikukus. Jajanan ini cocok untuk dijadikan oleh-oleh saat Anda berkunjung ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
  1. Rabuk Patin Kandan Sarai (Kalimantan Tengah)
Anda mungkin lebih familiar dengan abon, di Kalimantan, masyarakat lebih mengenalanya dengan sebutan rabuk. Rabuk patin kandan sarai ini bukan terbuat dari daging sapi, tetapi terbuat dari daging ikan patin. Ada dua varian rasa, yakni rasa pedas dan ekstra pedas. Rabuk ini sangat cocok dinikmati dengan sepiring nasi hangat.
Rabuk Patin Kandas Sarai
Sumber: https://www.tokopedia.com/blog/travel-oleh-oleh-khas-palangkaraya-kalimantan-tengah/
  1. Wadi Ikan Patin (Kalimantan Tengah)
Selain rabuk patin kandan sarai, ada juga jajanan khas Kalimantan Tengah yang berbahan dasar ikan patin. Wadi ikan patin adalah olahan daging ikan patin yang difermentasi dan kemudian dimasak dengan cara digoreng atau dikukus. Hasil fermentasi membuat jajanan khas Kalimantan Tengah ini bercita rasa asin, asam, dan segar.
Wadi Ikan Patin
Sumber: https://www.tokopedia.com/mefs/wadi-ikan-patin-khas-dayak
Proses pembuatnnya cukup rumit, yakni selama kurang lebih dua hari dua malam sebelum bisa disantap. Sebenarnya hampir semua jenis ikan dapat diolah menjadi wadi, jadi bergantung pada selera pembuatnya. Ikan yang diolah menjadi wadi dapat bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan tahunan.
  1. Gaguduh Pisang (Kalimantan Tengah)
Selain roti pisang khas Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah pun memiliki jajanan khas yang berbahan dasar pisang. Jajanan khas tersebut adalah gaguduh pisang. Kue ini sederhana dan mudah dibuat. Bentuknya biasanya bulat dan besar kecilnya tergantung dari sendok ketika menuangkannya ke dalam wajan.
Gaguduh Pisang
Sumber: https://insta-stalker.com/post/BlcbukTHz79/
Cara membuatnya yakni dengan mencincang kecil-kecil pisang. Selanjutnya diberi tepung gandum, gula, dan air. Adonan kemudain diaduk dan digoreng hingga matang.
  1. Kenta (Kalimantan Tengah)
Makanan ini berasal dari tradisi magenta. Tradisi magenta adalah tradisi memasak makanan tradisional masyrakat Dayak yang bernama Kenta. Masyrakat Dayak menjaga tradisi ini untuk mendahului masa berkembang biaknya hama padi seperti tikus, burung, atau serangga.
Kenta
Sumber: https://hello-pet.com/kuliner-kalimantan-tengah-2041994
Kenta terbuat dari beras ketan yang direndam selama satu jam. Setelah itu, beras ketan akan disangrai dengan tungku di atas kayu bakar hingga matang. Apabila sudah matang, kenta akan dihidangkan bersama dengan air kelapa, gula merah, gula pasir, dan potongan kelapa muda. Inilah penjelasa mengenai jajanan khas Kalimantan yang wajib dicoba. Jajanan-jajanan ini adalah salah satu kekayaan dari budaya Indonesia yang wajib untuk dilestarikan. Jangan lupa juga untuk mencoba dan menjadikannya oleh-oleh saat Anda berkunjung ke Kalimanta. Semoga bermanfaat.

16 Jajanan Khas Kalimantan yang Wajib Dicoba (Bagian I)

Tidak hanya pulau Sumatra dan Jawa, Kalimantan pun memiliki jajanan khasnya yang wajib dicoba. Jajanan khas Kalimantan rasanya tidak kalah enak dengan makanan kekininian. Kemudian apa sajakah jajanan khas Kalimantan tersebut. Baca juga jajanan khas Sumatra Barat, jajanan khas Sumatra Utara, dan jajanan khas Sunda.  Pada pembahasan kali ini akan dibahas berbagai macam jajanan khas Kalimantan. Jajanan-jajanan tersebut diantaranya adalah
  1. Dodol Cempedak atau Rumput Laut (Kalimantan Utara)
Kalimantan Utara memiliki jajanan khasnya yang identik dengan rasa manis. Dodol ini biasanya disebut dengan istilah lempok oleh warga setempat. Dodol khas Kalimantan ini ada yang terbuat dari cempedak dan rumput laut. Cemilan ini biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh.
Dodol Rumput Laut
Sumber: https://budayalokal.id/oleh-oleh-kalimantan-utara/
  1. Abon Kepiting Soka (Kalimantan Utara)
Kalimantan Utara, khususnya Tarakan, mempunyai hasil laut yang sangat populer. Hasil laut tersebut adalah kepiting soka atau soft-shelled crab karena dipanen dan diolah saat kulit kepiting masih lunak. Kulitnya dapat dimakan, sehingga dapat dimakan secara langsung tanpa harus membuka cangkangnya.
Abon Kepiting Soka
Sumber: https://wisato.id/wisata-kuliner/10-oleh-oleh-khas-tarakan-yang-bisa-dibawa-pulang/
Kepiting soka biasanya diolah dengan cara menumisnya bersama saus asam manis. Namun, jika Anda menginginkan olahan ini tanpa harus memasaknya maka Anda dapat membeli abon yang berbahan kepiting soka. Rasanya gurih dan cocok untuk dijadikan camilan ataupun teman makan nasi hangat.
  1. Amplang Bandeng Tarakan (Kalimantan Utara)
Amplang tidak hanya berasal dari Kalimantan Utara, tetapi juga daerah-daerah lain di seluruh Kalimantan. Namun, yang berbeda adalah bahan dasar yang digunakannya. Tarakan mempunyai amplang yang terbuat dari ikan bandeng. Amplang bandeng sering diburu wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.
Amplang Bandeng Tarakan
Sumber: https://www.blanja.com/katalog/p/fnb/-produk-ukm-bumn-amplang-mamaku-oleh-oleh-khas-tarakan-15428428
  1. Kue Ciput Tarakan (Kalimantan Utara)
Kue khas Kalimantan Utara ini dinamai ciput karena bentuknya yang menyerupai siput, lengkap dengan cangkangnya. Kue ini adalah versi tradisional dari kue cum cum atau rhum horn. Rasanya bisa manis dan asin, yaitu tergantung isiannya. Rasa manis diisi dengan isian fla, sedangkan rasa gurih asin dengan isian sayuran.
Kue Ciput
Sumber: http://kaltara.prokal.co/read/news/2067-kue-ciput-vla.html
Cangkang kue ciput terbuat dari kulit pastry tipis yang berbentuk ulir. Tekstur kue ini mirip dengan kue sus. Kulit cangkangnya yang renyah berpadu dengan isian fla yang lumer di mulut.
  1. Petah (Kalimantan Selatan)
Petah terbuat dari campuran tepung beras dan santan yang dimasak dengan cara dikukus. Petah memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang gurih. Sajian ini biasanya dihidangkan dengan siraman Tahilala. Tahilala terbuat dari santan kelapa yang direbus bersama dengan garam dan merica hingga teksturnya kental.
Petah
Sumber: https://resepnusantara.id/kue-petah/
Tahilala juga sering disajikan dengan Jaring. Jaring adalah buah jengkol yang direbus dan dihidangkan bersama Tahilala. Penjual Petah akan menjual Jaring beserta Tahilalanya.
  1. Kueh Lam (Kalimantan Selatan)
Kueh Lam adalah jajanan khas Kota Barabai, Kalimantan Selatan. Kue ini sekilas terlihat seperti kue lapis. Rasanya sangat manid dan teksturnya basah.
Kueh Lam
Sumber: http://pesonanusantara.co.id/kue-lam-larisa.html
Tekrtusnya yang basah diperoleh dari banyaknya penggunaan telur. Pembuatan kueh lam membutuhkan 8 butir telur bebek utuh dan 2 kuning telur bebek atau tergantung pada besarnya. Selain itum proses memasaknya membutuhkan waktu yang lama karena dimasak satu-persatu untuk mendapatkan tekstur berlapis.
  1. Bingka Barandam (Kalimantan Selatan)
Ada berbagai jenis Bingka di Kalimantan Selatan, salah satuny adalah Bingka Barandam. Sajian ini dinamakan Bingka Barandam karena dihidangkan dengan air gula, sehingga membuat bingkanya terendam dengan kuah. Makanan ini sangat special karena biasanya hanya ditemukan saat momen Ramadhan.
Bingka Barandam
Sumber: mentayalink.wordpress.com
Bingka terbuat dari adonan tepung terigu, telur bebek, dan gula serta campuran lain. Adonan tersebut kemudian dioven hingga mengembang. Teksturnya mirip seperti soufflé yang terlihat padat, tetapi ternyata berongga.
  1. Pakasam (Kalimantan Selatan)
Pakasam adalah ragam olahan seafood khas Barabai, Kalimantan Selatan. Pakasam adalah ikan yang difermentasi dan dilumuri nasi yang sudah disangarai. Sebelum disantap, pakasam harus digoreng terlebih dahulu.
Pakasam
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/bahan-mentah/bpyycg-jual-ikan-pakasam-atau-samu-khas-banjarmasin
Hati-hati saat menggorengnya karena akan menimbulkan letupan-letupan kecil dari nasi yang dilumuri pada ikan tersebut. Pakasam sangat cocok dinikmati dengan nasi putih hangat.
  1. Mandai (Kalimantan Selatan)
Mandai ini sangatlah unik karena terbuat dari kulit dari buah cempedak. Kulit buah cempedak difermentasi dengan cara direndam dalam air garam. Mandai hanya ada pada musim tertentu, yaitu mengikuti musim cempedak. Warga biasanya menyimpan Mandai yang sudah difermentasi dalam toples. Jadi, jika suatu saat menginginkannya maka bisa langsung digoreng sesuai selera.
Mandai
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6034138-mandai-tiwadak-cara-kupas-fermentasi-kulit-cempedak-khas-kalimantan
  1. Haliling (Kalimantan Selatan)
Selain Mandai dan Pakasam, ada pilihan lauk lainnya yakni Haliling masak santan. Haliling ialah sejensi keong yang sering ditemukan disela-sela batang padi. Cara memasaknya tergolong mudah. Haliling dibersihkan dan direbus dengan air hingga matang kemudian dituangkan santan kelapa serta ditambah bumbu-bumbu lainnya.
Haliling Kuah Santan
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/7499004-haliling-kuah-santan
  1. Chai Kwe (Kalimantan Barat)
Chai Kwe merupakan kuliner khas Pontianak yang wajib dicoba. Chai kwe atau Chopian berasal dari penduduk keturunan Cina. Chai kwe berisi talas, bengkoang, ebi, dan kucai yang diiris. Kulitnya terbuat dari tepung beras dan tepung sagu, sehingga teksturnya licin dan kenyal.
Chai Kwe
Sumber: http://pontianakkotakita.blogspot.com/2017/04/choi-pan-atau-chai-kue-khas-pontianak.html
  1. Sotong Pangkong (Kalimantan Barat)
Sotong Pangkong adalah jajanan yang populer dari Pontianak, Kalimantan Barat. Cara membuatnya adalah daging sotong dikeringkan lalu dipangkong (dipukul) sampai gepeng. Sotong pangkong disajikan dengan saus cocol yang nikmat. Jajanan ini bisa untuk oleh-oleh dan juga awet.
Sotong Pangkong
Sumber: https://ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-pontianak/sotong-pangkong-kuliner-ramadhan-pontianak.html
  1. Lempok Durian (Kalimantan Barat)
Selain Kalimantan Utara, Kalimantan Barat juga memiliki dodol khasnya yakni dodol durian atau lempok durian. Lempok durian rasanya manis dan teksturnya kenyal. Lempok durian tidak menggunakan bahan campuran tepung ketan, sehingga 100 persen bahannya berasal dari durian. Olahan durian ini sangat mudah dijumpai karena pasti dijual di setiap toko oleh-oleh yang ada di Pontianak.
Lempok Durian
Sumber: https://ksmtour.com/pusat-oleh-oleh/oleh-oleh-khas-pontianak/lempok-durian-kepincut-manisnya-oleh-oleh.html
  1. Pengkang (Kalimantan Barat)
Pengkang adalah camilan yang mengenyangkan karena terbuat dari beras ketan. Pengkang terbuat dari olahan santan dan dibungkus daun pisang, kemudian diis dengan ebi dan dibakar. Asap dari daun pisang membuat aromanya sangat dominan saat digigit. Isian udang kering didalamnya menambah nikmat jajanan khas Kalimantan Barat ini.
Pengkang
Sumber: https://anintyanovitasari.wordpress.com/2011/02/06/welcome-to-pontianak/
  1. Kerupuk Basah (Kalimantan Barat)
Kerupuk Basah sekilas mirip pempek atau siomay. Jajanan khas Kalimantan Barat ini disajikan dengan cara dikukus untuk kemudian disantap bersama saus kacang. Kerupuk basah tidak bertekstur kering atau garing. Kerupak basah terbuat dari tepung sagu dan olahan ikan belida, sehingga tidak heran jika aromanya sangat sedap.
Kerupuk Basah
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6127379-kerupuk-basah-kapuas-hulu
  1. Keripik Kelakai (Kalimantan Tengah)
Keripik Kelakai merupakan keripik khas Kalimantan Tengah yang dibuat oleh suku Dayak. Keripik ini memanfaatkan daun kelakai yang masih muda. Cara membuatnya sangat mudah. Daun kelakai yang masih muda dibersihkan  dana dimasukkan ke dalam adonan tepung bumbu dengan kekentalan tertentu. Selanjutnya digoreng di atas minyak yang penuh dan panas. Teksturnya yang renyah dan gurih terasa sangat lezat di mulut.
Keripik Kelakai
Sumber https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/keripik-kelakai-cemilan-unik-berkhasiat
Inilah jajanan khas Kalimantan yang wajib dicoba. Jangan lupa untuk menikmati jajanan ini saat Anda berkunjung ke Kalimantan. Baca juga jajanan khas Kalimantan lainnya (bagian II). Semoga bermanfaat.

13 Jajanan Khas Sumatra Barat yang Rasanya Gak Kalah dengan Sate Padang

Sumatra Barat sangat terkenal dengan masakan nasi padangnya. Nasi padang sendiri merupakan nasi asli Indonesia yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Selain nasi padang, sate padang juga merupakan sate Indonesia yang banyak menjadi favorit masyarakat Indonesi. Namun, ternyata Sumatra Barat juga memiliki jajanan khas Sumatra Barat yang rasanya gak kalah dengan sate padang. Continue reading “13 Jajanan Khas Sumatra Barat yang Rasanya Gak Kalah dengan Sate Padang”

15 Jajanan Khas Sumatra Utara yang Wajib Anda Tahu

Sumatra Utara tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya. Daerah ini pun kaya akan makanan dan minuman khasnya. Misalnya Kopi Sidikalang yang termasuk dalam kopi terbaik di Indonesia dan roco timun yang merupakan minuman khas pulau Sumatra Utara serta soto medan yang termasuk ke dalam soto khas Nusantara. Continue reading “15 Jajanan Khas Sumatra Utara yang Wajib Anda Tahu”

17 Jajanan Khas Aceh yang Wajib Anda Cicipi Saat Berkunjung Ke Aceh

Aceh tidak hanya terkenal dengan kopi Gayo yang merupakan salah satu kopi terbaik di Indonesia yang mendunia. Aceh juga memiliki berbagai macam jajanan khas Aceh yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Aceh. Jajanan khas ini sangat bercita rasa khas Aceh. Jajanan khas Aceh yang wajib Anda nikmati saat berkunjung ke Aceh diantaranya adalah:
  1. Bhoi
Bhoi merupakan kue bolu tradisional khas Aceh. Meskipun tekstur luarnya kering, tetapi kue ini memiliki tekstur sangat lembut di dalam. Kue ini biasanya dihidangkan dengan secangkir kopi hangat. Bentuknya bermacam-macam mulai dari bentuk ikan, bunga, binatang-binatang lainnya, ataupun yang dicetak dengan Loyang.
Bhoi
Sumber: https://nusantaranews.co/kue-bhoi-makanan-khas-aceh-ini-bisa-buat-teman-ngopi/
  1. Timphan
Timphan adalah jajanan khas Aceh yang dibungkus daun pisang muda. Timphan memiliki berbagai varian rasa, yaitu mulai dari rasa ubi ungu, durian, kelapa, dan srikaya. Timphan juga cocok dihidangkan dengan secangkir kopi. Jajanan ini sering dihidangkan pada acara-acara besar seperti hajatan, arisan, dan hari raya Idul Fitri.
Timphan
Sumber: https://resepdanmasakan.com/cara-membuat-kue-timphan-khas-aceh/
  1. Keukarah
Keukarah atau Kue Karah termasuk jajanan yang populer di kalangan masyarakat Aceh. Kue ini terbuat dari tepung beras dan dibentuk menyerupai bongkahan bihun kering. Jajanan ini juga sering dikatakan mirip sarang burung. Jajanan yang bercita rasa manis dan renyah ini awalnya berkembang di daerah pesisir barat Aceh. Keukarah sering disajikan pada acara adat dan tradisional, terutama di Aceh Barat.
Keukarah
Sumber: https://steemit.com/esteem/@samsulhadi89/keukarah-makanan-khas-aceh-1822224ae6344
  1. Kue Adee Meureudu
Kue Adee Meureudu sering dikatakan sebagai kue bingkangnya Aceh karena teksturnya yang hampir mirip. Kue ini berbahan dasar telur bebek yang dicampur dengan santan. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis menjadikan jajanan ini sangat cocok disantap dengan secangkir kopi atau teh. Aroma khas bawang goreng dan permukaan kue yang berwarna coklat agak kehitaman menjadikan kue ini wajib untuk Anda cicipi saat berkunjung ke Aceh. Kue Adee Meureudu cukup populer di Pidie Jaya, Aceh.
Kue Adee Meureudu
Sumber: https://steemit.com/kue/@hendrablender/lezat-a-kue-ade-atau-bingkang-aceh-khas-pidi-jaya-13b92e57262df
  1. Bakpia Aceh
Anda mungkin menyangka kalau bakpia hanya ada di Yogyakarta. Aceh pun ternyata memiliki jajanan khas bernama Bakpia Aceh. Rasanya juga tidak kalah enak. Lokasi pabrik Bakpia Aceh bertempat di Kawasan Pantai Kasih, Sabang. Anda pun dapat menyaksikan proses pembuatannya. Namun, Anda tidak perlu datang ke pabrik tersebut untuk membeli jajanan ini. Anda cukup mengunjungi toko oleh-oleh yang berada di Banda Aceh.
Bakpia Aceh
Sumber: https://www.tokopedia.com/bangheri/kue-pia-pulau-sabang-aceh
  1. Kembang Loyang
Kembang Loyang ini adalah jajanan khas Aceh yang bentuknya menyerupai bunga atau kembang. Kue ini berbahan dasar tepung beras yang dicampur dengan wijen. Bentuk kembang didapat dari penggunaan cetakan kue saat proses penggorenga. Rasanya manis dan gurih serta biasa disajikan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri di Aceh.
Kembang Loyang
Sumber: https://www.instagram.com/p/BjCuURfHd1x/?tagged=kembangloyang
  1. Lepat
Selain Timphan, ada juga jajanan Aceh lainnya yang dibungkus dengan daun pisang yakni Lepat. Lepat terbuat dari tepung ketan dengan isian gula merah yang ditaburi kelapa parut oseng di bagian tengahnya. Jajanan ini biasanya ditemukan saat perayaan-perayaan masyarakat Gayo.
Lepat
Sumber: https://beritagar.id/artikel/piknik/lepat-gayo-menu-buka-puasa-populer-dari-aceh
  1. Jadah Lemang
Jadah Lemang adalah jajanan Aceh yang berbahan dasar beras ketan dan santan kelapa. Jajanan ini merupakan makanan khas Aceh Singkil. Jadah Lemang yang dimasak dengan bambu memiliki cita rasa yang gurih. Sajian ini cocok dipadukan dengan lauk seperti rendang dan termasuk kuliner yang sering disajikan pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Jadah Lemang
Sumber: http://acehsingkilmedia.blogspot.com/2016/10/makanan-khas-aceh-singkil.html
  1. Pisang Sale
Pisang Sale merupakan makanan khas Aceh yang berbahan dasar pisang. Makanan ringan ini terbuat dari pisang yang dibaluri dengan gula tebu dan diasapkan. Pisang Sale sudah ada sejak zaman dahulu. Jajanan ini sangat digemari karena cita rasanya yang manis dan khas.
Pisang Sale
Sumber: http://fokusaceh.blogspot.com/2012/11/pisang-sale-oleh-oleh-dan-jajanan-khas-aceh.html
  1. Dodoi Teupong
Dodoi dalam Bahasa Indonesia disebut dodol. Dodoi Teupong adalah jajanan Aceh yang populer di kalangan masyarakat Aceh. Dodol asli Aceh ini memiliki rasa yang manis, legit, dan enak. Selain itu, sajian ini sering dijadikan kue hantaran pengantin oleh mayoritas masyarakat Aceh. Proses pembuatan Dodoi Teupong sangat sulit dan melelahkan. Proses memasaknya membutuhkan waktu yang lama. Hal ini bertujuan agar jajanan Aceh ini tahan lama dan tidak cepat basi.
Dodoi Teupong
Sumber: https://busy.org/@indazu/nama-nama-kue-khas-aceh-2017813t231756331z
  1. Dodoi Breuh (Dodol Beras)
Selain Dodoi Teupong, Aceh juga memiliki Dodoi Breuh. Dodoi ini sekilat tisak jauh berbeda dengan Dodoi Teupong. Namun, jika Anda menyentuhnya maka dodoi ini memiliki tekstur lebih kasar. Hal ini karena Dodoi Breuh terbuat dari beras ketan bukan dari tepung seperti Dodoi Teupong.
Dodoi Breuh
Sumber: https://www.imgrumweb.com/post/Bwexm9RnGws
  1. Bu Gring
Bu Gring merupakan jajanan Aceh yang berbahan dasar nasi. Nasi dijemur hingga kering dan kemudian digoreng. Setelah itu, nasi dicampur dengan gula karamel dan dimasukkan ke dalam cetakan. Kue ini memiliki rasa yang manis dan renyah.
Bu Gring
Sumber: https://steemit.com/food/@tjohan/bu-gring-dalam-bahasa-aceh-306ed5f612ba2
  1. Meuseukat
Meuseukat adalah jajanan Aceh yang memiliki tampilan yang sangat cantik dan lembut. Warna kuning pada kue ini berasal dari warna kuning buah nanas yang terkandung di dalamnya. Tekstur kuenya sangat lembut, sehingga Anda tidak perlu mengunyahnya karena kuei ini langsung meleleh di mulut.
Meuseukat
Sumber: http://iloveculinaryindonesia.blogspot.com/2017/03/meuseukat-cake-recipes-typical-aceh.html
14.  Manisan Pala Manisan Pala berbahan dasar buah pala. Buah Pala adalah komoditas terbesar di Aceh. Banyak sekali masyarakat Aceh yang memproduksi manisan ini. Jangan lupa untuk mencicipi manisan ini jika Anda berkunjung ke Aceh Selatan.
Manisan Pala
Sumber: https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-aceh/
15.  Bohromrom Bohromrom atau dalam Bahasa Aceh sering disebut Kue Boh Deuk Beudeh. Kue ini berbahan dasar tepung ketan dengan isian gula merah didalamnya. Bohromrom disajikan dengan taburan parutan kelapa. Jika Anda melihatnya, jajanan ini sekilas mirip dengan Kue Klepon yang berada di Jawa. Namun, warna kue ini berbeda dengan Klepon.
Bohromrom
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/7403265-boh-rom-rom-khas-aceh
16.  Roti Canai Aceh Roti Canai Aceh adalah jajanan khas Aceh yang sudah cukup dikenal masyarakat luas. Roti ini berbahan dasar tepung terigu dan dimasak dengan mentega. Roti dibentuk bulat dan ditambah varian rasa yang berbeda. Teksturnya yang empuk menjadikan kue ini sangat cocok dimakan bersama kuah kari kambing.
Roti Canai
Sumber: http://www.apasih.web.id/sejarah-tentang-ruti-cane-yang-populer-di-aceh-842.html
  1. Rujak Aceh Samalanga
Rujak Aceh Samalanga dapat ditemukan di berbagai pelosok desa di Aceh. Rujak khas Aceh ini sangat khas dengan cita rasanya yang manis, asam, dan pedas. Rujak Aceh Samalanga hampir mirip dengan rujak buah pada umumnya. Bahan yang digunakan terdiri dari mangga, papaya, bengkuang, kedondong, nanas, timun, dan jambu air. Namun, penggunaan rumbia pada Rujak Aceh Samalanga menjadikan rujak khas Aceh ini sangat khas. Bumbu-bumu yang digunakan terdiri dari garam, cabai rawit, asam jawa, gula aren/ merah yang cari, pisang monyet (pisang batu), kacang tanah, dan rumbia (salak Aceh).
Rujak Aceh Samalanga
Sumber: https://sipahusnablog.wordpress.com/2016/11/17/rujak-aceh-samalanga-khas-aceh/
Inilah penjelasan mengenai jajanan khas Aceh yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Aceh. Selain jajanan khasnya, Aceh juga memiliki Mie Aceh yang menjadi salah satu mie khas Indonesia dan Ie Boh Timon yang merupakan minuman khas Pulau Sumatra serta minuman asli Indonesia yang menyegarkan. Jangan lupa untuk mencicipi atau menjadikan jajanan Aceh tersebut oleh-oleh saat Anda berkunjung ke Aceh. Semoga bermanfaat.

17 Jajanan Khas Sunda yang Unik Abis

Selain jajanan khas Betawi, jajanan khas Sunda juga dikenal oleh masyarakat luas. Jajanan khas Tanah Sunda ini tidak hanya bisa ditemui di wilayah Sunda saja, tetapi juga di beberapa daerah di Indonesia. Meskipun, ada beberapa jenis jajanan khas Sunda yang hanya bisa ditemui di Tanah Sunda. Jajanan Sunda terkenal unik dan memiliki cita rasa khas Tanah Sunda Pada artikel ini akan dibahas tujuh belas jajanan asli Sunda yang unik abis. Ketujuh belas jajanan tersebut adalah:
  1. Surabi
Surabi adalah kue tradisional Sunda yang berbahan dasar tepung beras dan santan. Kue khas Tanah Sunda ini sangat populer di kota Bandung. Surabi biasanya disajikan dengan tambahan irisan kelapa. Namun seiring berjalannya waktu, sekarang banyak ditemui Surabi yang dicampurkan dengan vanilla, coklat, dan oncom.
Surabi
Sumber: https://wisatamajalengkaindah.wordpress.com/2017/05/29/judul-pos-blog-4/
  1. Tahu Sumedang
Tahu Sumedang adalah jajanan asli Sunda yang sudah sangat populer. Tahu khas Sunda ini berbeda dengan tahu goreng biasanya, karena teksturnya yang khas. Tahu ini sangat cocok dimakan saat masih hangat. Saat masih hangat, Anda dapat merasakan kerenyahan bagian kulit luarnya yang bercamur dengan tekstur dalamnya yang lembut. Tahu Sumedang sering dijadikan oleh-oleh khas Sunda.
Tahu Sumedang
Sumber: https://www.ayobandung.com/read/2017/04/25/19101/zulkifli-hasan-dorong-tahu-sumedang-go-international
  1. Tahu Gejrot
Ada lagi jajanan tahu khas Sunda yaitu Tahu Gejrot. Tahu Gejrot berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Tahu ini biasanya dimakan dengan kuah berwarna cokelat yang pedas. Kuah cokelat ini terbuat dari racikan gula jawa, kecap, dan air asam atau cuka. Tahu Gejrot memiliki isi yang agak kosong, sehingga kuah dapat meresap ke dalam tahu. Tahu gejrot memiliki cita rasa yang khas karena ulekan kasar bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan juga kuah pedasnya.
Tahu Gejrot
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/1207409-tahu-gejrot
  1. Combro dan Misro
Combro adalah singkatan dari oncom di jero atau oncom di dalam. Jajanan asli Jawa Barat ini berbahan dasar singkong. Combro terbuat dari parutan singkong yang di dalamnya berisi sambal oncom. Combro bercita rasa gurih dan pedas, karena perpaduan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan cabai merah. Selain Combro, ada juga yang dinamakan misro. Misro berarti amis di jero atau manis di dalam dalam bahasa Sunda. Misro mirip dengan Combro, tetapi dalamnya diisi dengan gula merah.
Combro
Sumber: http://faktaunikini.blogspot.com/2014/06/asal-nama-misro-dan-combro.html
Misro
Sumber: http://faktaunikini.blogspot.com/2014/06/asal-nama-misro-dan-combro.html
  1. Peuyeum
Peyeum hampir mirip dengan tapai singkong, karena sama-sama dibuat dengan cara fermentasi. Namun, peyeum lebih tahan lama karena kurang berair. Jajanan khas Sunda ini dibuat dari singkong yang sudah dipotong dan direndam sampai setengah matang.
Peuyeum
Sumber: https://sevenstarstt.blogspot.com/2016/07/oleh-oleh-khas-bandung-yang-paling.html
  1. Dodol Garut
Dodol Garut memliki banyak variasi rasa seperti susu, coklat, wijen, dan durian. Dodol Garut sudah sangat terkenal dan sering menjadi buah tangan para wisatawan yang berkunjung Garut. Dodol ini tidak hanya bisa ditemukan di Garut, tetapi juga di sebagaian besar daerah di Indonesia. Kuliner khas Sunda ini berbahan dasar tepung beras ketan, gula putih, susu, dan kelapa. Dodol Garut ini ternyata sudah dipasarkan ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Dodol Garut
Sumber: https://tasikstore1.blogspot.com/2018/04/distributor-dodol-garut.html
  1. Colenak
Colenak adalah singkatan dari dicocol enak. Jajanan khas Sunda ini terbuat dari peyeum yang dibakar. Hidangan ini sangat cocok disantap dengan cara dicocolkan pada gula jawa cair yang dicampur dengan serutan kelapa. Hal inilah yang menyebabkan makanan ini disebut Colenak. Colenak pertama kali diperkenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930.
Colenak
Sumber: https://www.9kata.com/2017/10/resep-cara-membuat-colenak-khas-bandung.html
  1. Cireng
Cireng berasal dari singkatan aci digoreng, sedan. Cireng terbuat dari tepung aci/ tepung tapioka yang diberi bumbu. Cireng dimasak dengan cara digoreng. Saat ini ada cireng dengan berbagai macam isi, mulai dari keju, sosis, daging ayam, dan lainnya. Cireng juga dapat dibuat rujak cireng, yaitu cireng yang dicocol dengan bumbu kecap cengek.
Cireng
Sumber: https://www.guideku.com/food/2018/09/04/103000/ini-beda-cilok-cireng-dan-cimol-serupa-tapi-tak-sama
  1. Cilok
Cilok adalah singkatan dari aci dicolok. Cilok terbuat dari tepung aci/ tepung tapioka. Cilok biasanya dibentuk bulat dan dimasak dengan cara direbus. Cilok sangat cocok dimakan dengan bumbu kacang atau saus sambal.
Cilok
Sumber: https://www.njajan.com/2017/12/mengapa-jajanan-cilok-cireng-cimol-dan-seblak-bikin-ketagihan.html
  1. Bandros
Bandros adalah jajanan khas Sukabumi, Jawa Barat. Jajanan ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan santan. Bentuk Bandros hampir mirip dengan kue pukis, karena menggunakan cetakan yang serupa. Bandros memiliki cita rasa gurih, karena berbahan dasar kelapa/santan. Ada juga jenis bandros manis yang bagian atasnya ditaburi gula putih.
Bandros
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/276105-kue-bandros-bandung
  1. Leupeut
Leupeut ini mungkin agak sulit diucapkan bagi seseorang yang tidak terbiasa berbahasa Sunda. Leupeut adalah jajanan khas Sunda yang terbuat dari beras atau ketan yang dibungkus dengan daun kelapa atau daun pisang yang dilipat kemudian diikat. Leupeut biasanya berisi kacang atau oncom. Panganan khas Sunda ini sekilas mirip lontong dan rasanya hampir mirip. Hal yang membedakan leupeut dengan lontong adalah cara membungkusnya dan adanya isian kacang ataupun oncom.
Leupeut
Sumber: https://www.pinterest.ca/pin/306807793361156014/
  1. Gurandil
Gurandil mirip dengan kue tradisional cenil. Gurandil berbahan dasar tepung tapioka yang dibentuk menjadi bulatan kecil dan diberi pewarna. Warna yang biasanya diberikan adalah warna merah muda atau hijau. Adonan ini dimasak dengan cara dikukus dan sangat cocok dihidangkan dengan parutan kelapa.
Gurandil
Sumber: https://www.greatnessindonesia.com/gurandil/
  1. Ali Agrem
Ali Agrem memiliki bentuk mirip donat, karena memiliki lubang di tengah. Namun, panganan khas Sunda ini ukurannya lebih kecil. Ali Agrem terbuat dari tepung beras, kelapa sangrai, dan gula merah yang digoreng. Makanan ini disebut Ali Agrem karena bentuknya seperti ali atau cincin yang melingkar. Jajanan ini sering disuguhkan pada acara pernikahan.
Ali Agrem
Sumber: https://potretfotografi.wordpress.com/galleries/product/ali-agrem-1/
  1. Wajit Cililin
Wajit adalah jajanan yang dibuat dari gula arena tau gula kawung, kelapa, gula putih, beras ketan, dan vanili. Bahan ini disatukan dan diaduk dalam wajan hingga masak dengan menggunakan api tungku. Wajit yang sudah masak kemudian dimasak dengan daun jagung kering untuk kemudian dijemur hingga kering. Wajit Cililin memiliki tekstur agak kering di bagian luarnya dan lembut di bagian dalamnya.
Wajit Cililin
Sumber: https://www.tokopedia.com/arbiefood/snack-tradisional-wajit-khas-cililin-asli
  1. Tutut
Tutut adalah keong sawah atau siput air tawar. Keong sawah ini akan diolah dengan cara direbus dan dibumbui dengan rempah yang agak pedas. Tutut adalah jajanan asli Tanah Sunda yang kaya protein. Rasanya yang pedas dan gurih akan membuat Anda ketagihan.
Tutut
Sumber: http://resepmasakanomragil.blogspot.com/2017/06/cara-membuat-tutut-bumbu-kuning-pedas.html
  1. Awug
Awug adalah jajanan khas Bandung yang mirip dengan kue putu. Makanan ini terbuat dari tepung beras dan kelapa yang dikukus dengan gula merah. Awug biasanya dikukus dalam wadah yang berbentuk kerucut. Jajanan ini memiliki cita rasa manis legit dan cocok disantap saat masih hangat.
Awug
Sumber: https://aboutindonesiatercinta.blogspot.com/2018/12/jajanan-pasar-awug-awug.html
  1. Gemblong
Gemblong berbahan dasar tepung beras ketan yang diuleni hingga kalis untuk kemudain dibentuk bulat/ lonjong. Adonan yang sudah dibentuk bulat lonjong ini kemudian digoreng. Setelah dingin maka adonan yang telah digoreng dilapisi dengan gula aren. Tekstur panganan ini agak keras dan rasa manisnya cukup legit.
Gemblong
Sumber: https://www.pintaram.com/u/tukanglapar/1563009807274669611_2006488235
Inilah ketujuh belas jajanan khas Sunda yang unik abis. Sudah terbayang bukan betapa uniknya jajanan-jajanan khas Sunda ini. Bahan dasarnya yang unik dan cara pembuatan serta penyajiannya menjadikan panganan khas Sunda ini sangat unik. Rasa dari jajanan Sunda ini pun tidak kalah dengan jajanan kekinian. Jangan lupa untuk mencoba panganan khas Sunda ini jika Anda merasa penasaran.

17 Jajanan Khas Betawi Ini Rasanya Gak Kalah dengan Kue Kekinian

Siapa yang tidak kenal dengan suku Betawi. Suku Betawi umumnya bermukim di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Namun, suku Betawi juga tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Suku ini kaya akan ragam budaya. Salah satu kekayaan budaya Betawi adalah jajanan khas Betawi. Jajanan khas Betawi sudah cukup dikenal luas. Jadi tidak heran, jika Anda dapat menemukan jajanan ini di luar kawasan Jakarta. Pada artikel ini akan dibahas kesepuluh jajanan khas Betawi:
  1. Kerak Telor
Jajanan ini adalah jajanan Khas Betawi yang sangat populer. Kerak Telor terbuat dari nasi yang dicampur dengan bumbu dan telor (telor ayam atau telur bebek). Adonan tersebut dikocok dan dimasak di atas kuali kecil di atas bara hingga menjadi kerak. Kerak telor setelah matang, selanjutnya ditaburis dengan serundeng dan bawang goreng.
Kerak Telor
Sumber: https://www.tokopedia.com/blog/resep-cara-membuat-kerak-telor-praktis/
  1. Kue Rangi
Kue Rangi berbahan dasar tepung beras. Cara membuat Kue Rangi adalah dengan dipanggang di atas cetakan berbentuk setengah lingkaran di atas api kecil. Kue Rangi biasanya dimakan dengan lelehan air gula merah yang berwarna coklat dan pekat.
Kue Rangi
Sumber: https://reseponline.info/resep-membuat-kue-rangi-praktis/
  1. Kue Talam
Kue Talam terbuat dari tepung beras ketan yang dimasak dengan santan dan gula kemudian dikukus. Jajanan ini bercita rasa legit dan manis. Kue ini agak sedikit lengket di tangan. Namun, kue ini tidak kalah dengan kue-kue kekinian.
Kue Talam
Sumber: http://resephariini.com/resep-kue-talam-ubi-manis-gurih/
  1. Kue Cente Manis
Kue Cente Manis berbahan dasar tepung hunkwe. Tepung ini akan dicampur dengan santan, gula, dan bulir cente manis atau sagu mutiara. Adonan tersebut kemudian dibungkus dalam plastik dan dikukus.
Kue Cente Manis
Sumber: http://kuesubuhsenen.com/product/cantik-manis/
  1. Kue Pancong
Kue Pancong mirip dengan Kue Rangi, karena bentuk dan bahan dasarnya hampir sama. Kue Rangi dimakan dengan saus gula merah cair yang disiram di atas kue, sedangkan Kue Pancong dimakan dengan taburan gula di atasnya. Kue ini memiliki cita rasa gurih dan manis yang buat ketagihan.
Kue Pancong
Sumber: http://resepmembuat.com/resep-cara-membuat-kue-pancong-kelapa-enak/
  1. Wajik Betawi
Wajik adalah jajanan khas Betawi yang terbuat dari beras ketan. Wajik Betawi terbuat dari beras ketan, gula, santan, dan parutan kelapa. Wajik Betawi hampir mirip dengan wajik pada umumnya. Namun, jika wajik biasanya berwarna coklat dan dibungkus dengan daun pisang maka Wajik Betawi berwarna-warni seperti merah, hijau, dan kuning. Wajik Betawi dibungkus kertas minyak berwarna putih. Rasanya legit dan gurih. Wajik ini biasanya ditemui di acara penting masyarakat Betawi seperti seserahan di acara lamaran, pernikahan adat Betawi, dan perayaan hari raya.
Wajik Betawi
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/makanan/2bvztr-jual-wajik-pink-betawi-condet
  1. Kembang Goyang
Kembang Goyang termasuk ke dalam kue kering yang bertekstur garing dan renyah. Kue ini berbahan dasar tepung beras. Tepung beras kemudian dicampur dengan gula, telur, santan, dan minyak goreng. Adonan tersebut dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk kembang. Selanjutnya cetakan tersebut dicelupkan ke dalam minyak panas dan digoyang-goyangkan hingga adonan lepas. Jadi tidak heran jika makanan ini disebut Kembang Goyang.
Kembang Goyang
Sumber: http://dapurbundaaurora.blogspot.com/2017/07/kue-kembang-goyang-renyah.html
  1. Dodol Betawi
Beberapa daerah di Indonesia memiliki jenis jajanan satu ini. Namun, setiap daerah memiliki dodol dengan citarasa khas yang berbeda-beda. Dodol Betawi bertekstur kenyal dan rasanya manis. Dodol ini berwarna hitam kecokelatan dengan variasi rasa yang tidak terlalu banyak dibandingkan dodol daerah lain. Jajanan khas Betawi ini hanya memiliki varian rasa yakni ketan putih, ketan hitam, dan durian. Dodol Betawi biasanya disajikan pada saat pesta atau perayaan. Namun, dodol ini juga dapat dijadikan cemilan sehari-hari.
Dodol Betawi
Sumber: https://romlah.com/produk/dodol-betawi/
  1. Biji Ketapang
Biji Ketapang adalah kue kering yang digoreng dan biasanya disajikan pada saat Hari Raya atau perayaan hari besar. Jajanan khas Betawi ini memiliki citarasa yang gurih karean tambahan kelapa parut dan santan yang dicampurkan bersama biji ketapang. Ketapang adalah pohon yang berdaun lebar. Pohon ini berukuran besar dan sangat nyaman untuk dijadikan pohon penuduh. Batang pohon ketapang menjalar ke samping dan buahnya berwarna hijau.
Biji Ketapang
Sumber: https://www.inibaru.id/kulinary/biji-ketapang-renyahnya-bikin-nagih
  1. Kue Dongkal
Kue Dongkal sangat jarang ditemui. Kue khas Betawi ini terbuat dari tepung yang berasal dari beras yang sudah ditumbuk dengan halus. Tepung beras kemudian diisi dengan gula aren. Adonan tersebut kemudian dibentuk seperti tumpeng dan dikukus dengan dilapisi daun pisang.
Kue Dongkal
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/6068443-resep-kue-dongkal
  1. Tape Uli
Tape Uli adalah jajanan yang merupakan kombinasi dari tape dan uli. Rasanya legit, manis, dan unik. Jajanan ini banyak disukai karena rasanya yang unik. Jajanan ini banyak ditemui saat Lebaran atau pada acara selamatan dan hari besar. Tape Uli diangga sebagai simbol silaturahmi, sehingga banyak dipilih menjadi oleh-oleh.
Tape Uli
Sumber: https://www.shutterstock.com/image-photo/tape-uli-traditional-betawi-sweet-savoury-1163833933
  1. Semprong
Semprong memiliki tekstur yang sangat renyah. Kue ini bentuknya mirip pipa atau silider. Namun, saat ini banyak ditemui semprong berbentuk persegi panjang dan segitiga. Jajanan ini awalnya diperkenalkan Bangsa Portugis ke Indonesia. Selanjutnya kue bertekstur renyah ini dimodifikasi dengan bahan dan rasa khas Indonesia. Kue ini sering dihidangkan dalam acara syukuran dan berbagai perayaan.
Semprong
Sumber: https://ayousaha.co.id/4325/kuliner/oleh-oleh-dari-jakarta
  1. Geplak Betawi
Geplak Betawi bertekstur lembut dan mudah dikunya. Jajanan ini memiliki rasa manis yang membuat ketagihan. Jajanan kha Betawi ini sering menjadi salah satu kue hantaran pengantin. Geplak Betawi berbahan dasar beras yang digiling menjadi tepung dan diolah. Jajanan ini dicampur dengan kelapa dan gula dan diaduk menjadi satu.
Geplak Betawi
Sumber: https://www.bukalapak.com/p/food/makanan/ymced4-jual-best-seller-geplak-betawi?blca=PCPRR-316&utm_source=pricearea
  1. Asinan Betawi
Proses pembuatan Asinan Betawi sangat unik. Makanan ini dibuat dengan cara diacar terlebih dahulu dengan menambah garam dan cuka. Bahan yang digunakan berupa sayuran dan buah segar. Sebenarnya Asinan Betawai adalah hasil perpaduan Budaya Betawi dengan Budaya Cina. Asinan Betawi sangat cocok dipadukan dengan sambal kacang dan gula merah. Jangan lupa untuk menyantap makanan ini dengan kerupuk dan kacang goreng. Jajanan ini memiliki citarasa yang menyegarkan.
Asinan Betawi
Sumber: https://www.arah.com/article/4442/resep-ramadan-asinan-betawi.html
  1. Kue Cincin
Kue Cincin mirip donat, karena memiliki lubang di tenga. Kue ini rasanya manis dan bertkestur lembut. Jajanan ini menggunakan gula merah sebagai bahan utamanya. Rasanya sangat khas dan sederhana, tetapi tetap terasa nikmat.
Kue Cincin
Sumber: https://cookpad.com/id/resep/3664244-kue-cincin-gula-merah
  1. Putu Mayang
Putu Mayang berbahan dasar tepung kanji dan dibentuk mirip mie. Proses pembuatan Putu Mayang adalah dengan mencampurkan tepug kanji dengan air panas dan diberi pewarna sesuai selera. Jajanan ini biasanya dikonsumsi dengan santan kelapa dan kucuran air gula Jawa. Kue ini berwarna warni, sehingga semakin menggugah selera. Putu Mayang sangat cocok dinikmati sangat hangat.
Putu Mayang
Sumber: http://freeuntukmu.blogspot.com/2017/06/cara-membuat-putu-mayang-betawi.html
  1. Kue Ape
Kue Ape jika dilihat dari bentuknya, maka mirip dengan serabi. Kue ini berbahan dasar terigu dan memiliki bentuk uni. Jajanan ini bertekstur garing dan renyah pada bagian pinggirnya. Bagian tengah Kue Ape bertekstur basah dan sedikit tebal. Kue ini dilengkapi topping baik berupa keju atau meses, sehingga menambah lezat rasanya. Pada umumnya kue ini berwarna hija, tetapi saat ini sudah banyak variasi lainnya.
Kue Ape
Sumber: http://www.menjualkerupuk.com/2015/08/resep-kue-ape-pandan-hijau.html
Inilah 17 jajanan khas Betawi yang rasanya gak kalah dengan kue kekinian. Selain rasanya yang enak, jajanan khas ini juga merupakan salah satu ragam kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Jadi sudah sewajarnya bagi kita untuk melestarikan jajanan khas ini.